News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Penambahan Layer Rokok, PPKE FEB UB: Berpotensi Memperbesar Kebocoran Fiskal

Soal rencana penambahan layer (lapisan) baru dalam struktur tarif cukai hasil tembakau tahun 2026 tanpa desain kebijakan yang sangat hati-hati (prudent)
Selasa, 27 Januari 2026 - 16:39 WIB
Ilustrasi Kedai Rokok
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Soal rencana penambahan layer (lapisan) baru dalam struktur tarif cukai hasil tembakau (CHT) tahun 2026 tanpa desain kebijakan yang sangat hati-hati (prudent) dan terintegrasi dengan pengendalian rokok illegal. Ternyata menyedot perhatian publik hingga peneliti, seperti Ketua Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (PPKE FEB UB), Prof. Candra Fajri Ananda.

Prof. Candra Fajri Ananda menilai hal tersebut justru berpotensi memperbesar kebocoran fiskal dan melemahkan keberlanjutan penerimaan CHT dalam jangka menengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya dari sisi kinerja fiskal, kebijakan penambahan layer baru juga berkaitan erat dengan tren penerimaan negara dari sektor cukai. Pada tahun 2025, realisasi penerimaan cukai tercatat sebesar Rp221,7 triliun, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp226,4 triliun, seiring dengan kontraksi produksi hasil tembakau sekitar 3% secara tahunan. 

"Fenomena ini mengindikasikan bahwa kebijakan penambahan Sigaret Kretek Mesin (SKM) Golongan 3 berisiko mendorong sistem cukai rokok semakin mendekati titik jenuh," beber Prof. Candra di Jakarta, Senin (26/01/2026).

Selain itu Prof. Candra berpandangan, jika pemerintah mempertimbangkan penambahan layer dalam struktur tarif CHT pada SKM dengan membentuk SKM Golongan 3, maka kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan distorsi dalam segmentasi harga rokok. 

"Melalui struktur tarif SKM Golongan 2 yang saat ini berada pada kisaran Rp250–Rp520 per batang, keberadaan SKM Golongan 3 dengan tarif relatif lebih rendah akan menciptakan insentif ekonomi bagi produsen maupun konsumen untuk melakukan downtrading, yaitu pergeseran produksi dan konsumsi dari golongan yang lebih tinggi ke golongan yang lebih rendah," jelas Prof. Candra. 

Merujuk hasil kajian PPKE FEB UB (2024), bahwa meskipun permintaan rokok bersifat inelastis terhadap harga, konsumen tetap responsif terhadap perubahan struktur harga dengan memilih alternatif yang lebih murah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prof Candra jelaskan, dalam konteks penambahan SKM Golongan 3, berisiko tidak memperluas basis cukai, melainkan justru menggerus penerimaan dari SKM Golongan 2 yang selama ini menjadi salah satu kontributor utama penerimaan CHT.

Hasil kajian tersebut juga menyatakan, dampak lanjutan dari downtrading SKM tidak hanya terbatas pada pergeseran konsumsi antargolongan SKM, tetapi juga berpotensi menekan kinerja Sigaret Kretek Tangan (SKT) Golongan 1. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Xabi Alonso akan Rombak Total Liverpool Jika Resmi Tukangi Liverpool, 5 Pemain Kunci Termasuk Salah Dibuang

Xabi Alonso akan Rombak Total Liverpool Jika Resmi Tukangi Liverpool, 5 Pemain Kunci Termasuk Salah Dibuang

Xabi Alonso dikabarkan siap merombak total skuad Liverpool jika menggantikan Arne Slot. Lima pemain bintang disebut bakal dilepas demi era baru di Anfield.
Ditanya soal Virus Nipah Asal India Terdeteksi di Indonesia, Menkes: Kalau Travel ke Asia Selatan Pakai Masker

Ditanya soal Virus Nipah Asal India Terdeteksi di Indonesia, Menkes: Kalau Travel ke Asia Selatan Pakai Masker

Mencuat isu soal virus Nipah asal India terdeteksi di Indonesia. Sontak hal ini menyedot perhatian warga hingga membuat Menkes Budi Gunadi Sadikin angkat bicara
Guna Tingkatkan Kenyamanan dak Minat Masyarakat, Komisi IV DPRD Jabar Dorong Penguatan Fasilitas BRT Bandung Raya

Guna Tingkatkan Kenyamanan dak Minat Masyarakat, Komisi IV DPRD Jabar Dorong Penguatan Fasilitas BRT Bandung Raya

Komisi IV DPRD Jawa Barat mendorong penguatan fasilitas pendukung Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya guna meningkatkan kenyamanan dan minat masyarakat dalam menggunakan transportasi publik
Bersih-bersih Bea Cukai, Besok Purbaya akan Ganti Hampir Seluruh Pejabat DJBC: Sebagian Saya Rumahkan

Bersih-bersih Bea Cukai, Besok Purbaya akan Ganti Hampir Seluruh Pejabat DJBC: Sebagian Saya Rumahkan

Menkeu Purbaya menyampaikan upaya penataan besar-besaran di DJBC ini juga akan menyasar pejabat Bea Cukai yang bertugas di pelabuhan-pelabuhan utama.
KTM Factory dan Tech3 Racing Resmi Perkenalkan Livery untuk MotoGP 2026, Punya Desain Kembar

KTM Factory dan Tech3 Racing Resmi Perkenalkan Livery untuk MotoGP 2026, Punya Desain Kembar

KTM resmi memperkenalkan livery yang akan digunakan oleh pabrikan KTM Factory maupun satelit Tech3 Racing di MotoGP 2026.
Bantul Siap Kirim Data Siswa SD dan SM untuk Calon Peserta Tes Kemampuan Akademik

Bantul Siap Kirim Data Siswa SD dan SM untuk Calon Peserta Tes Kemampuan Akademik

Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta akan mengirim data para siswa baik sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) daerah ini sebagai calon peserta tes kemampuan akademik (TKA) tahun 2026

Trending

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, jajanan pasar yang sempat diduga terbuat dari spons tersebut dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.
Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Kabar duka sekaligus mengerikan datang dari Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Seorang janda bernama Nur Aini (55) ditemukan tidak bernyawa di dalam kediamannya pada Senin (26/1). 
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua aparat TNI-Polri yang menuding es gabus yang dijual seorang pedagang berisikan spons. 
Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Rocky Gerung mengaku khawatir dengan kondisi kesehatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 
Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap penyebab Ressa Rizky Rossano mengetahui asal-usul dirinya sebagai anak Denada, berawal dari pengakuan keluarga dan pencarian kebenaran sejak kecil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT