News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Menlu Hassan Wirajuda Soal Kritik Board of Peace: Informasi Publik Belum Utuh, Jangan Tergesa Menghakimi

Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan atau menghakimi sebuah inisiatif diplomatik yang masih berada pada tahap awal pembentukan.
Kamis, 5 Februari 2026 - 10:52 WIB
Mantan Menteri Luar Negeri RI, Hassan Wirajuda
Sumber :
  • dok.Setpres

Jakarta, tvOnenews.com — Mantan Menteri Luar Negeri RI, Hassan Wirajuda, menilai derasnya kritik terhadap keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) tidak lepas dari minimnya informasi yang diterima publik.

Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan atau menghakimi sebuah inisiatif diplomatik yang masih berada pada tahap awal pembentukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Hassan, BoP hingga kini masih dalam fase embrional sehingga peran, mekanisme kerja, serta dampaknya belum sepenuhnya terlihat ke permukaan. Dalam kondisi tersebut, penilaian yang dibangun tanpa informasi menyeluruh berpotensi melahirkan kesimpulan yang keliru.

“Proses Board of Peace ini kan masih awal, jadi juga kita mesti lebih terbuka untuk jangan tergesa-gesa menilai. Apalagi kalau kita hanya mendasarkan pada informasi yang tidak cukup utuh,” ujar Hassan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (5/2/2026).

Hassan menyampaikan hal itu usai mengikuti pertemuan Presiden RI, Prabowo Subianto, dengan para mantan menteri luar negeri, akademisi, dan pakar politik internasional.

Ia mengapresiasi langkah Prabowo yang secara langsung memberikan penjelasan komprehensif mengenai posisi dan kontribusi Indonesia dalam Board of Peace.

Dalam forum tersebut, Hassan mengungkapkan Prabowo memaparkan secara rinci latar belakang pembentukan BoP, proses keterlibatan Indonesia, serta peran konkret yang akan dijalankan Indonesia di dalamnya.

“Pertemuan ini memberikan kepada kita semua penjelasan yang lebih utuh tentang apa yang disebut dengan Board of Peace, apa kontribusi kita,” tambahnya.

Ia menilai pertemuan tersebut sangat penting, terutama bagi kalangan akademisi dan pengamat politik luar negeri yang selama ini hanya memperoleh gambaran terbatas terkait Board of Peace.

Hassan mengakui, pemahaman publik kerap terbentuk dari potongan informasi di media massa dan media sosial, yang belum tentu mencerminkan keseluruhan konteks kebijakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Hassan memahami keterbatasan informasi tersebut mengingat diplomasi internasional pada dasarnya mengandung aspek kerahasiaan yang tidak selalu dapat dibuka ke ruang publik.

“Karena itu, ini satu kesempatan berharga bahwa sore ini, kita mendapat pencerahan dan banyak informasi yang tidak kita ketahui,” pungkas Hassan. (agr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Khofifah Bagi BBM Gratis untuk 200 Pengemudi Ojek Online

Gubernur Khofifah Bagi BBM Gratis untuk 200 Pengemudi Ojek Online

Gubernur Khofifah bagikan BBM Pertalite gratis ke 200 pengemudi ojol.
Yeum Hye-seon Resmi Kembali ke Indonesia, Sahabat Megawati Hangestri Jumpa Fans Lagi Bulan Ini

Yeum Hye-seon Resmi Kembali ke Indonesia, Sahabat Megawati Hangestri Jumpa Fans Lagi Bulan Ini

Setter Red Sparks, Yeum Hye-seon yang juga merupakan sahabat Megawati Hangestri akan kembali ke Indonesia untuk melakukan jumpa fans di tanah air.
Layanan nomor #1 Sewa Kapal dengan Phinisi Trip Indonesia di Taman Nasional Komodo

Layanan nomor #1 Sewa Kapal dengan Phinisi Trip Indonesia di Taman Nasional Komodo

Kalau kamu pernah membayangkan dunia prasejarah yang masih hidup sampai sekarang, jawabannya ada di Taman Nasional Komodo. Terletak di wilayah Nusa Tenggara Timur, kawasan ini bukan sekadar destinasi wisata biasa, tapi juga situs warisan dunia UNESCO yang menyimpan kekayaan alam luar biasa
Atasi Kemacetan Mengkreng, Bupati Kediri, Jombang, dan Nganjuk Berkolaborasi Susun Rencana Pembangunan Flyover

Atasi Kemacetan Mengkreng, Bupati Kediri, Jombang, dan Nganjuk Berkolaborasi Susun Rencana Pembangunan Flyover

Upaya mengurai kemacetan kronis di kawasan Simpang Tiga Mengkreng terus didorong. Tiga kepala daerah, yaitu Kediri, Jombang, dan Nganjuk, berkolaborasi mengusulkan pembangunan flyover sebagai solusi jangka panjang.
Red Sparks Ketar-ketir, Empat Pemain Inti Resmi Berstatus Free Agent KOVO, Salah Satunya Jadi Rebutan Klub Besar

Red Sparks Ketar-ketir, Empat Pemain Inti Resmi Berstatus Free Agent KOVO, Salah Satunya Jadi Rebutan Klub Besar

Red Sparks menjadi tim yang paling terdampak setelah empat pemain kuncinya masuk daftar free agent, situasi yang membuat posisi tim semakin rentan dan dinilai.
Red Sparks Ketar-ketir, Empat Pemain Inti Resmi Berstatus Free Agent KOVO, Salah Satunya Jadi Rebutan Klub Besar

Red Sparks Ketar-ketir, Empat Pemain Inti Resmi Berstatus Free Agent KOVO, Salah Satunya Jadi Rebutan Klub Besar

Red Sparks menjadi tim yang paling terdampak setelah empat pemain kuncinya masuk daftar free agent, situasi yang membuat posisi tim semakin rentan dan dinilai.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral