GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggaran Gentengisasi Capai Rp1 Triliun, Menkeu Purbaya: Dari Alokasi Anggaran Cadangan MBG

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan anggaran gentenginasasi. Kata Purbaya, bahwa pemerintah akan mengalokasikan anggaran hampir Rp 1 triliun untuk program
Selasa, 3 Februari 2026 - 19:32 WIB
Menkeu Purbaya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan anggaran gentenginasasi. Kata Purbaya, bahwa pemerintah akan mengalokasikan anggaran hampir Rp 1 triliun untuk program usulan Presiden RI Prabowo Subianto yakni gentengisasi.

Untuk diketahui, gentingisasi yakni mengganti atap rumah yang masih menggunakan seng dengan genteng berbahan tanah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gentengisasi enggak sampai Rp 1 triliun," jelas Menkeu Purbaya usai menghadiri acara IBC Indonesia Economic Summit 2026 di Hotel Shangri-La, Selasa (3/2/2026).

Selain itu, ia menyebutkan, anggaran untuk gentengisasi akan berasal dari alokasi anggaran cadangan dan tidak menutup kemungkinan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Ada kemungkinan dari situ, ada kemungkinan dari tempat lain. Tapi cukuplah nggak banyak banyak budget kalau enggak salah anggarannya," beber Purbaya. 

Terlebih, program usulan Presiden Prabowo itu tidak menyasar ke seluruh rumah. Sehingga Purbaya optimis tidak akan menelan anggaran lebih besar.

"Berapa rumah yang pakai seng? itu kan hitungannya kasar sekali. Semua rumah dihitung terus semua rumah diganti, padahal kan yang diganti paling berapa puluh persen diganti yang pakai seng. Jadi harusnya angkanya lebih kecil dari yang anda denger, ini kan masih itungan kasar sekali, bisa dikendalikan angkanya," beber Purbaya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti masih banyaknya rumah di Indonesia yang menggunakan atap berbahan seng.

Padahal atap seng tersebut membuat suhu udara di dalam rumah panas.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

"Salah satu dalam rangka indah, saya lihat, Sudara-sudara, semua kota, semua kota kecamatan, hampir semua desa kita, sekarang maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga bekarat," ucap Prabowo.

Karena menurut Presiden Prabowo, rumah dengan atap seng tersebut merusak keindahan. Rumah dengan atap seng juga merusak daya tarik turis yang akan datang ke Indonesia.

"Indonesia harus indah. Rakyat kita harus bahagia," katanya.

Selain itu seng juga melambangkan degenerasi, bukan lambang kebangkitan. Oleh karena itu ia ingin Indonesia bebas dari rumah yang beratap seng dalam beberapa tahun mendatang.

"Karat itu lambang degenerasi. Kita, saya berharap dalam 2-3 tahun Indonesia tidak akan kelihatan lambang degenerasi. Bukan lambang kebangkitan. Indonesia bangkit. Indonesia harus kuat," katanya.

Untuk itu, Presiden akan menggalakan program Gentengisasi.

Gerakan tersebut yakni untuk mengganti atap rumah yang masih menggunakan seng dengan genteng berbahan tanah.

Presiden mengajak para kepala daerah untuk menyukseskan program tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi saudara-saudara, kita akan bantu saudara sebelum gentengisasi, sesudah gentengisasi. Ini serius ya, Bupati Wali Kota yang tidak mau kotanya indah, terserah, yang mau ayok bersama kita bikin kotamu indah, bikin kecamatanmu indah, bikin desamu indah," pungkasnya.

Untuk mempercepat proyek tersebut, kata Prabowo, nantinya koperasi desa merah putih yang ada di seluruh Indonesia akan dilengkapi dengan pabrik genteng. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akun Sosial Media Diduga Milik Pelaku Pembunuhan Pelajar SMP di Kampung Gajah Bandung Jadi Sorotan, Sering Repost dan Komentari Kutipan Galau

Akun Sosial Media Diduga Milik Pelaku Pembunuhan Pelajar SMP di Kampung Gajah Bandung Jadi Sorotan, Sering Repost dan Komentari Kutipan Galau

Akun sosial media diduga milik pelaku pembunuhan pelajar SMP di Bandung menjadi sorotan. 
YouTube Down Secara Global, Pengguna Indonesia Juga Tidak Bisa Akses

YouTube Down Secara Global, Pengguna Indonesia Juga Tidak Bisa Akses

YouTube down pagi ini Rabu (18/2/2026) secara global termasuk pengguna di Indonesia yang tidak bisa mengakses.
1.842 Hektare Sawah di Grobogan Terendam Banjir, Pemprov Jateng Kawal Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

1.842 Hektare Sawah di Grobogan Terendam Banjir, Pemprov Jateng Kawal Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

Sedikitnya 1.842 hektare sawah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terendam banjir yang terjadi pada Senin, 16 Februari 2026.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Komisi VIII Pastikan Timwas Haji 2026 Sudah Dibentuk, Nama Ketua Belum Ditentukan

Komisi VIII Pastikan Timwas Haji 2026 Sudah Dibentuk, Nama Ketua Belum Ditentukan

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, mengungkapkan parlemen telah membentuk Tim Pengawas (Timwas) Haji 2026 yang akan mengawal seluruh tahapan pelaksanaan haji, mulai dari keberangkatan hingga layanan di Arab Saudi.
Wacana Umroh Via Asrama Haji, DPR Nilai Tidak Tepat Bagi Jemaah Mandiri

Wacana Umroh Via Asrama Haji, DPR Nilai Tidak Tepat Bagi Jemaah Mandiri

Ia menegaskan, konsep asrama haji justru dirancang untuk memastikan pengawasan dan pelayanan terhadap jemaah yang memerlukan pendampingan

Trending

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Betrand Peto ungkap perbandingan saat dirinya tinggal dengan Sarwendah dan Ruben Onsu. Seperti apa? Simak informasi selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026. Dari SKB 3 Menteri, tidak ada Libur Nasional & Cuti Bersama pada Rabu, 18 Februari 2026.
Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Tips puasa Ramadhan ala Ade Rai, hindari makan bahan ini saat sahur dan berbuka, tubuh akan sehat dan badan ideal.
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT