News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuding Penjual Es Jadul Berbahan Spons, Nasib Aiptu Ikhwan Kini Diperiksa Propam

Polemik penjual es jadul yang sempat dituding menggunakan bahan spons kini memasuki babak baru.
Rabu, 28 Januari 2026 - 12:54 WIB
Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Jadi Sorotan
Sumber :
  • Tangkapan layar - instagram.com/yue_cooking

Jakarta, tvOnenews.com – Polemik penjual es jadul yang sempat dituding menggunakan bahan spons kini memasuki babak baru. Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya resmi turun tangan untuk mendalami dugaan pelanggaran anggota kepolisian dalam peristiwa yang viral tersebut.

Penyelidikan internal itu dibenarkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Heri Saputra. Ia menegaskan, sejak awal mencuatnya kasus tersebut, Propam telah bergerak melakukan pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi Propam pun sudah melakukan tindakan penyelidikan," tuturnya kepada wartawan, dikutip Rabu, 28 Januari 2026.

Meski begitu, Roby belum dapat memastikan arah lanjutan proses tersebut, termasuk kemungkinan adanya sanksi disiplin bagi anggota yang terlibat. Menurutnya, seluruh hasil pemeriksaan masih berada dalam kewenangan Propam.

"Terkait tindak lanjut proses apalagi sanksi, itu belum bisa kita sampaikan sekarang," kata dia.

Roby menjelaskan, tindakan anggota kepolisian bernama Aiptu Ikhwan Mulyadi yang memicu kegaduhan publik tersebut bermula dari adanya laporan dan keluhan warga. Ia menyebut, respons cepat aparat sejatinya bertujuan melindungi keselamatan masyarakat, meski cara yang ditempuh kemudian menuai kritik.

"Ya kemudian melakukan itu maksudnya adalah untuk mengedepankan keselamatan masyarakat banyak. Ya, tidak membenarkan langkah-langkahnya yang tadi sudah disampaikan, namun hal tersebut merupakan hal yang bisa diapresiasi dari niatnya ya, niatnya," kata dia.

Lebih lanjut, Roby menegaskan bahwa penilaian terkait benar atau salahnya tindakan aparat tidak berada di tangan penyidik, melainkan menjadi ranah Propam sebagai pengawas internal Polri.

"Kemudian dari perbuatannya yang mungkin nanti kalaupun ada salah, Propam bisa membuktikan atau bagaimana hasil pemeriksaannya nantinya," kata dia lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial video menunjukkan penjual es kue jadul diinterogasi oleh anggota kepolisian dan TNI menuai kritik. Dalam video itu kedua anggota tersebut menuding dagangan penjual es yang berusia sepuh itu menggunakan spons. 

Namun setelah menjalani pemeriksaan oleh Tim Keamanan Pangan (Security Food) Dokpol Polda Metro Jaya, diketahui seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar, dan coklat meses dipastikan aman dan layak dikonsumsi.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video Artis Chiki Fawzi, Akui Sedih Dikeluarkan dari Petugas Haji 2026

Viral Video Artis Chiki Fawzi, Akui Sedih Dikeluarkan dari Petugas Haji 2026

Tengah viral dimedsos, video artis Chiki Fawzi yang kecewa karena dikeluarkan dari petugas haji.
Jadi Ketua Harian DEN, Bahlil Ungkap Prioritas Prabowo di Bidang Energi Termasuk Nuklir

Jadi Ketua Harian DEN, Bahlil Ungkap Prioritas Prabowo di Bidang Energi Termasuk Nuklir

Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN), Bahlil Lahadalia mengungkapkan fokus Presiden Prabowo Subianto di bidang energi
Ketua KPK: Pengembalian Aset ke Negara Capai Rp1,5 Triliun Sepanjang 2025

Ketua KPK: Pengembalian Aset ke Negara Capai Rp1,5 Triliun Sepanjang 2025

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto mengatakan pihaknya telah mengembalikan aset kepada kas negara sebesar Rp1,5 triliun sepanjang tahun 2025.
Hasil Thailand Masters 2026: Jadi Unggulan Pertama, Leo/Bagas Sukses Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar

Hasil Thailand Masters 2026: Jadi Unggulan Pertama, Leo/Bagas Sukses Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar

Hasil Thailand Masters 2026, setelah ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, melangkah mulus ke babak 16 besar.
Polda Metro Jaya Bantah Tudingan Peras Rp5 M ke Eks Pegawai Kementan yang Jadi Tersangka Korupsi

Polda Metro Jaya Bantah Tudingan Peras Rp5 M ke Eks Pegawai Kementan yang Jadi Tersangka Korupsi

Polda Metro Jaya membantah tegas tudingan adanya praktik pemerasan dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan pejabat Kementerian Pertanian.
KPK Pakai Bantuan AI untuk Periksa LHKPN Pejabat

KPK Pakai Bantuan AI untuk Periksa LHKPN Pejabat

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut dengan adanya bantuan teknologi AI dalam verifikasi LHKPN, menunjukkan adanya peningkatan optimalisasi dan efisiensi.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT