News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mabuk, 5 Prajurit TNI AL Keroyok Guru di Talaud Sulut, Panglima TNI Angkat Bicara

Lima prajurit TNI AL melakukan pengeroyokan terhadap seorang guru di Talaud, Sulawesi Utara diduga karena mabuk. Panglima TNI Agus Subiyanto pun angkat bicara.
Senin, 26 Januari 2026 - 15:54 WIB
Konferensi Pers, Panglima TNI RI, Agus Subiyanto, dalam Perkembangan Penanggulangan Bencana yang menimpa Sumatera, di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/12/2025)
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membenarkan bahwa lima prajurit TNI mengeroyok seorang guru di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut).

Menurut Panglima TNI, kelima prajurit tersebut akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sudah (ditangani). Jadi KASAL sudah membuat langkah-langkah ke dalam dan ke luar. Ya ke dalamnya nanti akan diproses, kemudian ke luarnya sudah minta maaf ke keluarganya,” ujar Agus Subiyanto di Gedung DPR RI, Senin (26/1/2026).

Adapun berdasarkan kabar yang beredar, insiden pengeroyokan dipicu saat kondisi prajurit TNI sedang mabuk. Terkait hal ini, Panglima TNI menegaskan komitmen penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran disiplin.

“Iya, pokoknya kalau berbuat yang tidak sesuai, akan kita tindak tegas ya. Masih banyak prajurit yang baik,” katanya.

Perihal pemecatan prajurit, Agus menyatakan proses penjatuhan sanksi tidak bisa dilakukan secara serta-merta dan harus melalui mekanisme hukum.

“Ya nanti kita lihat, kan tidak langsung dipecat lah. Kita lihat kesalahannya apa. Ada, ada langkah-langkahnya juga dalam penyelesaian hukum ya,” ujarnya.

Selain kasus pengeroyokan guru, Panglima TNI juga menanggapi insiden lain yang melibatkan kendaraan TNI yang menabrak anggota kepolisian.

Ia memastikan peristiwa tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Ya itu sedang diselidiki, kan mungkin juga tidak sengaja dan sebagainya. Kita mohon maaf,” pungkasnya.

Sebelumnya kabar beredar bahwa seorang guru SMK berinisial BS dikeroyok oleh 5 anggota TNI Angkatan Laut (AL) di Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut).

Diduga para pelaku dalam kondisi mabuk dan kesal setelah korban menegur mereka.

Kejadian ini dibenarkan oleh Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhend. Dalam keterangannya, Laksda Dery mengatakan telah terjadi kesalahpahaman antara para anggota dengan guru yang bersangkutan.

"Benar telah terjadi kesalahpahaman yang melibatkan lima oknum anggota TNI AL dari Lanal Melonguane dengan salah satu warga setempat," ucapnya, Minggu (25/1/2026).

Dery menjelaskan awalnya para pelaku dan korban sedang berada di Pelabuhan Umum Melonguane untuk memancing pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 23.30 Wita.

Diduga ada kesalahpahaman karena beberapa dari mereka diduga baru mengonsumsi minuman keras.

"Kejadian tersebut berawal dari kesalahpahaman yang diduga dipicu oleh pengaruh minuman keras, sehingga menyebabkan korban mengalami luka-luka dan situasi sempat tidak kondusif," jelasnya.

Namun, Dery memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian sudah kondusif. Aparat gabungan dari TNI dan Polri langsung turun ke lokasi untuk pengamanan. Korban juga telah mendapatkan bantuan untuk pengobatan luka-lukanya.

"Komandan Lanal Melonguane telah menyerahkan bantuan pengobatan dan tali asih kepada korban serta melaksanakan koordinasi dan mediasi dengan Pemerintah Daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dery menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Melonguane atas peristiwa ini. Dia menegaskan bahwa TNI AL tidak akan memberi toleransi kepada prajurit yang melakukan pelanggaran hukum.

"TNI AL berkomitmen untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta sikap humanis prajurit dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat," tegasnya. (rpi/iwh)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambil Berlinang Air Mata, Ressa Rizky Rossano Iri Denada Berjuang Mati-matian Demi Anaknya: Kenapa Aku yang Dibuang?

Sambil Berlinang Air Mata, Ressa Rizky Rossano Iri Denada Berjuang Mati-matian Demi Anaknya: Kenapa Aku yang Dibuang?

Di podcast YouTube Denny Sumargo, air mata Al Ressa Rizky Rossano pecah usai melihat perjuangan Denada Tambunan saat menyembuhkan penyakit anaknya, Aisha Aurum.
Purbaya Bocorkan Agenda Satgas P2SP, Proyek Energi Mangkrak Bertahun-tahun Siap Dibongkar

Purbaya Bocorkan Agenda Satgas P2SP, Proyek Energi Mangkrak Bertahun-tahun Siap Dibongkar

Menkeu Purbaya membeberkan bahwa agenda lanjutan Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP) yang akan menyasar proyek-proyek besar.
Jadi Calon Hakim MK, Adies Kadir Mundur dari Golkar

Jadi Calon Hakim MK, Adies Kadir Mundur dari Golkar

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji, memastikan Adies Kadir telah mengundurkan diri dari kepengurusan partai setelah ditetapkan jadi calon hakim MK.
Perdana Menteri Malaysia Selipkan Kemenangan Manchester United Dalam Acara Kenegaraan

Perdana Menteri Malaysia Selipkan Kemenangan Manchester United Dalam Acara Kenegaraan

Kemenangan Manchester United ini bahkan turut dirayakan oleh Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim.
Tak Mau Terbebani Ekspektasi, Marco Bezzecchi Realistis Soal Peluang Juara MotoGP 2026

Tak Mau Terbebani Ekspektasi, Marco Bezzecchi Realistis Soal Peluang Juara MotoGP 2026

Nama Marco Bezzecchi mulai sering disebut sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar MotoGP 2026. 
Telkom Paparkan Strategi Digital untuk Pembangunan Indonesia di WEF Davos 2026

Telkom Paparkan Strategi Digital untuk Pembangunan Indonesia di WEF Davos 2026

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan transformasi digital yang berkelanjutan membutuhkan fondasi industri yang kuat, tepercaya, dan terintegrasi.

Trending

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik sertifikat tanah lama seperti girik, letter C hingga verponding tahun 1967-1997 diminta untuk segera mengurus konversi ke sistem pendaftaran modern.
Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element akan dimakamkan hari ini, Senin 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut. Rekan musisi dan penggemar bersiap mengantar peristirahatan terakhir.
Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Roy Suryo dan pengacaranya, Ahmad Khozinudin dilaporkan ke polisi oleh Eggi Sudjana. Diketahui, mereka sempat terlibat dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Antonio Conte Sindir Wasit usai Napoli Dibekuk Juventus 0-3 di Liga Italia: Jujurlah jika Ada Kesalahan

Antonio Conte Sindir Wasit usai Napoli Dibekuk Juventus 0-3 di Liga Italia: Jujurlah jika Ada Kesalahan

Pelatih Napoli, Antonio Conte, menyampaikan ungkapan protes kepada wasit setelah menderita kekalahan dengan skor 0-3 dari Juventus. Wasit Maurizio Mariani dianggap tidak jujur.
Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia wajib mengetahui soal aturan baru terkait nomor HP. Pasalnya, Pemerintah resmi menerbitkan Permenkomdigi Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi
Mabuk, 5 Prajurit TNI AL Keroyok Guru di Talaud Sulut, Panglima TNI Angkat Bicara

Mabuk, 5 Prajurit TNI AL Keroyok Guru di Talaud Sulut, Panglima TNI Angkat Bicara

Lima prajurit TNI AL melakukan pengeroyokan terhadap seorang guru di Talaud, Sulawesi Utara diduga karena mabuk. Panglima TNI Agus Subiyanto pun angkat bicara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT