Terungkap Watak Asli dan Keseharian YBR, Anak SD yang Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis
- Istimewa
tvOnenews.com - Kisah yang memilukan datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT), dimana seorang anak kelas IV SD berinisial YBR ditemukan bunuh diri di pohon cengkeh pada Kamis (29/1/2026).
Seorang anak SD berusia 10 tahun yang berasal dari Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT. Ia tinggal bersama sang nenek yang berusia 80 tahun.
YBR ditemukan dengan mengenakan kaos olahraga, bersama sepucuk surat yang ditulis YBR untuk ibunya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada, Elisius Kletus Watungadha mengungkapkan karakter serta keseharian YBS selama hidupnya.
Dalam program acara Kabar Siang, tvOne Elisius Kletus mengungkapkan berdasarkan informasi yang didapatkan, YBS merupakan anak yang supel, ceria dan mudah bergaul.
Karena keterbatasan ekonomi, ia jarang membawa bekal ke sekolah. YBS kerap dibantu oleh teman dan guru yang berada di sekolahnya dengan saling berbagi makanan.
“Dalam kesehariannya di sekolah jarang membawa bekal. Kalaupun membawa bekal, bekalnya dalam bentuk ubi-ubian,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada, Elisius Kletus Watungadha pada program acara Kabar Siang, tvOne, Rabu (4/2/2026).
“Kebetulan program MBG belum masuk ke sekolah ini. Teman-teman sekolahnya bapak ibu guru sering membagi bekal-bekal mereka kepada anak ini,” sambungnya.
Dalam kesehariannya, ia tinggal di sebuah gubuk yang berada di kebun bersama neneknya. Namun, anak berusia 10 tahun ini tidak tinggal dengan ibunya.

- Istimewa
Untuk membantu perekonomian keluarga, anak tersebut juga kerap berjualan sayur dan kayu kepada masyarakat sekitar.
“Saat saya ketemu dengan masyarakat sekitar, bagaimana keseharian anak ini (YB) di luar jam sekolah karena anak ini tidak tinggal bersama ibu kandungnya. Anak ini tinggal bersama neneknya yang ada di kebun dengan rumah pondok, semacam gubuk yang berada di kebun,” jelasnya.
“Untuk bisa memenuhi kehidupan keseharian, selain pertanian anak ini suka menjual bahan-bahan hasil pertanian termasuk sayur-sayuran dan kayu-kayu kepada masyarakat sekitar untuk membantu membiayai kehidupan mereka sehari-hari,” lanjutnya menjelaskan.
Load more