GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Kebakaran Terparah, Rita Pasaraya Cilacap Dilalap Api hingga Warga Mengungsi dan Dengar Suara Ledakan Trafo

Kebakaran hebat melanda Rita Pasaraya Cilacap, warga sebut terparah dan sempat mengungsi. Awalnya terdengar ledakan diduga dari trafo listrik.
Selasa, 3 Februari 2026 - 09:45 WIB
Jadi Kebakaran Terparah, Rita Pasaraya Cilacap Dilalap Api hingga Warga Mengungsi dan Dengar Suara Ledakan Trafo
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, tvOnenews.com – Kebakaran hebat melanda pusat perbelanjaan Rita Pasaraya di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (2/2/2026) malam. Warga menyebut peristiwa yang terjadi di Rita Pasaraya Cilacap tersebut menajdi kebakaran terparah yang pernah terjadi di kawasan tersebut, bahkan membuat sejumlah warga terpaksa mengungsi demi keselamatan.

Salah seorang warga yang tinggal di antara deretan pertokoan, Antoni, mengatakan api mulai terlihat sekitar pukul 22.00 WIB, tak lama setelah aktivitas pusat perbelanjaan tiga lantai itu berakhir. Menurutnya, sebagian besar pegawai sudah pulang sekitar pukul 21.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kejadiannya setelah toko tutup. Tidak lama kemudian terdengar suara ledakan,” kata Antoni kepada wartawan, Selasa (3/2/2026) dini hari.

Antoni mengungkapkan, ledakan tersebut diduga berasal dari trafo listrik sebelum api dengan cepat merambat ke toko-toko di sekitarnya. Ia menyebut sejumlah gerai sepatu, stand makanan, toko roti, hingga kios parfum ikut terdampak.

“Njeblug, lalu api merembet ke toko sepatu di sebelahnya, kemudian yang di depan ada stand roti, makanan, parfum, kena semua,” ujarnya.

Menurut Antoni, kebakaran Rita Pasaraya ini menjadi yang paling besar selama dirinya tinggal di Cilacap. “Ini kebakaran terparah,” katanya.

Warga Mengungsi, Permukiman Ikut Terancam

Warga lainnya, Lusi, mengatakan kebakaran sempat memicu kepanikan di permukiman belakang Rita Pasaraya, tepatnya di kawasan Jalan Kokosan. Api yang membesar dan asap tebal membuat sebagian warga memilih keluar rumah dan mengungsi sementara.

“Warga juga sempat ngungsi, terutama yang ada di Jalan Kokosan, belakang Rita Pasaraya,” kata Lusi.

Kepanikan warga bertambah karena lokasi pusat perbelanjaan tersebut berada di kawasan padat bangunan, sehingga dikhawatirkan api merambat ke rumah-rumah penduduk. Petugas pun segera melakukan pengamanan dan meminta warga menjauh dari lokasi demi keselamatan.

Api Menjalar ke Bangunan Sekitar

Ketua Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Cilacap, Mustangin, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 22.15 WIB. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitar pusat perbelanjaan.

“Dua bangunan di sekitarnya ikut terbakar, yaitu toko sepatu dan rumah makan sushi,” ujar Mustangin saat dihubungi, Selasa pagi.

Sejumlah armada pemadam kebakaran dari berbagai unsur diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api. Proses pemadaman berlangsung hingga dini hari mengingat besarnya kobaran api dan banyaknya material mudah terbakar di dalam pusat perbelanjaan.

Pemadaman Masih Berlangsung hingga Pagi

Hingga Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, petugas pemadam kebakaran bersama relawan masih berada di lokasi untuk melakukan pendinginan. Mustangin menyebut, meskipun api sudah berhasil dikendalikan, masih ditemukan beberapa titik api kecil di sejumlah bagian bangunan.

“Masih dilaksanakan pemadaman di beberapa titik api, tapi sudah kecil dan masuk tahap pendinginan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut. Penyebab pasti kebakaran juga masih dalam penyelidikan, meskipun warga menduga insiden diawali oleh ledakan trafo listrik.

Kebakaran Rita Pasaraya ini menjadi perhatian luas masyarakat Cilacap karena pusat perbelanjaan tersebut merupakan salah satu ikon belanja warga dan berada di kawasan strategis. Hingga kini, aparat gabungan masih berjaga di lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman dan tidak terjadi kebakaran susulan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Koreksi harga tersebut membuat pelaku pasar kembali mencermati pergerakan emas domestik di tengah dinamika harga emas global dan nilai tukar rupiah.
KDM Larang Keras Masyarakat Bawa Bayi ke Lokasi Kirab Budaya di Kota Bandung, Ini Alasannya

KDM Larang Keras Masyarakat Bawa Bayi ke Lokasi Kirab Budaya di Kota Bandung, Ini Alasannya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) melarang masyarakat membawa bayi ke lokasi Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026) malam.
Anak di Jabar Menangis Histeris Sebut Nama KDM, Tak Disangka Ini Respons Menohok Dedi Mulyadi: Bawa ke Barak Loh

Anak di Jabar Menangis Histeris Sebut Nama KDM, Tak Disangka Ini Respons Menohok Dedi Mulyadi: Bawa ke Barak Loh

Sebuah video diunggah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi dalam akun instagramnya.
Lama-lama Netizen Mulai Merasa Muak saat Lihat Konten Dedi Mulyadi, Ingatkan Warga Jawa Barat soal Sikap ke KDM

Lama-lama Netizen Mulai Merasa Muak saat Lihat Konten Dedi Mulyadi, Ingatkan Warga Jawa Barat soal Sikap ke KDM

Netizen menyoroti sebuah kebiasaan buruk yang selalu muncul dalam konten Dedi Mulyadi. Netizen mengkritik sikap warga Jawa Barat setiap kali Dedi Mulyadi datang
Cara Licik Daycare Little Aresha Yogyakarta Yakinkan Orang Tua, Pakai Kamar Percontohan, Janjikan 1 Anak 1 Pengasuh

Cara Licik Daycare Little Aresha Yogyakarta Yakinkan Orang Tua, Pakai Kamar Percontohan, Janjikan 1 Anak 1 Pengasuh

Salah satu metode yang digunakan ialah menampilkan ruang contoh dengan fasilitas yang terlihat nyaman dan aman bagi anak-anak.
Polri bersama Petani Jagung Tuban Bersiap Sambut Kehadiran Presiden RI pada Panen Raya

Polri bersama Petani Jagung Tuban Bersiap Sambut Kehadiran Presiden RI pada Panen Raya

Polri bersama petani jagung dan Gapoktan di Kabupaten Tuban bersiap sambut rencana kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Selengkapnya

Viral