News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BGN Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Wajib, Sekolah Boleh Menolak Tanpa Tekanan

BGN menegaskan sekolah boleh menolak Program Makan Bergizi Gratis dan memastikan tidak ada pemaksaan atau intimidasi dalam pelaksanaannya.
Senin, 26 Januari 2026 - 11:28 WIB
Dokumentasi petugas menyiapkan makan bergizi gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tidak akan memaksa sekolah yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah menegaskan bahwa program pemenuhan gizi tersebut bersifat sukarela dan tidak boleh disertai tekanan, apalagi intimidasi, kepada sekolah maupun siswa yang memilih tidak menjadi penerima manfaat.

Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyampaikan bahwa seluruh kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah diingatkan agar tidak memaksakan pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Para kepala SPPG tidak boleh memaksa. Kalau ada sekolah yang tidak mau menerima MBG karena misalnya para siswanya berasal dari keluarga mampu, ya tidak apa-apa,” kata Nanik dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Nanik saat menanggapi keluhan salah satu kepala SPPG di Kabupaten Banyuwangi yang mengalami kesulitan meningkatkan jumlah penerima manfaat MBG. Pasalnya, beberapa sekolah elit di wilayah tersebut menolak program MBG meskipun memiliki ribuan siswa.

Menurut Nanik, secara prinsip pemerintah memang menargetkan seluruh anak Indonesia mendapatkan akses gizi yang baik melalui Program Makan Bergizi Gratis. Namun, ia menegaskan bahwa penerimaan MBG tetap mengedepankan asas kesukarelaan dan tidak boleh bersifat memaksa.

“Tidak boleh ada pemaksaan apalagi intimidasi dari SPPG atau dari instansi mana pun, seolah-olah sekolah yang tidak mau menerima MBG berarti tidak mendukung program pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika sekolah-sekolah elit sudah mampu memenuhi kebutuhan gizi siswanya secara mandiri dan memilih untuk tidak menerima MBG, maka hal tersebut tidak menjadi persoalan. Pemerintah, kata dia, justru ingin memastikan bahwa bantuan gizi lebih tepat sasaran dan menjangkau kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pokoknya, untuk para kepala SPPG, kami dari BGN tidak ada unsur pemaksaan sedikit pun,” tegas Nanik.

Sebagai solusi, Nanik mendorong para kepala SPPG untuk memperluas jangkauan penerima manfaat MBG dengan menyasar kelompok yang lebih rentan. Ia menyarankan agar program difokuskan kepada pesantren kecil, anak-anak putus sekolah, anak jalanan usia sekolah, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang membutuhkan asupan gizi tambahan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Suami di Sleman Jadi Tersangka usai Bela Istri dari Jambret, Komisioner Kompolnas Angkat Bicara

Suami di Sleman Jadi Tersangka usai Bela Istri dari Jambret, Komisioner Kompolnas Angkat Bicara

Suami di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta jadi tersangka usai bela istri dari jambret, Komisioner Kompolnas angkat bicara.
Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Dipastikan Juara Putaran Pertama, Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Melesat

Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Dipastikan Juara Putaran Pertama, Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Melesat

Klasemen Proliga 2026 putri, di mana Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta Pertamina Enduro menjadi dua tim yang menguasai posisi teratas.
12 Ramalan Keuangan Shio Besok 27 Januari 2026: Prediksi Hoki dan Rezeki

12 Ramalan Keuangan Shio Besok 27 Januari 2026: Prediksi Hoki dan Rezeki

Simak ramalan keuangan shio 27 Januari 2026 untuk semua shio. Ketahui kondisi finansial, peluang pemasukan, dan tips mengelola keuangan kamu agar tetap aman.
Intensitas Hujan Mereda, Jumlah Desa Terdampak Banjir di Pati Berkurang Jadi 58 Desa

Intensitas Hujan Mereda, Jumlah Desa Terdampak Banjir di Pati Berkurang Jadi 58 Desa

Jumlah desa terdampak banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai berkurang seiring dengan menurunnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir, dari sebelumnya mencapai 60 desa kini tersisa 58 desa yang tersebar di tujuh kecamatan.
Luciano Spalletti Bikin Pengakuan Jujur soal Striker Baru Juventus, Jonathan David Dapat Kabar Buruk

Luciano Spalletti Bikin Pengakuan Jujur soal Striker Baru Juventus, Jonathan David Dapat Kabar Buruk

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memuji Jonathan David yang sukses mencetak gol melawan Napoli. Namun tetap meminta Si Nyonya Tua untuk merekrut striker baru.
Gubernur Khofifah Pimpin Penanaman, Penaburan Benih dan Panen Serentak bersama 110.481 Guru dan Murid dari 754 SMA/SMK/SLB Se-Jatim

Gubernur Khofifah Pimpin Penanaman, Penaburan Benih dan Panen Serentak bersama 110.481 Guru dan Murid dari 754 SMA/SMK/SLB Se-Jatim

Gubernur Khofifah pimpin penanaman ragam tanaman produktif, penaburan benih ikan, dan panen serentak.

Trending

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik sertifikat tanah lama seperti girik, letter C hingga verponding tahun 1967-1997 diminta untuk segera mengurus konversi ke sistem pendaftaran modern.
Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element akan dimakamkan hari ini, Senin 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut. Rekan musisi dan penggemar bersiap mengantar peristirahatan terakhir.
Gempa Bekasi Magnitudo 2,7 Guncang Barat Daya Kabupaten Bekasi Pagi Ini, BMKG Sampaikan Detail Lokasi

Gempa Bekasi Magnitudo 2,7 Guncang Barat Daya Kabupaten Bekasi Pagi Ini, BMKG Sampaikan Detail Lokasi

Gempa Bekasi magnitudo 2,7 mengguncang barat daya Kabupaten Bekasi pagi ini. BMKG ungkap lokasi, waktu, dan kedalaman gempa terbaru.
Dino Patti Djalal Soroti Risiko RI Gabung Board of Peace Trump, Singgung Dugaan Biaya Rp1 Miliar

Dino Patti Djalal Soroti Risiko RI Gabung Board of Peace Trump, Singgung Dugaan Biaya Rp1 Miliar

Eks Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Dino Patti Djalal, soroti risiko Indonesia jika gabung Board of Peace Trump. Ia juga menyinggung soal uang Rp1 miliar
12 Ramalan Keuangan Zodiak 27 Januari 2026: Angka Hoki Aries hingga Virgo, Siapa Paling Hoki?

12 Ramalan Keuangan Zodiak 27 Januari 2026: Angka Hoki Aries hingga Virgo, Siapa Paling Hoki?

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 27 Januari 2026 lengkap dengan angka hoki Aries hingga Pisces. Simak siapa zodiak yang paling hoki dan peluang rezeki besok.
Reaksi Media-Media Italia saat Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese Gara-Gara Wawancara dengan Jurnalis Indonesia

Reaksi Media-Media Italia saat Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese Gara-Gara Wawancara dengan Jurnalis Indonesia

Media-media Italia menanggapi momen ketika Emil Audero ditinggal bus Cremonese saat sedang berbincang dengan jurnalis Indonesia. Itu terjadi setelah duel kontra Jay Idzes yang memperkuat Sassuolo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT