News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Ancaman Purbaya Sedang Diincar dan Bakal "Di-Noel-Kan", Ketua KPK Buka Suara

Immanuel Ebenezer atau Noel mengaku mendapat informasi A1 ada sejumlah pihak yang sedang mengincar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ini kata KPK.
Rabu, 28 Januari 2026 - 14:21 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Sebelum menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Senin (26/1/2026) lalu, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel mengaku mendapat informasi A1 ada sejumlah pihak yang sedang mengincar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Pesan buat Pak Purbaya nih. Pesan, Pak Purbaya. Modusnya hampir sama semua. Hati-hati Pak Purbaya. Sejengkal lagi nih. Saya mendapatkan informasi A1 Pak Purbaya akan 'di-Noel-kan'. Hati-hati tuh Pak Purbaya," kata Noel. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi pernyataan soal dirinya akan di-Noel-kan, Purbaya mengatakan dirinya sangat berbeda dengan Noel. Purbaya menyebut dirinya sama sekali tidak menerima uang.

"Noel terima duit, gue enggak terima duit," kata Purbaya.

Terpisah, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto angkat bicara terkait isu Purbaya yang akan di-Noel-kan atau ditangkap KPK.

Setyo mengatakan ucapan yang disampaikan Noel harus dilihat konteksnya secara keseluruhan. 

“Tolong dilihat kembali, dipastikan kembali, penyampaiannya itu konteksnya apakah pada proses pemeriksaan persidangan atau di luar proses persidangan,” ucap Setyo di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).

Dia menyebut KPK berpegang teguh terhadap fakta-fakta di persidangan. Menurutnya, jika ucapan tersebut disampaikan di luar persidangan, maka kebenarannya belum dapat dipastikan.

“Nah, kalau kami melihat kalau itu di luar konteks pemeriksaan persidangan ya itu apa saja mungkin bisa disampaikan,” tegasnya.

“Kami hanya memegang sesuai dengan fakta yang ada dalam proses pemeriksaan di persidangan. Itu yang paling penting gitu,” lanjut Setyo.

Di sisi lain, Setyo menegaskan KPK tidak menargetkan kementerian secara khusus dalam mengusut kasus korupsi.

“Kami ini tidak pernah memberikan atau menargetkan mana ini itu dan sebagainya enggak ada,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan pengusutan kasus korupsi dilakukan sesuai laporan masyarakat dan kajian penyidik KPK.

“Yang kami lakukan proses penanganan perkara itu murni berdasarkan pengaduan dan laporan dari masyarakat yang diterima oleh KPK ditelaah, dikaji, dievaluasi sampai kemudian menjadi bahan untuk dilakukan sebuah proses penyelidikan,” pungkas Setyo. (saa/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Terus Dalami Dugaan Aliran Dana ke Kluster DPRD Kabupaten Bekasi di Kasus Suap Ijon Proyek

KPK Terus Dalami Dugaan Aliran Dana ke Kluster DPRD Kabupaten Bekasi di Kasus Suap Ijon Proyek

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan adanya aliran ke anggota DPRD Bekasi Jejen Sayuti dari Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK).
Dua Bendera Merah Warnai Uji Coba Tertutup Red Bull di Barcelona, Max Verstappen Tergelincir Sementara Isack Hadjar...

Dua Bendera Merah Warnai Uji Coba Tertutup Red Bull di Barcelona, Max Verstappen Tergelincir Sementara Isack Hadjar...

Sesi uji coba tertutup jelang F1 2026 di Barcelona hari kedua berlangsung penuh dengan dinamika akibat cuaca basah dan dua insiden yang melibatkan tim Red Bull.
Pengakuan Terbaru Ressa Sambil Menangis, Merasa Iri karena Perlakuan Denada Berbeda: Pilih Kasih

Pengakuan Terbaru Ressa Sambil Menangis, Merasa Iri karena Perlakuan Denada Berbeda: Pilih Kasih

Polemik keluarga Denada masih belum usai. Kisahnya bergulir sampai sidang mediasi ketiga kali di pengadilan negeri Banyuwangi, dan Ressa tampil dalam podcast.
Tak Hanya Nilai Pasar, Layvin Kurzawa Masih Kalah dari Thom Haye di Persib karena Faktor Ini

Tak Hanya Nilai Pasar, Layvin Kurzawa Masih Kalah dari Thom Haye di Persib karena Faktor Ini

Layvin Kurzawa resmi menjadi bagian dari Persib, meski status sebagai eks bintang PSG tak cukup mengantarkannya ke puncak pemain termahal Super League 2025/2026.
Update Kabar Kematian Lula Lahfah, Polisi Uji Labfor Barang Bukti hingga Analisa CCTV di TKP

Update Kabar Kematian Lula Lahfah, Polisi Uji Labfor Barang Bukti hingga Analisa CCTV di TKP

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP), selebgram Lula Lahfah yang ditemukan tak bernyawa di apartemennya, daerah Jaksel.
Istana Bantah Ada Reshuffle Hari Ini, Prabowo Lantik DEN sebagai Tancapan Gas Swasembada Energi

Istana Bantah Ada Reshuffle Hari Ini, Prabowo Lantik DEN sebagai Tancapan Gas Swasembada Energi

Mensesneg membantah akan ada reshuffle Kabinet Merah Putih. Menurutnya, satu-satunya perubahan yang terjadi hanyalah pengisian jabatan yang ditinggalkan Wakil Menteri Keuangan,

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT