News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Ramadan, Kapolda Metro Pimpin Operasi Pekat Jaya 2026: Tawuran, Geng Motor hingga Premanisme Jadi Sasaran

Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya resmi menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.
Rabu, 28 Januari 2026 - 11:59 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama jajaran Polda Metro Jaya saat melakukan peninjauan di Pos Pengamanan Simpang Susun Cikunir KM 10.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya resmi menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.

Operasi tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri. Apel gelar pasukan berlangsung di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu, 28 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah unsur terkait turut hadir, mulai dari jajaran TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga para Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dalam amanatnya, Irjen Asep menegaskan bahwa operasi ini bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, khususnya menjelang Ramadan.

"Tujuan utama operasi ini adalah menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif sehingga masyarakat bisa menjalankan kegiatan sehari-hari dan ibadah di bulan ramadan dengan tertib dan khusyuk," ujarnya.

Operasi Pekat Jaya 2026 akan digelar selama dua pekan, terhitung mulai hari ini sampai 11 Februari 2026. Selama periode tersebut, Polda Metro Jaya bersama para pemangku kepentingan terkait akan melakukan langkah-langkah pencegahan dan penindakan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Irjen Asep Edi menyebut, menjelang Ramadan, potensi gangguan keamanan cenderung meningkat. Beberapa di antaranya seperti tawuran, aksi keributan geng motor, premanisme, hingga berbagai bentuk kejahatan lainnya.

"Menjelang ramadan gangguan kamtibmas cenderung meningkat terutama tawuran aksi keributan geng motor, premanisme, dan kejahatan lainnya kondisi tersebut dipicu berbagai faktor," katanya.

Meski demikian, Irjen Asep meminta seluruh personel yang terlibat untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap tindakan. Namun, ketegasan tetap diperlukan demi menjaga situasi tetap kondusif.

"Saya menaruh kepercayaan penuh kepada seruh personel yang terlibat pada Operasi Pekat Jaya untuk melakukan tugas dengan dedikasi tinggi. Utamakan keselamatan diri dan rekan-rekan sekalian tetap waspada namun tegas dalam bertindak," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan digelarnya Operasi Pekat Jaya 2026, pihaknya berharap masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman.

Foe Peace Simbolon

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Tes Medis di Ajax Amsterdam Diungkap Media Belanda

Jadwal Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Tes Medis di Ajax Amsterdam Diungkap Media Belanda

Media Belanda mengungkap jadwal Maarten Paes untuk melangsungkan tes medis di Ajax Amsterdam. Kiper Timnas Indonesia itu akan segera ditebus dari FC Dallas.
Tuduhan Es Gabus dari Spons Tak Terbukti, Polda Metro Klaim Tak Ada Niatan Matikan Usaha: Tujuannya Edukasi

Tuduhan Es Gabus dari Spons Tak Terbukti, Polda Metro Klaim Tak Ada Niatan Matikan Usaha: Tujuannya Edukasi

Budi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila tindakan personel Bhabinkamtibmas tersebut menimbulkan persepsi yang kurang tepat di ruang publik.
Ada Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih, Pelantikan Disebut-sebut akan Dilakukan Siang Ini 28 Januari 2026

Ada Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih, Pelantikan Disebut-sebut akan Dilakukan Siang Ini 28 Januari 2026

Isu reshuffle Kabinet Merah Putih santer dibicarakan. Kabarnya pelantikan akan dilakukan siang ini, Rabu (28/1/2026).
Menangis Tersedu-sedu, Ressa Rizky Hanya Ingin Pengakuan Dari Denada: Pengen Panggil Ibu

Menangis Tersedu-sedu, Ressa Rizky Hanya Ingin Pengakuan Dari Denada: Pengen Panggil Ibu

Sambil menangis tersedu-sedu, Ressa Rizky hanya ingin pengakuan dari Denada, ia ingin memanggil Denada sebagai ibu.
Tol Kutepat Jadi Tulang Punggung Ekonomi Sumatra Utara, 599 Ribu Kendaraan Melintas Saat Nataru

Tol Kutepat Jadi Tulang Punggung Ekonomi Sumatra Utara, 599 Ribu Kendaraan Melintas Saat Nataru

Direktur Utama PT Hutama Marga Waskita, Dindin Solakhuddin, menyampaikan bahwa Tol Kutepat tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga berperan sebagai penggerak utama roda perekonomian di Sumatra Utara.
Tol Medan–Binjai Dorong Program Tol Hijau, 4.000 Pohon Ditanam Sepanjang 2025

Tol Medan–Binjai Dorong Program Tol Hijau, 4.000 Pohon Ditanam Sepanjang 2025

Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam rangka peringatan Bulan K3 Nasional 2026, dengan kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di KM 13 Ruas Tol Medan–Binjai, Senin (26/1/2026). Pada kegiatan ini, MBT menanam 100 bibit pohon, yang didominasi jenis ketapang kencana, serta sejumlah tanaman bunga hias.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pria berusia 50 tahun itu membeberkan kronologi panjang peristiwa yang dialaminya, mulai dari tudingan es beracun
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
3 Alasan Tak Terduga Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes Dibeberkan Media Belanda, Jordi Cruyff Salah Satunya?

3 Alasan Tak Terduga Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes Dibeberkan Media Belanda, Jordi Cruyff Salah Satunya?

Media Belanda menganalisis keputusan Ajax Amsterdam untuk merekrut Maarten Paes. Salah satu alasannya adalah Jordi Cruyff, yang juga bekerja untuk Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT