Kematian Mantan Istri Polisi di Medan Janggal, Keluarga Menduga Ada Penganiayaan
- tim tvOne/Ahmidal Yauzar
Medan, tvOnenews.com - Kasus mantan istri polisi berinisial W (30) di Kota Medan yang dinyatakan meninggal akibat bunuh diri dengan pistol menguak fakta terbaru dari pihak keluarga. Ayah korban, Sanalu Gowasa mengungkap sejumlah kejanggalan pada kondisi jenazah putrinya.
Sanalu melihat, ada memar pada bagian leher dan beberapa bagian tubuh korban. Berdasarkan kondisi itu, ia menduga anaknya mengalami penganiayaan sebelum meninggal dunia.
“Kami tidak terima kalau anak saya dibilang bunuh diri. Kami menduga ada penganiayaan,” kata Sanalu, Kamis (6/8/2026).
Sanalu menjelaskan, dirinya mendapat kabar pertama kali kematian anaknya dari adik korban pada, Senin kemarin. Saat itu, adiknya menyatakan jika anaknya meninggal akibat sakit jantung setelah dirawat selama seminggu di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
“Saya waktu itu bertanya, bukannya anak saya di Jakarta. Adiknya bilang kalau dia sudah dijemput mertuanya ke Medan,” jelas Sanalu.
Setelah kabar itu, Sanalu bergegas menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara. Namun saat itu petugas rumah sakit tidak mengizinkan dirinya melihat jenazah karena harus izin ke Polsek Medan Helvetia.
Pada esoknya, Sanalu kembali ke rumah sakit dan diperbolehkan melihat jenazah anaknya.
“Di situ saya kaget karena menurut saya ini bukan meninggal karena penyakit. Saat itu saya hanya diperlihatkan bagian wajah dan saya melihat wajah anak saya memar-memar,” ungkapnya.
Sanalu juga mengaku saat itu tidak menerima kesimpulan yang menyebut putrinya diduga bunuh diri menggunakan pistol. Menurutnya kondisi jenazah yang dilihatnya tidak sesuai dengan dugaan tersebut.
“Ada lubang di bagian kepala, tetapi saya menduga itu bukan bekas peluru. Ada jahitan di sana. Rambutnya juga tidak terbakar,” ucapnya.
Berdasarkan hasil temuan itu, Sanalu akan membuat laporan ke Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara setelah menerima hasil autopsi.
Sebelumnya, kepolisian menyatakan seorang perempuan berinisial W ditemukan tewas diduga bunuh diri menggunakan pistol milik suaminya, Bripka IH di Perumahan Bumi Asri, Kota Medan, Minggu (2/8/2026).
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, hasil autopsi menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban. Luka yang ditemukan hanya luka tembak di bagian kepala.
Load more