News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Keracunan MBG, Puluhan Pelajar SMA 2 Kudus Tumbang, 34 Harus Rawat Inap

Data terbaru mencatat sebanyak 34 siswa terpaksa menjalani rawat inap akibat kondisi tersebut. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit yang tersebar di wilayah Kabupaten Kudus.
Jumat, 30 Januari 2026 - 11:41 WIB
Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi dan menimpa puluhan pelajar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Para siswa SMA 2 Kudus dilaporkan mengalami gejala mual dan muntah setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga sebagian di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Data terbaru mencatat sebanyak 34 siswa terpaksa menjalani rawat inap akibat kondisi tersebut. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit yang tersebar di wilayah Kabupaten Kudus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Data sebelumnya tercatat ada 34 siswa yang harus menjalani rawat inap di enam rumah sakit di Kabupaten Kudus," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Mustiko Wibowo, Jumat (30/1/2026).

Adapun enam rumah sakit yang menangani para siswa tersebut meliputi RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu, RS Kartika, RS Kumala Siwi, RS Islam, dan RS Aisyiyah.

Mustiko menyampaikan bahwa jumlah tersebut masih bersifat dinamis. Ia memperkirakan sebagian siswa sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik, sehingga data perlu diperbarui untuk memastikan angka terkini per Jumat (30/1).

Sebanyak 34 siswa yang kini dirawat inap sebelumnya sempat mendapatkan perawatan awal di berbagai fasilitas kesehatan. Namun setelah dilakukan observasi lanjutan oleh tim medis, mereka disarankan untuk menjalani rawat inap guna pemantauan kondisi lebih lanjut.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus Ahmad Syaifuddin membenarkan bahwa di rumah sakit yang dipimpinnya terdapat lima siswa SMA 2 Kudus yang menjalani rawat inap.

Awalnya, kata dia, terdapat 16 anak yang menjalani perawatan pada Kamis (29/1), kemudian setelah observasi ada lima anak yang harus menjalani rawat inap.

"Hari ini (30/1), kondisi kelima pasien tersebut sudah membaik. Mudah-mudahan hari ini (30/1) sudah bisa pulang," ujarnya.

Di sisi lain, Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Hakam menyebutkan terdapat 18 siswa SMA 2 Kudus yang dirawat inap di rumah sakit tersebut. Dari jumlah itu, tiga pasien memilih pulang atas permintaan sendiri.

Rumah sakit lainnya, seperti RS Mardi Rahayu Kudus, juga menangani dua pasien dugaan keracunan MBG yang harus menjalani rawat inap.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, hingga Kamis (29/1) sore, total siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMA 2 Kudus yang mendapatkan perawatan di tujuh rumah sakit mencapai 118 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuh rumah sakit yang terlibat dalam penanganan kasus ini yakni RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu Kudus, RS Sarkies Aisyiyah, RSI Kudus, RS Kumala Siwi, RS Kartika, dan RS Aisyiyah.

Kasus dugaan keracunan MBG di SMA 2 Kudus ini masih dalam pemantauan pihak terkait, sementara kondisi para siswa dilaporkan berangsur membaik. (ant/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Flu Singapura, Sumatra Selatan Temukan 523 Kasus Suspek Umum Menyasar Anak-anak

Waspada Flu Singapura, Sumatra Selatan Temukan 523 Kasus Suspek Umum Menyasar Anak-anak

Belum lama ini Dinkes Sumatra Selatan mengumumkan adanya kasus suspek flu singapura. Berikut gejala yang perlu diwaspadai
Fantastis! Dokumen Putusan Nadiem Makarim Tebalnya Capai 1.146 Halaman

Fantastis! Dokumen Putusan Nadiem Makarim Tebalnya Capai 1.146 Halaman

Sidang pembacaan putusan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dengan terdakwa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, diawali dengan fakta yang menarik perhatian
Kesaksian Jujur Bek Jepang usai Disingkirkan Brasil di Piala Dunia 2026, Perbedaan Besar Terasa di Babak Kedua

Kesaksian Jujur Bek Jepang usai Disingkirkan Brasil di Piala Dunia 2026, Perbedaan Besar Terasa di Babak Kedua

Perjalanan impresif Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 harus berakhir di babak 32 besar. Bek andalan Samurai Biru ungkap perbedaan mencolok antara kedua tim.
PT Malahayati Nusantara Raya Perkuat Sinergi dengan Satgas PASTI OJK, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

PT Malahayati Nusantara Raya Perkuat Sinergi dengan Satgas PASTI OJK, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

PT Malahayati Nusantara Raya melalui unit usahanya, Malahayati Consultant, menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia.
Betrand Peto Ungkap Momen Haru Ruben Onsu dan Adik-adik Bertemu di Bandara, Hanya Bisa Tatap-tatapan

Betrand Peto Ungkap Momen Haru Ruben Onsu dan Adik-adik Bertemu di Bandara, Hanya Bisa Tatap-tatapan

Betrand Peto ungkap momen haru saat Ruben Onsu dan adik-adiknya bertemu secara tak terduga di bandara jelang keberangkatan sang ayah ke Tanah Suci.
Perdagangan RI-Belarus Melonjak 30 Persen, Airlangga Bidik Kolaborasi Sektor Alat Berat dan Pertanian

Perdagangan RI-Belarus Melonjak 30 Persen, Airlangga Bidik Kolaborasi Sektor Alat Berat dan Pertanian

Airlangga Hartarto mengatakan, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mendorong kerja sama yang lebih konkret antara pelaku usaha kedua negara.

Trending

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Selengkapnya

Viral