GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Gabung Board of Peace Trump, PBNU Singgung Palestina

Indonesia bergabung board of peace bentukan Presiden AS Donald Trump. Sontak, ini menuai komentar publik hingga elite politik, seperti petinggi PBNU
Minggu, 1 Februari 2026 - 21:13 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia bergabung dewan perdamaian atau board of peace bentukan Presiden AS Donald Trump. Sontak, ini menuai komentar publik hingga elite politik, seperti petinggi PBNU, yakni Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya.

Dalam hal ini, Gus Yahya mendukung keputusan Indonesia bergabung dewan perdamaian atau board of peace bentukan Presiden AS Donald Trump.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pandangan yang kemarin saya sampaikan mengenai Board of Peace, itu terkait dengan nilai-nilai bahwa kita harus terus membantu Palestina," jelas Gus Yahya di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Kemudian, Gus Yahya menyampaikan, bahwa sikap yang ia katakan itu merupakan pandangan yang sesuai dengan nilai dan prinsip NU.

Bahkan ia mengakui terjadi perdebatan atas sikap Indonesia yang bergabung ke BoP bentukan Trump tersebut.

Selain itu, Gus Yahya mencermati bahwa ada juga pihak yang tak sepakat dengan Indonesia bergabung ke BoP. Namun, Yahya mengakui belum ada alternatif lain yang bisa ditawarkan terkait konsolidasi internasional untuk perdamaian Palestina itu.

"Tetapi persoalannya adalah bahwa saat ini belum ada alternatif platform untuk mengupayakan, untuk membangun suatu upaya internasional dengan konsolidasi internasional untuk perdamaian Palestina," bebernya.

Lanjutnya menjelaskan, sejauh ini belum ada alternatif lain dalam konteks upaya Internasional untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Gus Yahya pun meyakini sikap pemerintah bergabung BoP itu semata-mata untuk membantu Palestina merebut kemerdekaannya.

"Karena ini baru muncul satu-satunya saat ini, sementara alternatif yang lain belum ada, maka kita, berdasarkan visi dari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tidak boleh tinggal diam, tidak boleh tidak ikut serta di dalam inisiatif itu," bebernya.

Keanggotaan Indonesia dalam BoP belakangan menuai pro kontra di tengah publik. Salah satunya karena Israel bergabung dalam BoP tersebut.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sendiri bersikeras menolak mengakui negara Palestina saat Israel bergabung dengan BoP.

Netanyahu mengatakan tak akan mengizinkan pembangunan kembali Gaza atau pendirian Negara Palestina selama belum ada demiliterisasi Hamas.

Trump mengumumkan inisiasi Board of Peace pada pekan lalu. Piagam BoP ini ditandatangani sejumlah anggota dalam Forum Economic World (FEW) di Davos, Swiss.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dewan Perdamaian disebut-sebut untuk berfungsi mendorong stabilitas, memulihkan pemerintahan yang bisa diandalkan, serta mengamankan perdamaian abadi di daerah-daerah yang terkena dampak atau terancam oleh konflik.

Dalam Piagam BoP, negara-negara anggota bisa sukarela iuran US$1 miliar (sekitar Rp17 triliun) untuk operasional badan. Negara-negara anggota bisa menjadi anggota tetap jika berkenan bayar nominal tersebut. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mojtaba Khamenei Bertemu Komandan Militer Umumkan Strategi Baru Lawan AS dan Israel

Mojtaba Khamenei Bertemu Komandan Militer Umumkan Strategi Baru Lawan AS dan Israel

Dalam pertemuannya dengan komandan Markas Besar Angkatan Bersenjata Iran, Ali Abdollahi, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengumumkan langkah-langkah baru untuk melawan Amerika Serikat dan Israel
Kisah Maung Garuda Diboyong ke Lokasi KTT ASEAN di Cebu

Kisah Maung Garuda Diboyong ke Lokasi KTT ASEAN di Cebu

Mobil kepresidenan Maung Garuda yang merupakan desain dan rakitan PT Pindad "diboyong" hingga sampai di Cebu, Filipina, dan menjadi ajang unjuk diri industri pertahanan Indonesia selama KTT Ke-48 ASEAN, sekretariat Presiden mengungkap cerita di belakang kisah tersebut. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Suasana duka menyelimuti rombongan jamaah haji asal Maluku Utara. Salah satu jamaah, Ibu Siti Totou Umar, dikabarkan wafat di tanah suci Medinah pada Jumat (8/5) siang Waktu Arab Saudi (WAS). 
Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, terungkap begini isi chat Kiai Ashari modus minta temani tidur hingga ancam santriwati agar menuruti perkataannya.
Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kesal hingga memberi teguran kepada kepala sekolah. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memborong kue dengan harga fantastis

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Selengkapnya

Viral