GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lengkap! Tim DVI Berhasil Identifikasi 7 Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Ini Datanya

DVI Biddokes Polda Sulsel berhasil ungkap identitas tujuh kantong jenazah kecelakaan pesawat Indonesia Air Transport ATR 42-500 yang diserahkan oleh Basarnas. 
Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:51 WIB
DVI Identitas 7 Korban Kecelakaan ATR 42-500 Terungkap
Sumber :
  • Wawan Setyawan/tvOne

Makassar, tvOnenews.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Sulsel kembali berhasil mengungkap identitas tujuh kantong jenazah kecelakaan pesawat Indonesia Air Transport ATR 42-500 yang diserahkan oleh Basarnas. 

Dengan demikian, tim DVI telah mengungkap identitas 10 korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsa Sulsel Irjen Pol Djuhadhani Rahardjo Puro, mengatakan tim DVI Polda Sulsel dan Polri telah berhasil mengungkap identitas tujuh kantong jenazah korban kecelakaan IAT ATR 42-500 yang sebelumnya diserahkan oleh Basarnas. 

Dengan terungkapnya identitas tujuh kantong jenazah tersebut, total sudah 10 orang yang sudah teridentifikasi. 

Seluruh Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan
Seluruh Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan
Sumber :
  • dok. Basarnas

"Jadi kami sampaikan kepada rekan-rekan, dari 11 body pack (kantong jenazah) yang kemarin dikirim, 10 body pack telah teridentifikasi, yaitu dengan kondisi apapun bagian tubuh masih bisa terbaca dan dapat diidentifikasi lebih lanjut," ujar Irjen Djuhandhani di Gedung Biddokes Polda Sulsel, Sabtu (24/1/2026). 

Sementara Kepala Biddokes Polda Sulsel Kombes Muh Haris mengatakan tujuh kantong jenazah yang diserahkan oleh Basarnas berhasil diungkap identitasnya. 

Identitas ketujuh korban tersebut setelah dilakukan pemeriksaan pada sidik jari, gigi, properti dan ciri medis lainnya. 

"Melalui sidik jari data gigi, properti, dan ciri medis," ujarnya. 

Harus merinci untuk kode Post Mortem PM 62.B.05 cocok dengan ante mortem nomor AM 008. Kantong jenazah kelima ini terungkap adalah Yoga Nouval Prakoso. 

Yoga tercatat sebagai pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bagian operator foto udara. 

"Teridentifikasi sebagai Yoga Normal Prakoso, beralamat di Jalan Tutul Raya Nomor 264, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur," jelasnya. 

Selanjutnya, kode kantong jenazah PM 62.B.06 dan PM 62.B.03 Body Part atau bagian tubuh cocok dengan AM 003 teridentifikasi sebagai Hariadi (57). Hariadi merupakan kru pesawat IAT ATR 42-500. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PM 62.B.03 dengan PM 62.B.06 body part, cocok dengan nomor AM003 dan teridentifikasi sebagai Hariadi, alamat Perumahan Puri Kahuripan Kahuripan 3 Nomor 4, RT.003, RW.008 Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah," kata Haris. 

Ketiga, kode kantong jenazah PM 62.B.07 cocok dengan ante mortem nomor AM 001 yang teridentifikasi sebagai Muh Farhan Gunawan (26). Farhan merupakan Co-Pilot IAT ATR 42-500. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral