Guru Sempat Melihat Buku dan Pulpen Anak SD di NTT yang Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Sebut Korban Masih Mengerjakan Tugas Sekolah
- Tangkapan layar
Saat ditanya apakah ada dugaan bullying, dia memastikan dugaan itu tidak ada.
“Kalau tentang bully-an bersama teman-teman dalam kelas itu tidak ada,” terangnya.
Ketika ditanya soal buku dan pulpen, berdasarkan pengamatan Bonivasius, YBR masih membawa alat tulisnya ke sekolah beberapa hari sebelum kejadian memilukan ini terjadi.
“Kalau mengenai perlengkapan alat tulis, selama ini yang saya lihat itu ada. Buku tulis, bolpoin, lengkap. Hari Rabu sebelum kejadian itu saya sebagai wali kelas kasih pembelajaran di kelas anak itu ada buku dan pulpen, bahkan mengerjakan tugas,” ucapnya.
Bonivasius menyebut YBR tidak pernah menceritakan masalah yang terjadi di rumahnya. Akan tetapi, yang dia tahu, YBR selalu terlihat ceria di kelasnya. (nsi)
Load more