GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ulama dan Pesantren Didorong Perkuat Peran Sosial dalam Pembangunan Daerah

Anggota DPR RI mendorong penguatan peran ulama dan pesantren dalam pembangunan daerah serta penanganan sosial melalui sinergi dengan pemerintah.
Jumat, 30 Januari 2026 - 15:21 WIB
Ulama dan Pesantren Didorong Perkuat Peran Sosial dalam Pembangunan Daerah
Sumber :
  • Istimewa

Serang, tvOnenews.com – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten, Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, menegaskan pentingnya peran strategis ulama dan pesantren dalam menjaga karakter, moral, serta arah peradaban masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam acara Milad ke-23 Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten yang dirangkai dengan istighosah dan doa bersama untuk korban bencana, di Aula Pendopo Gubernur Banten, Kompleks KP3B, Rabu (28/1/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, Ketua Umum FSPP Provinsi Banten Dr. KH. Sholeh Rosyad beserta jajaran pengurus, serta para pimpinan pondok pesantren dari berbagai daerah di Banten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam ceramahnya, Jazuli menyebut bahwa Banten memiliki identitas kuat sebagai daerah ulama dan pesantren. Karena itu, menurutnya, keberadaan pesantren dan ulama harus terus dijaga dan dihormati dalam berbagai situasi, baik dalam kehidupan sosial, budaya, maupun kebangsaan.

“Banten dikenal sebagai provinsi ulama dan pesantren. Maka, di mana pun dan kapan pun, ulama dan pesantren harus dihormati serta dijaga kehormatannya,” ujar Jazuli.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa peran ulama dan pesantren tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan pemerintah. Oleh karena itu, sinergi antara ulama, pesantren, dan umara dinilai menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang berkarakter dan berdaya saing.

Menurut Jazuli, negara telah menunjukkan keberpihakan terhadap pesantren melalui lahirnya Undang-Undang Pesantren yang menjadi dasar penguatan kelembagaan, kebijakan, serta dukungan anggaran bagi pesantren di seluruh Indonesia.

“Undang-Undang Pesantren adalah bukti keberpihakan negara. Tetapi pelaksanaannya tidak cukup di tingkat pusat saja. Pemerintah daerah juga harus menerjemahkannya dalam kebijakan dan alokasi anggaran yang berpihak kepada pesantren,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai, pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh sebab itu, pesantren perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang menjadi fondasinya.

Jazuli juga mengajak para ulama untuk terus memberikan nasihat kepada pemerintah agar kebijakan publik tetap berpihak pada kepentingan umat dan masyarakat luas. Menurutnya, relasi yang sehat antara ulama dan pemerintah akan memperkuat ketahanan sosial serta mendorong pembangunan yang berkeadilan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Jotos di Babak Final Campeonato Mineiro, Wasit Keluarkan 23 Kartu Merah Jadi Terbanyak di Brasil

Adu Jotos di Babak Final Campeonato Mineiro, Wasit Keluarkan 23 Kartu Merah Jadi Terbanyak di Brasil

Perkelahian masal terjadi di akhir pertandingan yang menyebabkan wasit harus mengeluarkan 23 kartu merah untuk menutup turnamen di Brasil tersebut. 
Masjid Salman ITB dan Pegadaian Resmikan Program Keberlanjutan Recycle Air Hujan dan Wudhu

Masjid Salman ITB dan Pegadaian Resmikan Program Keberlanjutan Recycle Air Hujan dan Wudhu

Ini menjadi inisiasi Masjid Salman dalam membentuk kepedulian terhadap keberlanjutan sumber daya air dan penghematan konsumsi air bersih. 
Terpopuler: 7 Wajah Lama Timnas Indonesia Hilang dari Daftar John Herdman, Bung Ropan Curiga Taktik Shin Tae-yong Dipakai Lagi

Terpopuler: 7 Wajah Lama Timnas Indonesia Hilang dari Daftar John Herdman, Bung Ropan Curiga Taktik Shin Tae-yong Dipakai Lagi

Sejumlah kabar terkait Timnas Indonesia kembali menjadi perhatian publik jelang FIFA Series 2026. Berikut tiga berita terpopuler yang banyak menarik perhatian.
Kabar Baik, THR Bagi PPPK di Lingkungan Pemprov Jawa Tengah akan Cair pada 13 Maret 2026

Kabar Baik, THR Bagi PPPK di Lingkungan Pemprov Jawa Tengah akan Cair pada 13 Maret 2026

Tunjangan Hari Raya (THR) untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah direncanakan akan diberikan pada 13 Maret 2026 mendatang.
Marc Klok Bongkar Ucapan Penting John Herdman: FIFA Series Jadi Titik Awal Baru Timnas Indonesia

Marc Klok Bongkar Ucapan Penting John Herdman: FIFA Series Jadi Titik Awal Baru Timnas Indonesia

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menilai FIFA Series 2026 memiliki arti penting bagi Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman.
Kejanggalan Kasus Ermanto Usman: Rieke Diah Pitaloka Ungkap Sosok Penyusup Ngaku Penyidik Coba Paksa Wawancara Saksi Kunci di RS

Kejanggalan Kasus Ermanto Usman: Rieke Diah Pitaloka Ungkap Sosok Penyusup Ngaku Penyidik Coba Paksa Wawancara Saksi Kunci di RS

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, memberikan pernyataan keras terkait kejanggalan dalam kasus tewasnya pensiunan karyawan JICT, Ermanto Usman. 

Trending

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa mencoret hingga 18 pemain dari skuad bayangan yang ada saat ini. Para pemain seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra berpotensi masuk dalam daftar.
‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

Garuda Calling untuk FIFA Series 2026 bisa menjadi peluang berharga bagi Tim Geypens bisa debut bersama Timnas Indonesia. Apalagi, ini menjadi kesempatan baginya setelah sempat menolak panggilan tim nasional U-22. 
Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Mantan pemain timnas indonesia ini sekarang sibuk berkegiatan sosial dan melatih sepakbola.
Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Satu nama pemain Timnas Indonesia langsung terancam dicoret meski sudah resmi mendapatkan panggilan. John Herdman telah memanggil total 41 pemain pada pemanggilan pertamanya.
7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

Pelatih John Herdman telah merilis 41 nama dalam skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Namun, ada tujuh pemain yang hilang dari daftar.
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman Bakal Pakai Skema Lama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman Bakal Pakai Skema Lama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Bung Ropan menduga John Herdman akan meniru taktik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Begini prediksi skema yang dipakai pada FIFA Series 2026.
Baggott Comeback! Ini Daftar Lengkap 41 Pemain Timnas Indonesia Pilihan John Herdman

Baggott Comeback! Ini Daftar Lengkap 41 Pemain Timnas Indonesia Pilihan John Herdman

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi merilis daftar 41 pemain masuk skuad sementara Timnas Indonesia dalam menghadapi FIFA Series 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT