GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditanya Mahasiswa Soal Pembangunan Papua, Gibran Rakabuming Jawab Tegas: Jangan Sampai Kena OTT

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyampaikan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua, terutama pada sektor kesehatan dan pendidikan
Kamis, 29 Januari 2026 - 17:58 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia

tvOnenews.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyampaikan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua, terutama pada sektor kesehatan dan pendidikan. 

Dalam acara talkshow yang bertajuk ‘Arah Baru Pembangunan Nasional’ di Auditorium Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, pada Senin (26/1/2026) Gibran mendapatkan pertanyaan yang kritis dari seorang mahasiswi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengar-dengar Mas Wapres adalah orang yang diberi mandat oleh Presiden untuk mengelola Papua. Bisa dibilang mandat ini cukup berat ya pak, karena ini tertuang juga dalam keputusan Presiden,” kata Frida, seorang mahasiswi UKSW.

“Menurut Mas Wapres, seberapa optimis dan yakin Mas Wapres dalam membuat Papua sejajar dengan wilayah-wilayah lain di Indonesia?” tanya Frida.

Menurutnya, tak sedikit wilayah Papua yang masih belum bisa setara dengan wilayah Jawa. 

Wapres menjawab bahwa dirinya sangat optimis untuk membangun Papua, hanya saja perlu usaha yang tidak instan.

“Sesuai dengan mandat yang ada, kita memang ditugaskan untuk mengawal pembangunan ini di Papua ya,” ungkap Gibran Rakabuming. 

“Kalau optimis saya optimis. Tapi yang namanya pembangunan itu kan tidak hanya 1 tahun 2 tahun. Pembangunan kan berkelanjutan tidak bisa instan,” sambungnya. 

Gibran Rakabuming Raka.
Gibran Rakabuming Raka.
Sumber :
  • Sekretariat Wakil Presiden

Tentu dirinya percaya beberapa program akan terus dijalani sesuai dengan visi misi dari Presiden Prabowo Subianto.

Namun, Gibran menggaris bawahi pembangunan ini akan dapat tercapai apabila didukung oleh lembaga eksekutif di tingkat daerah dan masyarakat, khususnya warga Papua.

“Asalkan, setiap dana Otsus (Otonomi Khusus) dan APBD, kegiatan-kegiatan kementerian lembaga yang ada di sana itu dikawal bersama. Kalau saya sendiri nggak mungkin bisa, harus dibantu oleh Gubernur, Bupati, Walikota, tokoh adat, tokoh masyarakat, anak-anak muda, mahasiswa Papua. Jadi setiap rupiah yang disalurkan ke sana benar-benar bisa berdampak ke warga,” jelas Gibran.

“Jadi jangan sampai ada lagi, mohon maaf, temuan-temuan atau ada yang kena OTT. ini nanti yang memperlambat pembangunan di Papua,” lanjutnya. 

Kini pengawasan keuangan mulai dari pembangunan APBD dan APBN sudah dapat dimonitor secara digital. 

Sehingga siapapun bisa ikut mengawal dan mengevaluasi pembangunan Papua. 

“Makanya terkait eksekusi lapangan, penggunaan APBD, APBN ini kan semuanya sekarang termonitor ya. Sudah ada versi digitalnya juga,” terang Wakil Presiden RI.

“Jadi saya harap teman-teman Papua yang ada di sini ikut mengawal, ikut memonitor, ikut mengevaluasi, ikut memberi masukan terkait pembangunan yang ada di Papua,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming kembali mengunjungi tanah Papua, untuk menekankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto harus berjalan efektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dirinya memantau percepatan penyelesaian jalan Trans Papua serta optimalisasi dana otonomi khusus agar pembangunan semakin maju dan merata.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral