News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Kejadian Memilukan, Anak SD di NTT yang Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Sempat Mengeluh Pusing dan Tak Mau Berangkat Sekolah

Sebelum kejadian memilukan terjadi, anak kelas IV SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu sempat mengeluh pusing dan tak mau berangkat sekolah. 
Rabu, 4 Februari 2026 - 10:25 WIB
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Sebelum kejadian memilukan terjadi, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu sempat mengeluh pusing dan tak mau berangkat sekolah. 

Hingga pada akhirnya, anak 10 tahun berinisial YBR itu ditemukan gantung diri di pohon cengkeh pada (29/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disclaimer, Peringatan (trigger warning): Artikel ini mengandung konten kekerasan eksplisit yang dapat memicu kondisi emosi dan mental pembaca. Kami menyarankan Anda tidak meneruskan membacanya jika mengalami kecemasan dan mempertimbangkan untuk meminta bantuan profesional.

Saat ditemukan, YBR mengenakan kaos olahraga. Selain itu, ditemukan juga sepucuk surat yang ditulis YBR untuk ibunya. Peristiwa ini pun sontak menjadi perhatian publik. 

Ibu YBR, Maria, menceritakan rentetan kejadian yang terjadi sebelum anaknya memilih untuk mengakhiri hidupnya. 

Dia menyebut anaknya sempat mengeluh pusing dan tidak mau berangkat sekolah. Akan tetapi, dia tetap menyuruh YBR ke sekolah agar tidak ada pelajaran yang terlewat.

Hari berlalu, Maria menganggap anaknya pergi ke sekolah keesokan harinya. Namun, ternyata, YBR malah ditemukan meninggal dunia.

“Saya kaget ada kabar dari tetangga, saya pikir ada pergi sekolah,” katanya, Selasa (3/2/2026).

YBR diketahui tidak tinggal dengan ibunya, melainkan dengan neneknya di sebuah pondok. 

Ibu YBR merupakan orang tua tunggal. Dia bekerja banting tulang sebagai petani dan pekerja serabutan untuk menghidupi lima orang anaknya termasuk korban yang dinyatakan telah meninggal dunia.

Sementara itu, ayah YBR diketahui sudah belasan tahun pergi merantau ke Kalimantan dan tak pernah kembali. 

Kondisi ekonomi seperti inilah yang membuat pengasuhan anak menjadi terpisah-pisah. 

Isi Surat Anak Kelas IV SD di NTT yang Ditemukan Bunuh Diri

Surat yang ditulis YBR untuk ibunya menjadi sorotan publik. Menggunakan bahasa Bajawa, YBR menyampaikan pesan terakhir agar ibunya tidak sedih dan tidak perlu mencarinya.

Apabila diterjemahkan ke bahasa Indonesia, inilah isi surat yang ditulis YBR:

Surat buat Mama
Mama saya pergi dulu
Mama relakan saya pergi
Jangan menangis ya Mama
Tidak perlu Mama menangis atau mencari saya
Selamat tinggal Mama

Tak hanya itu saja, ada juga sebuah gambar anak laki-laki yang sedang menangis di surat tersebut. 

Menko PM: Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Jadi Cambuk Semua Pihak

Terkait peristiwa memilukan ini, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akhirnya buka suara. 

Menurut dia, kasus anak SD berusia 10 tahun yang bunuh diri karena tidak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu harus menjadi cambuk bagi semua pihak.

“Ya ini harus menjadi cambuk ya,” katanya, Selasa (3/2/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyebut peristiwa ini harus menjadi pengingat agar semua pihak membuka diri untuk mudah dimintai tolong oleh siapa pun.

“Kita juga harus cari akar masalah frustasi sosial itu sudah sejauh mana,” pungkasnya. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Tegas Kuasa Hukum Ruben Onsu setelah Tahu Betrand Peto Diduga pernah Ditampar: Bisa Perjuangkan Hak Asuh

Respons Tegas Kuasa Hukum Ruben Onsu setelah Tahu Betrand Peto Diduga pernah Ditampar: Bisa Perjuangkan Hak Asuh

Tak diduga oleh kuasa hukum Ruben Onsu yang mengetahui unggahan Betrand Peto soal dimasa lalu, waktu tinggal bersama Sarwendah. Ia menilai bisa jadi peluang
Jepang Gagalkan Belanda, Wakil Asia Lanjutkan Rekor Mentereng di Piala Dunia 2026

Jepang Gagalkan Belanda, Wakil Asia Lanjutkan Rekor Mentereng di Piala Dunia 2026

Wakil Asia menunjukkan performa menjanjikan pada awal perhelatan Piala Dunia 2026. Pasalnya belum ada satu pun tim Asia yang menelan kekalahan, menyusul hasil imbang Jepang vs Belanda pada Senin (15/6/2026).
Piala Dunia 2026: Pahlawan Timnas Jepang Lakukan Hal Nekat saat Hadapi Belanda, Bintang Samurai Biru Main Penuh Resiko Sepanjang Laga

Piala Dunia 2026: Pahlawan Timnas Jepang Lakukan Hal Nekat saat Hadapi Belanda, Bintang Samurai Biru Main Penuh Resiko Sepanjang Laga

Keito Nakamura menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian saat Jepang menghadapi Belanda pada laga Grup F Piala Dunia 2026.
Presiden Jerman Mendarat di Jakarta, Bawa Misi Perkuat Investasi, Energi dan Kemitraan Strategis

Presiden Jerman Mendarat di Jakarta, Bawa Misi Perkuat Investasi, Energi dan Kemitraan Strategis

Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier tiba di Indonesia, Senin (15/6/2026), membawa agenda strategis untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ramalan Shio 16 Juni 2026: Keuangan 12 Shio di Hari Selasa, Ini yang Harus Lebih Cermat Soal Uang

Ramalan Shio 16 Juni 2026: Keuangan 12 Shio di Hari Selasa, Ini yang Harus Lebih Cermat Soal Uang

Ramalan shio keuangan 16 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka hoki 12 shio. Cek shiomu sekarang, siapa yang harus lebih cermat soal uang hari Selasa ini!
Pelatih Jepang Ungkap Biang Kerok Gagal Menang dari Belanda di Piala Dunia 2026

Pelatih Jepang Ungkap Biang Kerok Gagal Menang dari Belanda di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengungkapkan biang kerok Samurai Biru gagal menang saat melawan Belanda di Piala Dunia 2026.

Trending

10 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara karena Bakal Dilintasi Presiden Jerman

10 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara karena Bakal Dilintasi Presiden Jerman

Inilah 10 ruas jalan di Jakarta yang ditutup sementara karena bakal dilintasi Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier pada Senin (15/6/2026) pagi.
Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Maarten Paes terancam kehilangan posisi utama di Ajax setelah klub Belanda itu dikabarkan incar kiper Inter Milan. Bagaimana nasib kiper Timnas Indonesia itu?
Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Seorang wanita berinisial S (41) menggegerkan warga, usai ditemukan tak sadarkan diri di Lapangan Kaulinan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat pada Kamis (11/6/2026).
Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Membantai Curacao dengan tujuh gol jadi kedua kalinya sepanjang keikutsertaan Jerman di ajang bergengsi Piala Dunia, dimana Brasil jadi korban pertama mereka.
Presiden UEFA Dikecam 13 Federasi Dunia Imbas Kritik Format Piala Dunia 2026 yang Dianggap Terlalu Gemuk

Presiden UEFA Dikecam 13 Federasi Dunia Imbas Kritik Format Piala Dunia 2026 yang Dianggap Terlalu Gemuk

Kritik Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, terhadap format baru Piala Dunia 2026 memicu gelombang protes. Sebanyak 13 federasi sepak bola dunia beri kecaman.
Jadwal UFC White House Berubah, Imbas Badai di Washington DC Hari Ini

Jadwal UFC White House Berubah, Imbas Badai di Washington DC Hari Ini

Jadwal UFC White House terpaksa berubah dan mundur pelaksanaannya imbas cuaca buruk di Washington DC, Amerika Serikat.
Dua Lurah Sewa PSK hingga Pesta Miras di Kantor Kelurahan, Ribut Gara-gara Bayaran Tak Sesuai Janji

Dua Lurah Sewa PSK hingga Pesta Miras di Kantor Kelurahan, Ribut Gara-gara Bayaran Tak Sesuai Janji

Lurah Poasia meminta seorang pria bernama Jimardin untuk mencarikan dua perempuan yang akan menemani mereka berpesta miras sekaligus melayani hubungan badan.
Selengkapnya

Viral