GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jabodetabek, Diperkirakan Terjadi hingga Februari 2026

BMKG mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih akan membayangi wilayah Jabodetabek. Sebab, puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2026.
Jumat, 30 Januari 2026 - 10:03 WIB
Banjir di Cipinang Muara, Kamis (29/1/2026)
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih akan membayangi wilayah Jabodetabek. Sebab, puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2026.

Peringatan ini muncul di tengah kondisi banjir yang masih merendam puluhan RT di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdani, menyampaikan bahwa musim hujan di Jabodetabek telah berlangsung sejak akhir Oktober 2025.

Intensitas hujan diperkirakan mencapai puncaknya pada Januari–Februari 2026 sebelum memasuki masa transisi musim pada Maret hingga Mei 2026.

“Musim hujan di wilayah Jabodetabek telah dimulai sejak akhir Oktober 2025 dengan puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada Januari hingga Februari 2026,” kata Andri dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

BMKG menegaskan potensi cuaca ekstrem tidak hanya terjadi saat puncak musim hujan, tetapi juga berpeluang muncul pada periode peralihan musim. 

Dinamika atmosfer yang masih aktif berpotensi memicu hujan lebat berdurasi singkat, angin kencang, hingga cuaca ekstrem lainnya.

“Namun demikian, perlu kami sampaikan bahwa potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi baik pada puncak musim hujan maupun saat periode peralihan musim tersebut,” jelasnya.

Andri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan rutin memantau informasi cuaca terkini yang dikeluarkan BMKG terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.

Peringatan BMKG tersebut sejalan dengan kondisi banjir yang masih melanda Jakarta. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Jumat (30/1/2026) banjir masih merendam 39 RT dan tiga ruas jalan yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengungkapkan wilayah terparah berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur khususnya di bantaran Sungai Ciliwung.

“Di Jakarta Selatan dan Timur, terutama di bantaran Sungai Ciliwung, ketinggian banjir mencapai 3,5 meter,” ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menambahkan kondisi banjir di Jakarta Barat dan Jakarta Utara mulai menunjukkan tren penurunan ketinggian. 

Meski demikian, pemerintah daerah tetap bersiaga menghadapi potensi hujan susulan dan dampak cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan. (agr/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Selengkapnya

Viral