News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Terima 1.916 Laporan Gratifikasi Selama 2025, Meningkat dari Tahun Sebelumnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sepanjang tahun 2025 pihaknya menerima 1.916 laporan gratifikasi. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Rabu, 28 Januari 2026 - 14:07 WIB
Gedung KPK
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sepanjang tahun 2025 pihaknya menerima 1.916 laporan gratifikasi. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan meskipun laporan gratifikasi meningkat, jumlah gratifikasi dalam rupiah menurun dari tahun 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk pengelolaan gratifikasi dan pengelolaan pelayanan publik, KPK mencatat gratifikasi sebanyak 1.916 laporan, meningkat dibanding tahun sebelumnya,” kata Setyo dalam rapat dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026). 

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto
Sumber :
  • dok. tvOnenews

“Namun total nilai laporan secara rupiah dari semula Rp7,98 miliar saat ini menjadi Rp5,8 miliar. Jadi angkanya memang menurun namun secara kuantitas jumlahnya lebih banyak untuk yang memberikan laporan,” tambahnya.

Setyo menuturkan KPK terus melakukan upaya pengendalian gratifikasi melalui monitoring dan evaluasi. Pihaknya juga telah menyusun peta kerawanan praktik gratifikasi.

Sesuai peta kerawanan yang disusun KPK, dia menyebut wilayah rawan praktik gratifikasi berada di sektor kehutanan, pertambangan, perkebunan, lingkungan hidup, ketenaga listrikan, perdagangan, manajemen SDM, dan perbankan.

Sebelumnya, Setyo mengatakan sepanjang 2025 pihaknya telah menangani 116 perkara korupsi. 

Sebanyak 46 perkara terkait kasus penyuapan. Selain itu, KPK juga telah melakukan 11 kali operasi tangkap tangan (OTT).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian untuk penanganan perkara ada 116, di mana 48 perkara terkait penyuapan dan atau gratifikasi dan 11 kegiatan tertangkap tantangan,” ujar Setyo.

“Rinciannya penyelidikan 70, penyidikan 116, penuntutan 115, dan eksekusi ada 78 perkara. Dari semua itu perkara yang berkekuatan hukum (inkrah) jumlahnya ada 87 perkara,” pungkasnya. (saa/muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Bendera Merah Warnai Uji Coba Tertutup Red Bull di Barcelona, Max Verstappen Tergelincir Sementara Isack Hadjar...

Dua Bendera Merah Warnai Uji Coba Tertutup Red Bull di Barcelona, Max Verstappen Tergelincir Sementara Isack Hadjar...

Sesi uji coba tertutup jelang F1 2026 di Barcelona hari kedua berlangsung penuh dengan dinamika akibat cuaca basah dan dua insiden yang melibatkan tim Red Bull.
Pengakuan Terbaru Ressa Sambil Menangis, Merasa Iri karena Perlakuan Denada Berbeda: Pilih Kasih

Pengakuan Terbaru Ressa Sambil Menangis, Merasa Iri karena Perlakuan Denada Berbeda: Pilih Kasih

Polemik keluarga Denada masih belum usai. Kisahnya bergulir sampai sidang mediasi ketiga kali di pengadilan negeri Banyuwangi, dan Ressa tampil dalam podcast.
Tak Hanya Nilai Pasar, Layvin Kurzawa Masih Kalah dari Thom Haye di Persib karena Faktor Ini

Tak Hanya Nilai Pasar, Layvin Kurzawa Masih Kalah dari Thom Haye di Persib karena Faktor Ini

Layvin Kurzawa resmi menjadi bagian dari Persib, meski status sebagai eks bintang PSG tak cukup mengantarkannya ke puncak pemain termahal Super League 2025/2026.
Update Kabar Kematian Lula Lahfah, Polisi Uji Labfor Barang Bukti hingga Analisa CCTV di TKP

Update Kabar Kematian Lula Lahfah, Polisi Uji Labfor Barang Bukti hingga Analisa CCTV di TKP

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP), selebgram Lula Lahfah yang ditemukan tak bernyawa di apartemennya, daerah Jaksel.
Istana Bantah Ada Reshuffle Hari Ini, Prabowo Lantik DEN sebagai Tancapan Gas Swasembada Energi

Istana Bantah Ada Reshuffle Hari Ini, Prabowo Lantik DEN sebagai Tancapan Gas Swasembada Energi

Mensesneg membantah akan ada reshuffle Kabinet Merah Putih. Menurutnya, satu-satunya perubahan yang terjadi hanyalah pengisian jabatan yang ditinggalkan Wakil Menteri Keuangan,
IHSG Terjun Bebas 8% hingga BEI Lakukan Trading Halt, Ini Penyebab Pasar Modal RI Terperosok

IHSG Terjun Bebas 8% hingga BEI Lakukan Trading Halt, Ini Penyebab Pasar Modal RI Terperosok

Pada perdagangan sesi II Rabu (28/1), IHSG melemah 718,44 poin atau turun 8,00 persen ke level 8.261,78 pada pukul 13.43 WIB sehingga BEI terpaksa lakukan trading halt.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT