News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena terpukul dan sedih adanya tragedi anak SD bunuh diri di Ngada, NTT. Ia menyebut ada faktor kegagalan Pemda.
Kamis, 5 Februari 2026 - 03:30 WIB
Gubernur NTT, Melki Laka Lena terpukul atas tragedi anak SD bunuh diri di Ngada
Sumber :
  • Kolase Antara/Kornelis Kaha & Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena sedih mendengar kabar seorang anak SD bunuh diri di Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).

Korban merupakan anak berusia 10 tahun duduk di kelas IV SD di sekolah di Kabupaten Ngada, NTT. Siswa SD itu ditemukan bunuh diri secara gantung diri di sebuah dahan pohon cengkeh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melki mengaku sangat terpukul dan gagal adanya tragedi anak SD bunuh diri. Ia pun langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) Ngada setelah adanya peristiwa pilu itu.

"Sejak mendengar peristiwa ini, kami segera berkoordinasi dengan teman-teman di Kabupaten Ngada, termasuk bupati, wakil bupati, dan jajaran. Ini peristiwa yang memukul rasa kemanusiaan kita semua. Saya sangat terganggu dan merasa sedih," ujar Melki melalui saluran Program Kabar Utama tvOne, Kamis (5/2/2026).

Kabar Anak SD Bunuh Diri di Ngada Bikin Heboh Publik

Kisah Detik-detik Memilukan Siswa SD Akhiri Hidupnya Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis
Kisah Detik-detik Memilukan Siswa SD Akhiri Hidupnya Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis
Sumber :
  • istimewa

Lanjut, Gubernur NTT itu telah mengetahui tragedi siswa SD gantung diri mengguncang publik. Bahkan menjadi pusat perhatian serius bagi masyarakat Indonesia.

Dengan suara bergetar, Melki menambahkan, tragedi tersebut juga menghebohkan warga NTT. Ia tidak menyangka peristiwa ini berakhir pilu karena dialami oleh seorang bocah baru berusia 10 tahun.

"Karena ini baru pertama saya alami semenjak menjadi gubernur hampir setahun ini," ungkapnya.

Tragedi kemanusiaan ini langsung mengundang perhatian pemerintah pusat. Ia terus dihubungi oleh sejumlah menteri hingga instansi di pusat untuk meminta keterangan atas kasus YBS.

"Akhirnya saya meminta ada teman-teman saya sendiri di luar jalur pemerintah ada juga turun ke lapangan mengecek kondisi yang terjadi," lanjutnya.

Gubernur NTT Akui Pemerintah Pemprov dan Pemda Gagal Deteksi Warga Miskin

Gubernur NTT, Melki Laka Lena bicara tragedi anak SD bunuh diri di Ngada
Gubernur NTT, Melki Laka Lena bicara tragedi anak SD bunuh diri di Ngada
Sumber :
  • tvOneNews

Ia mengakui Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dan Pemerintah Daerah (Pemda) telah gagal. Ia menyoroti adanya sistem pendataan pada warga kategori masyarakat miskin yang carut-marut.

Ia mendengar beberapa informasi bahwa kondisi keluarga korban berasal dari kategori miskin. Sementara, mereka juga sempat tinggal di Kecamatan Nagaroro, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Selepas itu, korban bersama empat saudara dan orang tuanya berpindah ke Kecamatan Jerebuu, Ngada, NTT. Ia mengaku ada kelengahan pendataan terhadap kepindahan keluarga tersebut.

Keluarga korban tidak memperoleh bantuan sosial (bansos) dari Pemda. Sebab, tidak adanya proses administrasi perpindahan KTP dari Nagaroro ke Jerebuu.

"Waktu perpindahan ini memang tidak disertai dengan data kependudukan yang dibutuhkan dan itu mengakibatkan dalam waktu-waktu mereka pindah di Jerebuu ini, akses terhadap bantuan pemerintah tidak mereka dapatkan karena personal administrasi yang KTP-nya belum dipindahkan ke Kabupaten tetangga," jelasnya.

Menurutnya, tidak ada yang menangani proses administrasi perpindahan menjadi problem serius. Tragedi ini merupakan pukulan telak bagi seluruh perangkat pemerintah di NTT.

"Itu kita gagal bersama-sama, gagal berjamaah untuk mendeteksi kejadian kayak begini itu harusnya bisa dibantu atau kita tolong. Terus terang, saya terpukul dan sedih karena faktor-faktor ini," bebernya.

Ia mengatakan, soal korban diduga bunuh diri karena tak bisa membeli alat tulis, ini berkaitan dengan kegagalan pendeteksian terhadap warga miskin di kawasannya.

"Dan saya mendengar ini bukan kejadian pertama. Bagi Pemda Ngada ini biasa, tapi buat kita ataupun saya yang baru pertama, saya merasa cukup terganggu kok masih ada kayak begini terjadi di Provinsi NTT," imbuhnya.

Gebrakan Pemprov NTT Sikapi Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di Ngada

Di kesempatan lain, Melki mengatakan Pemprov NTT akan membuat gebrakan. Pihaknya siap memberikan bantuan pembangunan rumah layak huni untuk keluarga miskin khususnya keluarga korban.

"kita dari provinsi akan melihat agar membantu membangun rumah layak huni. Paling penting adalah membangun sistem sosial yang kuat dan dikerjakan bersama," terang Gubernur NTT itu kepada awak media di Kupang, Rabu (4/2/2026).

Ia hanya mengharapkan tragedi tersebut tidak terulang lagi. Karena sudah terjadi, Pemprov tanggung jawab menyelesaikan perkara ini.

"Termasuk pemakaman dan urusan adat," lanjutnya.

Fakta Terbaru Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di Ngada NTT

Isi surat wasiat ditulis anak SD yang bunuh diri di Ngada, NTT
Isi surat wasiat ditulis anak SD yang bunuh diri di Ngada, NTT
Sumber :
  • Istimewa

Sementara, polisi mengungkap fakta terbaru atas tragedi siswa kelas IV SD ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di Ngada, NTT.

Polisi sempat menemukan sebuah secarik surat perpisahan ditulis oleh korban. Isi surat tersebut mengungkapkan kekecewaan bocah SD tersebut kepada orang tuanya.

Kapolres Ngada, AKBP Andrey Valentino mengatakan, motif korban bunuh diri sebelumnya diduga karena tak mampu membeli buku dan pena seharga kurang Rp10 ribu. Berdasarkan hasil penyelidikan, pemicu gantung diri akibat adanya tekanan psikologis korban.

"Fakta di lapangan bukan karena alat tulisnya, melainkan sering dinasihati oleh orang tuanya," kata Andrey, Rabu (4/2/2026).

Ia menuturkan, psikologis korban diduga mengalami tekanan karena hal itu. Sebab, YBS sempat beberapa kali tidak masuk sekolah dalam satu minggu.

"Dengan alasan sakit," tambahnya.

Andrey menduga nasihat dari orang tuanya menimbulkan kesalahpahaman. Hal itu terjadi setelah korban dinasihati agar tidak main hujan guna menghindari sakit memicu tidak masuk sekolah.

"Mungkin yang namanya orang tua memberikan nasihat, penerimaan anaknya mungkin merasa tersinggung atau bagaimana. Jadi ceritanya bukan karena alat tulis tetapi karena sering dinasihati oleh ibunya mengenai pemberian nasihat tersebut," paparnya.

Merujuk dari penguatan hasil visum, polisi meyakini tidak adanya indikasi kekerasan dialami tubuh korban. Melalui hasil penyelidikan, polisi tidak menemukan motif perundungan di lingkungan sekolah.

"Kita dapat menyimpulkan bahwa ini memang murni dari niatan si korban itu sendiri untuk mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu," tegas Kapolres Ngada itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, polisi terus melakukan penyelidikan. Hal ini mengingat secarik surat perpisahan ditulis korban kepada ibunya mengundang kesedihan di ruang publik.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral