Prabowo Tegas soal Arah RI di Tengah Gejolak Polemik Dunia: Tolak Pakta Militer
- tvOnenews - Abdul Gani Siregar
“Saudara-saudara, dengan segala hormat kepada para pakar yang pandai dan pintar, yang punya banyak gelar saya hormati mereka, tapi dunia ini adalah keadaan nyata, bukan keadaan ideal,” ujar Prabowo.
“Saya selalu mengingatkan mengajarkan yang berlaku di dunia ini sekarang adalah yang kuat akan berbuat apa yang mereka kehendaki. Yang lemah akan menderita. Itu yang kita lihat hari ini, kita lihat di mana-mana,” lanjutnya.
Sebagai kepala negara, Prabowo menegaskan tanggung jawab utamanya adalah melindungi keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia. Ia menyadari, menjaga hubungan baik dengan semua pihak bukan perkara mudah, tetapi harus dijalankan demi kepentingan nasional.
“Kadang-kadang gampang untuk kita bilang, gampang kita ngomong, tapi kadang-kadang tidak gampang untuk dilaksanakan. Kadang-kadang hati kita bergejolak, tapi kita harus senyum karena kita sudah memilih akan baik sama semua, untuk melindungi rakyat kita,” katanya.
Prabowo menutup dengan peringatan bahwa Indonesia tidak boleh terjebak pada emosi atau idealisme berlebihan.
Meski tidak menginginkan perang, Indonesia harus selalu siap menghadapi kemungkinan terburuk, terutama karena kekayaan sumber daya alam Nusantara yang rentan menjadi sasaran kepentingan global.
“Kita tidak bisa emosional, kita tidak bisa terlalu idealis karena yang berlaku adalah dunia nyata, Saudara-saudara. Karena kita tidak mau perang. Kita harus siap untuk perang,” tegas dia.
“Kita tidak niat mengancam siapa-siapa tapi selalu mereka ganggu kita. Kenapa Saudara-saudara? Karena Indonesia, Nusantara kita, semua pulau-pulau kita adalah kaya dengan sumber daya alam yang luar biasa,” pungkas Prabowo. (agr/aag)
Load more