News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-Fakta Polisi Diduga Aniaya Pacarnya di Yogyakarta, Ditagih Janji Menikah hingga Mediasi Tak Membuahkan Hasil

Fakta-fakta polisi berinisial NA (22) diduga menganiaya pacarnya yang berinisial GH (23) di Yogyakarta akhirnya terungkap. 
Rabu, 28 Januari 2026 - 11:30 WIB
ILUSTRASI - Polisi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Fakta-fakta polisi berinisial NA (22) diduga menganiaya pacarnya yang berinisial GH (23) di Yogyakarta akhirnya terungkap. 

Sebelumnya diberitakan, polisi aktif berinisial NA (22) yang bertugas di Polda DI Yogyakarta diduga menganiaya pacarnya yang berinisial GH (23). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasubdit Penmas Polda DIY AKBP Verena mengonfirmasi adanya laporan korban yang teregister dengan Nomor: LP/B/806/XII/2025/SPKT/POLDA D.I.Yogyakarta pada 4 Desember 2025 lalu. 

Verena menyebut saat ini perkara tersebut sedang dalam penyelidikan.

"Benar ada laporannya. Saat ini ditangani Ditreskrimum dalam proses penyelidikan," ungkapnya, Selasa (27/1/2026).

Inilah fakta-faktanya: 

Bertetangga Sejak Kecil, Mulai Jalin Hubungan Sejak 2023

NA dan GH bertetangga sejak kecil. Mereka berdua diketahui sama-sama tinggal di daerah Kabupaten Sleman. 

NA dan GH diketahui sudah menjalin hubungan asmara sejak tahun 2023 silam. 

Janji Bertemu hingga Berakhir Cekcok

Kuasa Hukum Korban dari LKBH Pandawa, Muhammad Endri, mengatakan peristiwa NA dan GH berawal pada 25 November 2025. 

Keduanya sudah janjian untuk bertemu di Indomaret depan Jogja City Mall setibanya NA dari Surabaya. 

Cekcok terjadi saat keduanya bertemu. NA akhirnya memutuskan untuk bicara empat mata di tempat yang lebih kondusif lantaran tempat mereka bertemu merupakan tempat umum dan ramai. 

Mereka pun melanjutkan pembicaraannya di salah satu hotel di wilayah Karangmalang, Kelurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. 

Kuasa Hukum: Korban Dicekik hingga Ditendang

Endri mengatakan NA diduga melakukan penganiayaan terhadap GH usai masuk ke dalam kamar. 

"Pelaku mencekik, memukul dan menendang. Dari CCTV kita lihat ada tindakan mencekik pakai lengan, diseret, dibawa ke kamar," kata dia, Senin (26/1/2026).

Endri menyebut, setelah beberapa kali melakukan penganiayaan, NA keluar dari kamar meninggalkan GA.

Setelahnya, GH juga keluar dari kamar dan melihat NA berada di tangga. Tiba-tiba, kata dia, NA kembali mendatangi GH dan menyerangnya secara membabi buta. 

"NA kembali menyerang GH secara membabi buta hingga tak berdaya dan pergi meninggalkan GH sendirian di hotel," ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dipicu Tagih Janji 

Endri menyebut penganiayaan ini diduga dipicu karena korban menagih janji kepada pelaku yang akan menikahinya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tol Medan–Binjai Dorong Program Tol Hijau, 4.000 Pohon Ditanam Sepanjang 2025

Tol Medan–Binjai Dorong Program Tol Hijau, 4.000 Pohon Ditanam Sepanjang 2025

Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam rangka peringatan Bulan K3 Nasional 2026, dengan kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di KM 13 Ruas Tol Medan–Binjai, Senin (26/1/2026). Pada kegiatan ini, MBT menanam 100 bibit pohon, yang didominasi jenis ketapang kencana, serta sejumlah tanaman bunga hias.
Jadwal Liga Champions 2025-2026 Dini Hari Nanti: Nasib Real Madrid hingga Manchester City Segera Ditentukan

Jadwal Liga Champions 2025-2026 Dini Hari Nanti: Nasib Real Madrid hingga Manchester City Segera Ditentukan

Pekan terakhir fase liga pentas Liga Champions 2025-2026 akan segera dihelat pada Kamis (29/1/2026) dini hari nanti WIB. Tim-tim besar, termasuk Real Madrid dan Manchester City, harus memastikan nasibnya.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Profil Budi Djiwandono Keponakan Prabowo, Wakil Ketua Komisi I DPR yang Diisukan Jadi Menlu

Profil Budi Djiwandono Keponakan Prabowo, Wakil Ketua Komisi I DPR yang Diisukan Jadi Menlu

Inilah profil Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budi Djiwandono yang diisukan masuk jajaran Kabinet Merah Putih sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu).
Menko Zulhas Sapa Pelajar Surabaya, Pastikan MBG Berjalan Lancar

Menko Zulhas Sapa Pelajar Surabaya, Pastikan MBG Berjalan Lancar

Pastikan keberlangsungan program MBG, Menko bidang pangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan ke SMA Negeri 15 Surabaya.
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Datangkan Outside Hitter Asal Polandia, Gantikan Ceyda Aktas yang Cedera

Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Datangkan Outside Hitter Asal Polandia, Gantikan Ceyda Aktas yang Cedera

Tim voli putri Jakarta Livin Mandiri dikabarkan akan mendatangkan pemain asal Polandia, Weronika Szlagowska di Proliga 2026.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pria berusia 50 tahun itu membeberkan kronologi panjang peristiwa yang dialaminya, mulai dari tudingan es beracun
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
3 Alasan Tak Terduga Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes Dibeberkan Media Belanda, Jordi Cruyff Salah Satunya?

3 Alasan Tak Terduga Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes Dibeberkan Media Belanda, Jordi Cruyff Salah Satunya?

Media Belanda menganalisis keputusan Ajax Amsterdam untuk merekrut Maarten Paes. Salah satu alasannya adalah Jordi Cruyff, yang juga bekerja untuk Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT