News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Tak Mau Berlindung di Balik Dalih Ekonomi Global Gelap: Itu Cari Excuse Ketika Kerja Enggak Becus

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tak lagi ingin menjadikan kondisi ekonomi global sebagai alasan melemahnya kinerja ekonomi nasional.
Selasa, 27 Januari 2026 - 12:02 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tak lagi ingin menjadikan kondisi ekonomi global sebagai alasan melemahnya kinerja ekonomi nasional.

Di tengah dunia yang bergerak cepat dan penuh ketidakpastian, Purbaya justru melihat ruang peluang yang harus dikelola dengan keberanian dan ketepatan arah kebijakan fiskal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Purbaya saat membuka Tirto Indonesia Fiskal Forum di Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Ia menekankan bahwa forum tersebut bukan agenda seremonial atau sekadar reformasi fiskal formal, melainkan ruang refleksi untuk mengatur ulang arah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Ini bukan reformal fiskal. Ini tempat berhenti sebentar, mikir. Lalu nyetir ulang arah APBN yang mau dibawa ke mana,” ujar Purbaya.

Purbaya menjelaskan tema besar kebijakan fiskal pemerintah difokuskan pada penataan tata kelola fiskal serta penyusunan peta jalan penerimaan negara menuju Indonesia Maju.

Kerangka itu, menurutnya, disusun dalam dua fondasi utama, yakni kondisi ekonomi terkini dan evaluasi kinerja APBN 2025 sebagai pijakan arah kebijakan ke depan.

Ia mengakui volatilitas ekonomi global masih membayangi, meski tren ketidakpastian diperkirakan mulai mereda.

Namun, Purbaya menilai dampak eksternal terhadap ekonomi Indonesia kerap dibesar-besarkan.

“Kalau sebelumnya selalu kita bilang apa? Ekonomi global gelap. Maka ekonomi Indonesia jadi morat marit. Padahal 90 persen ekonomi Indonesia Indonesia dipengaruhi oleh domestic demand,” tegasnya.

Menurut Purbaya, narasi ketergantungan berlebihan pada faktor global justru menjadi dalih ketika pengelolaan ekonomi domestik tidak berjalan optimal.

“Jadi itu saya bisa simpulkan itu mencari excuse ketika kita enggak becus ngurus ekonomi dalam negeri,” ujarnya.

Ia menekankan porsi pengaruh global terhadap ekonomi Indonesia relatif kecil dibandingkan kekuatan permintaan domestik.

Dengan komposisi tersebut, Purbaya menyatakan pemerintah seharusnya lebih percaya diri menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saya enggak peduli dengan global economy. Selama saya bisa jaga domestic demand, ekonomi kita masih bisa akan tumbuh,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Purbaya mengakui kondisi global yang membaik tetap akan memberi tambahan dorongan positif.

Ia menyinggung stabilitas pertumbuhan global dan kebijakan suku bunga global sebagai faktor pendukung, namun bukan penentu utama.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenangan 3-2 atas Arsenal, Bryan Mbeumo Cetak Rekor Debutan MU Sejak Van Persie

Kemenangan 3-2 atas Arsenal, Bryan Mbeumo Cetak Rekor Debutan MU Sejak Van Persie

Manchester United meraih kemenangan atas Arsenal, Bryan Mbeumo mencetak gol penting yang membuatnya menjadi pemain debutan pertama sejak Robin van Persie.(27/1)
Pundit Inggris Bongkar Alasan Arsenal Keok dari Setan Merah: Tidak Seperti Biasa

Pundit Inggris Bongkar Alasan Arsenal Keok dari Setan Merah: Tidak Seperti Biasa

Pundit Inggris mengungkap alasan di balik kekalahan Arsenal dari Setan Merah. Bukan cuma soal gol, tapi intensitas dan kelelahan skuad Arteta.
Man City dan Arsenal Jadi Korban, Masa Depan Michael Carrick Segera Ditentukan Manchester United dalam Waktu Dekat

Man City dan Arsenal Jadi Korban, Masa Depan Michael Carrick Segera Ditentukan Manchester United dalam Waktu Dekat

Masa depan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United kabarnya bisa segera diputuskan dalam waktu dekat. Hal ini seiring dengan performa memukau atas Manchester City dan Arsenal.
Ramalan Cinta Shio 28 Januari 2026: Naga Harus Sabar, Kelinci Lebih Jujur

Ramalan Cinta Shio 28 Januari 2026: Naga Harus Sabar, Kelinci Lebih Jujur

​​​​​​​Ramalan cinta shio 28 Januari 2026 untuk pasangan dan single. Simak peruntungan asmara lengkap, shio paling beruntung, dan pesan cinta setiap shio.
Polemik Adies Kadir Jadi Hakim MK, DPR: Dia Enggak Menyakiti Siapapun

Polemik Adies Kadir Jadi Hakim MK, DPR: Dia Enggak Menyakiti Siapapun

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menegaskan, tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan Adies Kadir sebagaimana tudingan yang berkembang.
Sesosok Mayat Pria Ditemukan Warga Mengapung di Bengawan Solo, Polisi dan Warga Lakukan Evakuasi

Sesosok Mayat Pria Ditemukan Warga Mengapung di Bengawan Solo, Polisi dan Warga Lakukan Evakuasi

Warga Desa Kuluran, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang terapung di Sungai Bengawan Solo, Senin (26/1) sore.

Trending

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Kabar duka sekaligus mengerikan datang dari Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Seorang janda bernama Nur Aini (55) ditemukan tidak bernyawa di dalam kediamannya pada Senin (26/1). 
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua aparat TNI-Polri yang menuding es gabus yang dijual seorang pedagang berisikan spons. 
Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, jajanan pasar yang sempat diduga terbuat dari spons tersebut dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.
Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap penyebab Ressa Rizky Rossano mengetahui asal-usul dirinya sebagai anak Denada, berawal dari pengakuan keluarga dan pencarian kebenaran sejak kecil.
Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Persib kembali membuat kejutan besar di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Media Prancis sorot tajam keputusan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT