News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-Fakta Pembunuhan Eks Sekjen Pordasi DKI Jakarta di Gumuk Pasir, Tersangka Kecewa Sudah Beri Uang Rp1,2 Miliar untuk Usaha Travel Haji-Umrah hingga Kondisi Mata Terbuka saat Ditemukan

Fakta-fakta pembunuhan eks Sekjen Pordasi DKI Jakarta berinisial HM (68) telah terangkum. HM mulanya ditemukan oleh saksi M yang sedang merumput.
Senin, 2 Februari 2026 - 10:37 WIB
Polisi bersama tim medis melakukan pemeriksaan awal terhadap mayat pria yang ditemukan di kawasan Gumuk Pasir Parangtritis, Rabu (28/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Jakarta, tvOnenews.com - Fakta-fakta pembunuhan eks Sekjen Pordasi DKI Jakarta berinisial HM (68) telah terangkum. 

Sebelumnya diberitakan, jasad pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan di Gumuk Pasir, Parangtritis, DI Yogyakarta pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dilakukan pengecekan, identitas jasad pria itu pun akhirnya terungkap. Dia adalah HM warga Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

Inilah rangkuman fakta-faktanya: 

Kondisi HM saat Ditemukan

HM ditemukan oleh M yang sedang merumput. Saat ditemukan, HM mengenakan celana hitam pendek, kaos dalam putih dan kaos luar kerah biru. Akan tetapi, saat itu kondisinya tersingkap.

Saksi menyebut HM ditemukan dalam posisi terlentang. Kedua kaki menekuk di bagian lutut, kedua tangan tertekuk di dada dan kedua matanya terbuka.

Sejumlah Luka Ditemukan 

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan ditemukan sejumlah ditemukan di tubuh korban. 

Dia menyebut ada luka lebam di sekitar bola mata, leher depan, pelipis kanan, pangkal hidung dan mulut kiri.

Ditemukan juga luka sobek di telinga kiri, telinga kanan dan rahang kiri bengkak.

Dua Tersangka Ditetapkan dan Motif Pembunuhan HM 

Kasus penemuan jasad di Gumuk Pasir pun berlanjut hingga berujung pada penetapan dua tersangka. 

Kedua tersangka, yakni RM (42) warga Boyolali, Jawa Tengah dan FM (61) warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kapolres Bantul AKPB Bayu Puji Hariyanto mengatakan motif RM dan FM melakukan hal itu karena kecewa.

RM dan FM kecewa kepada HM karena bisnis travel haji dan umrah yang dijanjikannya tak kunjung terlaksana.

"Jadi motifnya adanya kekecewaan dari pelaku, yaitu RM dan FM terhadap korban HM karena usaha umrah atau travel haji yang dijanjikan tidak kunjung dilaksanakan," ujarnya, Minggu (1/2/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Bayu mengatakan mulanya RM kecewa dan dendam karena sudah memberikan uang kepada HM senilai Rp 1,2 miliar untuk modal bisnis tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, bisnis tersebut urung terealisasi sampai waktu yang ditetapkan. Setelah itu, mereka sepakat untuk menyelesaikan masalah ini di Yogyakarta. 

RM yang emosi melakukan pemukulan berulang kali kepada HM. Setelah itu, kata dia, korban dibuang di Gumuk Pasir dalam kondisi sekarat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral