News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua PN Depok Diringkus KPK, MA Bicara Soal Sanksi Terberat

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua, Bambang Setyawan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Minggu, 8 Februari 2026 - 02:00 WIB
Berita Foto: KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Suap Sengketa Lahan di PN Depok
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua, Bambang Setyawan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Mahkamah Agung (MA) turut merespons penangkapan hakim yang dilakukan oleh KPK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru bicara MA, Yanto mengatakan pihaknya segara melakukan rapat pimpinan (rapim) merespons penangkapan hakim tersebut.

Ia menyebut rapim yang akan langsung dipimpin oleh Ketua MA, Sunarto akan berlangsung pada Senin (9/2/2026).

"Karena Sabtu Minggu ini libur, mungkin Senin itu baru Rapim, mungkin nanti bersama pak Ketua. Termasuk press rilis baru di hari Senin," kata Yanto kepada awak media, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Yanto menjelaskan pihaknya tengah menimbang langkah sanksi yang akan dijatuhkan kepada kedua hakim yang ditangkap KPK.

Menurutnya sanksi terberat berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

"Ya sanksinya mesti diberhentikan dengan tidak hormat," kata Yanto kepada awak media, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Di sisi lain, Yanto menjelaskan MA turut berterima kasih atas kinerja KPK yang telah mengungkap dugaan suap di PN Depok.

Menurutnya MA menegaskan akan mendukung langkah hukum yang dilakukan KPK.

"Pimpinan berterima kasih kepada KPK telah membantu bersih-bersih. Terima kasih kan karena instruksi Pak Ketua jelas toh tidak boleh ada transaksional sekecil apapun," katanya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok sebagai tersangka terkait penerimaan suap dalam pengurusan sengketa lahan.

Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua Bambang Setyawan diduga telah menerima aliran dana dari PT Karabha Digdaya atau KD untuk mempercepat eksekusi lahan yang berada di Tapos, Depok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain keduanya, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya yaitu YON selaku Juru sita PN Depok, TRI yang merupakan Direktur Utama PT Karabha Digdaya dan BER Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya.

"Berdasarkan kecukupan alat bukti dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan hadiah atau janji dalam pengurusan sengketa lahan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, KPK menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan lima orang tersangka," ucap Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu saat jumpa pers, Jumat (6/2/2026).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Disadap, Gerindra Puji Ketegasan Kapolri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Presiden Disadap, Gerindra Puji Ketegasan Kapolri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Partai Gerindra mengapresiasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang membongkar kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Sugiat -
BMW China Dikabarkan PHK 1.800 Karyawan, Penjualan Mobil Anjlok 21,8 Persen

BMW China Dikabarkan PHK 1.800 Karyawan, Penjualan Mobil Anjlok 21,8 Persen

BMW dikabarkan mulai memangkas sekitar 1.800 karyawan di China pada Senin (2/11/2026) kemarin. Jumlah tersebut setara dengan 10 persen dari total tenaga kerjanya.
Pernyataan Habib Bahar soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli, Singgung Konser Kanye West

Pernyataan Habib Bahar soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli, Singgung Konser Kanye West

Habib Bahar bin Smith menyampaikan pernyataannya soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo, Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar menyebut ada sebab dan alasannya.
Polda Metro Petakan Masalah Kampung Boncos, Ingin Ubah Stigma Sarang Narkoba Jadi Kampung Bersinar

Polda Metro Petakan Masalah Kampung Boncos, Ingin Ubah Stigma Sarang Narkoba Jadi Kampung Bersinar

Polda Metro melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di Kampung Boncos atau yang dikenal dengan Kampung Narkova, di Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu -
Sedang Berlangsung! Persib Hadapi Melbourne Victory di ACL 2

Sedang Berlangsung! Persib Hadapi Melbourne Victory di ACL 2

Persib Bandung menghadapi Melbourne Victory di ACL Two. Balsa Sekulic menjadi starter, sementara Marc Klok memulai laga dari bangku cadangan dalam duel penting ini.
Istana Belum Ketahui Siapa Dalang Utama di Balik Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Istana Belum Ketahui Siapa Dalang Utama di Balik Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Pihak Istana belum mengetahui siapa dalang utama di balik dugaan penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Pemerintah masih menunggu hasil proses penyidikan kepolisian untuk mengetahui siapa pihak yang berada di balik dugaan penyadapan tersebut.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral