GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wacana SPPG Jadi ASN Tuai Polemik, DPR RI Kritik Prioritas Negara untuk Guru Honorer

Publik tengah menyorot wacana pemerintah terkait pengangkatan petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Selasa, 27 Januari 2026 - 03:51 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Publik tengah menyorot wacana pemerintah terkait pengangkatan petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wacana itu menuai polemik usai publik membandingkan nasib guru honorer dengan pegawai SPPG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDIP, Selly Andriany Gantina turut merespons polemik yang belakang menjadi perbincangan hangat publik.

Selly Gantina mengatakan selaiknya pemerintah memikirkan ulang wacana pegawai SPPG menjadi ASN.

"Ini bukan soal menolak program pemenuhan gizi. Ini soal keadilan prioritas negara. Ketika anggaran belasan hingga ratusan triliun rupiah digelontorkan untuk program baru, kita tidak boleh menutup mata terhadap guru madrasah yang hidup dengan honor Rp200.000–Rp300.000 per bulan, bahkan ada yang lebih rendah,” kata Selly Gantina kepada awak media, Jakarta, Senin (26/1/2025). 

Selly Gantina menyoroti ketidakadilan serius terhadap guru madrasah swasta Kemenag yang telah lulus passing grade PPPK tahun 2023 namun tidak diakui sebagai pelamar prioritas. 

Hal berbeda dengan perlakuan terhadap guru di bawah Kemendikdasmen.

Hingga kini ada 191.296 formasi Kemenag telah disetujui KemenPAN-RB. Namun hanya 11.339 guru madrasah yang diprioritaskan karena lulus UKOM tahun 2024. 

Sementara guru yang lulus passing grade UKOM 2023 justru terabaikan, meski secara hukum telah memenuhi ambang batas kompetensi nasional.

“Mereka sudah lulus passing grade. Sudah diuji negara. Tapi justru tidak diberi jalan. Ini bukan soal teknis, ini soal diskriminasi kebijakan,” tambahnya. 

Lebih jauh, Selly mengingatkan bahwa sebagian besar madrasah berdiri di atas tanah wakaf, dibangun dan dirawat secara swadaya oleh masyarakat dengan minim perhatian dan intervensi negara.

Dalam kondisi sarana terbatas, para guru madrasah tetap bertahan mengajar, sering kali tanpa kepastian honor dan tanpa jaminan masa depan.

“Negara menikmati hasilnya: jutaan anak bangsa dididik, karakter dibangun, nilai keagamaan dijaga. Tapi ketika bicara keadilan kepegawaian, guru madrasah selalu berada di barisan terakhir,” katanya.

Selly menegaskan, publik berhak memperoleh gambaran yang jernih mengenai prioritas anggaran negara.

Dalam pembahasan APBN 2026, pemerintah mengalokasikan Rp335 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) angka yang jauh lebih besar dibanding pagu awal 2025 dengan target sekitar 82,9 juta penerima manfaat, meliputi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui di seluruh Indonesia.

Menurut Selly, besarnya anggaran tersebut semakin menegaskan bahwa persoalan guru madrasah bukan soal ketiadaan fiskal melainkan keberpihakan kebijakan.

“Kalau negara mampu mengalokasikan ratusan triliun rupiah untuk program baru dan mengangkat ribuan petugas dalam waktu singkat, seharusnya negara juga mampu memberikan afirmasi yang adil bagi guru madrasah yang telah puluhan tahun mengabdi dan bahkan sudah lulus passing grade,” katanya.

Selly mengenaskan Komisi VIII DPR RU akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan mendorong dan pengakuan passing grade Kemenag 2023 sebagai pelamar prioritas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ada akses PPPK yang adil bagi guru madrasah swasta dan Penempatan ASN/PPPK di madrasah yang diselenggarakan masyarakat serta Penataan ulang kebijakan kepegawaian agar tidak diskriminatif antar kementerian.

“Guru madrasah adalah garda terdepan mencerdaskan kehidupan bangsa. Jika negara terus menunda penghargaan terhadap pengabdian mereka, maka yang dipertaruhkan bukan hanya keadilan sosial, tetapi masa depan pendidikan nasional itu sendiri,” pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
TelkomGroup dan Komdigi Perkuat Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447 H, 229 Ribu BTS Disiagakan

TelkomGroup dan Komdigi Perkuat Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447 H, 229 Ribu BTS Disiagakan

Menyambut musim Lebaran 2026, TelkomGroup yang bekerja sama dengan Komdigi juga membentuk satuan tugas khusus yang melibatkan berbagai entitas dalam ekosistem perusahaan.
Berkah Ramadhan Listrik Menyala, Warga Dusun Sungai Aur Nikmati Listrik 

Berkah Ramadhan Listrik Menyala, Warga Dusun Sungai Aur Nikmati Listrik 

Momentum bulan suci Ramadan tahun ini menjadi lebih bermakna bagi masyarakat Dusun Sungai Aur, Desa Pedamaran IV, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).  PLN Unit
Fantastis, Harta Kekayaan Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati Jadi Sorotan, Total Tembus Rp6,5 Miliar Usai Viral Bukber Mewah Bertema Bollywood

Fantastis, Harta Kekayaan Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati Jadi Sorotan, Total Tembus Rp6,5 Miliar Usai Viral Bukber Mewah Bertema Bollywood

Dalam dokumen LHKPN 2023, Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp6.562.075.869. Menariknya, seluruh kekayaan tersebut
Berbagi Kebaikan di Ramadan: Railink Dukung Pondok Pesantren Tunarungu Darul Ashom

Berbagi Kebaikan di Ramadan: Railink Dukung Pondok Pesantren Tunarungu Darul Ashom

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan serta memperkuat nilai kepedulian sosial, PT Railink selaku operator layanan KAI Bandara menyelenggarakan kegiatan
Kolaborasi Sekolah dan Densus 88, Guru Dibekali Strategi Deteksi Dini Radikalisme di Kalangan Remaja

Kolaborasi Sekolah dan Densus 88, Guru Dibekali Strategi Deteksi Dini Radikalisme di Kalangan Remaja

Bersama tim Densus 88, sekolah mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya peran orang tua sebagai pelindung utama anak dalam menghadapi berbagai pengaruh dari ruang digital.

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencuri perhatian di Italia usai mencatatkan pencapaian penting dalam karier profesionalnya. Media Italia takjub.
Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Bung Ropan menyebut, salah satu pemain Timnas Indonesia bernilai miliaran rupiah cocok dipilih John Herdman untuk menggantikan Miliano Jonathans. Siapa dia?
Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut jadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A. Legenda Italia beri komentar pedas.
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT