News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sanksi Adat Toraja untuk Pandji Diringankan, Tokoh Budaya: Alasannya karena Ketidaktahuan

Pandji Pragiwaksono telah menjalani sanksi adat setelah dirinya jadi sorotan karena menyampaikan materi stand up comedy yang dinilai menghina masyarakat Toraja.
Rabu, 11 Februari 2026 - 14:40 WIB
Komika Pandji Pragiwaksono (kanan) setelah menjalani upacara adat Toraja
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Komika Pandji Pragiwaksono telah menjalani sanksi adat di Toraja karena dinilai menghina kebudayaan itu dalam salah satu materi stand up comedy-nya tahun 2013.

Upacara untuk memberikan sanksi adat dilakukan langsung di Toraja. Pandji hadir ditemani oleh kuasa hukumnya, Haris Azhar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menjalani upacara, Pandji juga dikenai sanksi memberikan satu ekor babi dan lima ekor ayam yang memiliki bulu berbeda sesuai yang sudah ditentukan oleh hakim adat.

Selain menjalani proses upacara, Pandji juga mengikuti sesi tanya jawab bersama perwakilan dari 32 wilayah adat Toraja.

Di kesempatan itulah, kedua pihak yang sempat bertikai saling berdialog dan memahami sudut pandang satu sama lainnya.

Diketahui, sanksi adat yang harus dijalani komika tersebut tergolong ringan. Tokoh Budaya Toraja, Daud Arung Pangarungan menjelaskan alasannya karena Pandji bukan orang Toraja.

Selain itu, bapak dua anak tersebut mengaku tidak mengetahui banyak tentang salah satu adat di Sulawesi Selatan tersebut dan membaca literatur yang salah.

"Dari pengakuan Pandji sendiri bahwa dia mendapat literatur literasi dari beberapa literatur yang mungkin tidak dapat dipertanggungjawabkan, dia tidak mengkajinya secara mendalam sehingga membawa adat dan budaya tradisi Toraja itu menjadi stand up comedy," katanya menambahkan.

Sebelum viral sampai ke masyarakat Toraja, komika tersebut sempat membahas soal kebudayaan itu pada tahun 2013 dan dibahas kembali tahun 2023.

Hal ini, kata Daud, telah membuat keresahan pada masyarakat adat. Mereka merasa kebudayaannya telah dihina.

Masyarakat yang kecewa kemudian menuntut untuk pemberian sanksi kepada sang komika serta melakukan dialog.

Setelah dilakukan dialog bersama dengan masyarakat adat, ketidaktahuan Pandji membuat sanksi yang harus dibayarnya tergolong ringan.

"Memang persoalannya adalah, Pandji bukan orang Toraja dan dalam ketidaktahuannya tentang Toraja itu, itu yang dapat meringankan posisi pelanggaran terhadap dia," kata Daud menjelaskan.

Sementara itu, setelah prosesi upacara selesai komika itu mengatakan dirinya sudah meminta maaf kepada masyarakat atas perkataannya dalam salah satu materi stand up comedy-nya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya pun diminta oleh masyarakat, dan telah bersedia, untuk tidak lagi mengganggu keharmonisan dan kenyamanan masyarakat tersebut.

"Berdasarkan prosesi tadi adalah dengan tidak lagi menyakiti dan melukai dan mengganggu keharmonisasian masyarakat serta alam Toraja. Tadi rasanya itu yang paling penting ketika pemberitaan teman-teman naik juga ke media, saya rasa masyarajat juga jadi mengerti betapa indahnya proses budaya di Toraja," kata Pandji setelah menjalani prosesi upacara. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri menghadapi tantangan dalam debutnya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027 saat bertemu IBK Altos pada laga pembuka. (3/11)
Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama bahkan merayakannya bersama keluarga yang menyaksikan langsung sejarah balapan Indonesia itu di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) lalu. 
Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran mengungkap fakta baru terkait kasus TPPO modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi menuntut institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bergerak cepat melakukan adaptasi ..

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral