Cak Imin Serahkan Pemilihan Ketum PBNU ke Muktamar: Kita Bongkar Kalau Ada Politik Uang
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku tidak menjagokan nama tertentu untuk menjadi calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Menjelang Muktamar PBNU, dia mengatakan menyerahkan sepenuhnya pemilihan calon ketua umum PBNU kepada muktamar.
“Ya tentu kita serahkan sepenuhnya kepada peserta muktamar,” kata Cak Imin di kawasan GBK, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).
Di sisi lain, Cak Imin mengingatkan agar pemilihan tersebut tidak dicampuri dengan praktik politik uang. Dia pun mengajak semua pihak untuk membongkar praktik tersebut jika memang ditemukan.
“Yang penting mari kita bongkar kalau ada yang pakai uang, mari kita murnikan kembali NU,” ungkapnya.
Cak Imin menuturkan NU tidak boleh dikotori oleh kepentingan-kepentingan terkait uang, termasuk perebutan aset di internal organisasi.
“Karena NU tidak boleh dikotori oleh kepentingan-kepentingan uang terutama perebutan-perebutan aset yang ada. Mari kita kembalikan NU kepada ulama,” kata Cak Imin.
Sebelumnya, nama Said Aqil Siradj selaku ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010-2021 diusulkan menjadi calon Rais Aam dalam Ijtima Ulama yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).
Sementara untuk calom ketua umum PBNU, muncul sejumlah nama di antaranya Marzuki Mustamar, Imam Jazuli, Abdussalam, Muhammad Yusuf Chudlori, dan Abdul Ghaffar Rozien. (saa/nsi)
Load more