GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja, Kemlu Tegaskan Tak Ada Indikasi Korban TPPO

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan indikasi adanya korban TPPO dalam gelombang kepulangan tersebut.
Selasa, 27 Januari 2026 - 10:05 WIB
WNI yang Minta Dipulangkan dari Kamboja
Sumber :
  • dok.kemlu

Jakarta, tvOnenews.com - Lonjakan permintaan kepulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kamboja memicu sorotan tajam terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Namun, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan indikasi adanya korban TPPO dalam gelombang kepulangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara Kemlu RI II, Vahd Nabyl, menyampaikan klarifikasi tersebut berdasarkan hasil penilaian awal yang dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh.

“Berdasarkan assessment sementara KBRI Phnom Penh, sebagaimana disampaikan oleh Bapak Dubes, tidak terdapat indikasi korban TPPO,” kata Vahd Nabyl saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (27/1/2026).

Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya jumlah WNI yang mendatangi KBRI Phnom Penh untuk meminta bantuan pemulangan ke Indonesia.

Lonjakan tersebut terjadi menyusul operasi besar-besaran Pemerintah Kamboja terhadap pusat-pusat penipuan daring di berbagai wilayah negara tersebut.

Berdasarkan keterangan resmi Kemlu RI, KBRI Phnom Penh mencatat sebanyak 2.277 WNI telah melapor langsung sejak 16 Januari hingga 24 Januari 2026 pukul 23.59. Mereka meminta fasilitasi kepulangan setelah keluar dari tempat bekerja akibat operasi penegakan hukum yang dilakukan otoritas setempat.

Operasi tersebut mendorong banyak pekerja asing, termasuk WNI, meninggalkan lokasi kerja dan mencari perlindungan ke perwakilan negara masing-masing. Meski kerap dikaitkan dengan praktik TPPO, Kemlu menegaskan bahwa setiap laporan tetap melalui proses pendataan dan assessment mendalam.

Pada 24 Januari 2026, tercatat 122 WNI datang melapor ke KBRI Phnom Penh. Jumlah ini menunjukkan tren penurunan dibandingkan tiga hari sebelumnya yang mencapai lebih dari 200 laporan per hari.

Kendati demikian, KBRI memastikan tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengendurkan penanganan.

Memasuki hari kesembilan sejak lonjakan laporan, KBRI Phnom Penh mengintensifkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga di Indonesia, serta memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Kamboja.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap kasus ditangani secara cepat, terukur, dan sesuai prosedur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim KBRI juga terus membantu proses pendataan, assessment individual, hingga penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang tidak memiliki dokumen perjalanan.

Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulangan sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh WNI yang terdampak operasi penertiban tersebut. (agr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Setahun Danantara, Ini Dukungan PLN untuk Pemerintah dalam Mendorong Semangat Belajar Anak Indonesia

Setahun Danantara, Ini Dukungan PLN untuk Pemerintah dalam Mendorong Semangat Belajar Anak Indonesia

Menyongsong setahun Danantara Indonesia, PLN beromitmen untuk mendorong lahirnya generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap menyongsong masa depan Indonesia Emas.
Dominasi Mercedes di F1 2026 Mengundang Protes dari McLaren dan Williams, Toto Wolff Langsung Angkat Bicara

Dominasi Mercedes di F1 2026 Mengundang Protes dari McLaren dan Williams, Toto Wolff Langsung Angkat Bicara

Dominasi Mercedes pada awal musim F1 2026 memunculkan pertanyaan dari beberapa tim pelanggan mereka.
Momentum Ramadan, IJTI Korwil Tangsel Gelar Kegiatan Berbagi ke Masyarakat Mmembutuhkan

Momentum Ramadan, IJTI Korwil Tangsel Gelar Kegiatan Berbagi ke Masyarakat Mmembutuhkan

Bulan Ramadan kerap diwarnai dengan kegiatan berbagi antara seksama dengan tujuan menciptakan kepedulian bagi kelompok yang membutuhkan.
Jeritan Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor usai Izin Sekolah Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Kami Mau Semua Lulus di Sini

Jeritan Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor usai Izin Sekolah Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Kami Mau Semua Lulus di Sini

Orang Tua Siswa Kelas XII SMK IDN Bogor, Sri Malahayati menyesali SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal pencabutan izin operasional terbit secara mendadak.
Penyintas Banjir Aceh Tamiang Bertahan di Huntara, Hidup dari Bantuan Sembako

Penyintas Banjir Aceh Tamiang Bertahan di Huntara, Hidup dari Bantuan Sembako

Banjir yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra tidak hanya merendam rumah dan fasilitas publik, tetapi juga memutus mata pencaharian warga.

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencuri perhatian di Italia usai mencatatkan pencapaian penting dalam karier profesionalnya. Media Italia takjub.
Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Bung Ropan menyebut, salah satu pemain Timnas Indonesia bernilai miliaran rupiah cocok dipilih John Herdman untuk menggantikan Miliano Jonathans. Siapa dia?
Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut jadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A. Legenda Italia beri komentar pedas.
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT