GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Nenek Tumini Rumahnya di Kawasan Kumuh Solo Disulap Jadi Hunian Dua Lantai, Dulu BAB di Sungai Bengawan

Nenek Tumini (67) bersama puluhan kepala keluarga lain di Kelurahan Sangkrah, Surakarta, begitu bahagia mendapati rumahnya di kawasan kumuh kini disulap jadi layak huni oleh Pemerintah.
Kamis, 12 Februari 2026 - 16:41 WIB
Nenek Tumini (67) tampak sangat bahagia mendapatkan rumah baru dari program SMV Kemenkeu di Kelurahan Sangkrah, Surakarta.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Surakarta, tvOnenews.com – Guratan rasa bahagia sekaligus haru terpancar jelas dari wajah Nenek Tumini (67) saat ia menyapu pandangan ke sekeliling rumah barunya di Kelurahan Sangkrah, Surakarta, Kamis (12/2/2026).

Bagi wanita lanjut usia yang telah bertahun-tahun hidup di bawah atap bedeng berlapis plastik yang rawan roboh, dinding tembok yang kokoh kini terasa seperti seperti hadiah yang menakjubkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Binar kebahagiaan Nenek Tumini tampak sangat ketara dari gelak tawanya saat berbagi kisah kepada awak media.

Wajar saja, setelah puluhan tahun hidup di rumah bambu reot, kini tiba-tiba mendapat hunian impian yang cukup layak secara cuma-cuma melalui program kolaborasi Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan.

Dari yang tampak, program ini memang cukup mengubah wajah kawasan kumuh di tepi Bengawan Solo menjadi pemukiman layak huni.

"Wah ya senang, senang banget. Baru kali ini saya punya rumah seperti ini, belum pernah seumur-umur makai rumah tembok begini," ungkapnya dengan suara getar penuh syukur.

Bersama banyak warga lain, cerita Nenek Tumini adalah cermin nyata dari kemiskinan ekstrem yang selama ini menjadi potret usang kawasan tersebut.

Bertempat di Kelurahan Sangkrah RT 5 RW 11, sudah berpuluh tahun mereka menghabiskan hari-harinya di sebuah hunian yang jauh dari kata layak di pinggir Sungai Bengawan Solo hingga beranak-cucu di sana.

Kata Tumini, bangunan rumah lamanya hanyalah berupa bedeng kayu dan anyaman bambu sederhana dengan atap seng atau plastik seadanya.

Kondisi sanitasinya pun saat itu sangat memprihatinkan. Untuk kebutuhan mandi, ia dan warga lain harus menumpang di sumur umum dengan pompa manual dan mengantre panjang.

Paling miris, ketiadaan fasilitas membuat warga terbiasa membuang hajat langsung ke aliran Bengawan.

"Dulu kalau hujan angin takut, takut ketiban (tertimpa). Kalau berak ya di sungai Bengawan dulu," kenang Tumini yang sehari-hari berjualan jajanan kecil di rumah.

Kini, hidupnya berubah setelah rumah baru itu terwujud dari program Joint Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SMV Kementerian Keuangan.

Pemerintah melalui PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebagai koordinator sekaligus kontributor utama, menggelontorkan dana sebesar Rp4,48 miliar untuk membangun 56 unit Rumah Layak Huni (RLH) secara gratis bagi warga Sangkrah.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, yang meninjau langsung lokasi, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam menekan backlog perumahan dan menghapus kemiskinan ekstrem.

Pelaksanaan TJSL oleh BUMN di bawah Kemenkeu ini dilakukan secara terkonsolidasi agar dampak sosial yang dihasilkan lebih optimal.

Direktur Utama PT SMF, Ananta Wiyogo, juga sempqt menambahkan bahwa pihaknya memiliki mandat khusus dalam pembiayaan sekunder perumahan. Program di Surakarta ini telah berjalan dalam dua tahap, di mana tahap terbaru pada 2025-2026 ini membangun 56 unit rumah bagi 56 kepala keluarga dengan total nilai hampir Rp5 miliar.

Kini, Tumini puluhan warga Sangkrah yang lain telah menempati rumah permanen dua lantai yang sudah bertembok kokoh.

Meskipun sempat harus mengontrak selama 1,5 tahun selama proses pembangunan, rasa lelah itu terbayar lunas saat ia melangkah masuk ke rumah yang kini sah menjadi miliknya tanpa dipungut biaya sepeser pun.

"Pokoknya ya sudah senang, bersyukur, terima kasih sama yang membuatkan, sama Yang Kuasa," tutupnya penuh haru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penataan di Sangkrah ini merupakan segmen terakhir dari penuntasan kawasan kumuh Sangkrah, Semanggi, Surakarta.

Lewat kolaborasi pentahelix yang melibatkan berbagai pihak, Pemerintah Kota Surakarta yang dibantu Pemerintah Pusat menargetkan perubahan ini tidak hanya menyentuh fisik hunian, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian warga secara berkelanjutan. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Istri Gus Yaqut Ngaku Suaminya Tak Pernah Cerita Soal Kasusnya

Istri Gus Yaqut Ngaku Suaminya Tak Pernah Cerita Soal Kasusnya

Istri mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, Eny Retno mengaku bahwa sang suami tak pernah membahas kasusnya saat bertemu dengan keluarga.
Dari Pemburu Scudetto Jadi Tim Pesakitan: Nestapa AC Milan yang Terpaksa Mulai dari Nol Lagi Demi Mimpi Raih Juara

Dari Pemburu Scudetto Jadi Tim Pesakitan: Nestapa AC Milan yang Terpaksa Mulai dari Nol Lagi Demi Mimpi Raih Juara

Musim 2025/2026 menjadi periode paling mengecewakan bagi AC Milan. Sempat bersaing dalam perebutan gelar justru malah menutup musim di luar zona Liga Champions.
Meski Sudah Dipanggil John Herdman, Jay Idzes Tetap Bikin Was-was Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday Juni 2026

Meski Sudah Dipanggil John Herdman, Jay Idzes Tetap Bikin Was-was Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday Juni 2026

John Herdman dibuat pusing dengan kondisi cedera kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes yang kembali kambuh saat membela Sassuolo melawan Parma pada 24 Mei 2026.
Tinggalkan Tradisi Italia, Duet Cardinale-Ibrahimovic Siapkan Revolusi Besar di AC Milan

Tinggalkan Tradisi Italia, Duet Cardinale-Ibrahimovic Siapkan Revolusi Besar di AC Milan

AC Milan memasuki transisi ekstrem setelah musim 2025/2026 berakhir jauh dari harapan. Gagal lolos Liga Champions membuat Rossoneri melakukan revolusi besar
Kapan Hari Tasyrik 2026? Larangan Puasa Bagi Umat Muslim, Ini Jadwalnya

Kapan Hari Tasyrik 2026? Larangan Puasa Bagi Umat Muslim, Ini Jadwalnya

Kapan hari Tasyrik 2026? Larangan puasa bagi umat Muslim, simak jadwal lengkapnya pada Dzulhijjah 1447 H.
Satria Muda Bandung Jadi Tim Pertama Lolos Semifinal IBL Usai Kalahkan Hangtuah Jakarta

Satria Muda Bandung Jadi Tim Pertama Lolos Semifinal IBL Usai Kalahkan Hangtuah Jakarta

Unggul satu poin dari gim pertama, Satria Muda memastikan diri menyegel slot semifinal usai kembali mengalahkan Hangtuah Jakarta di gim kedua. Skor akhir 105-100 berakhir di Bandung Arena, Kota Bandung, Rabu (27/5/2026). 

Trending

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

Terdapat tiga pemain yang dicoret dari skuad Timnas Voli Indonesia putra maupun putri. Salah satunya ada Megawati Hangestri.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Warga di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, punya cara unik merayakan Hari Raya Iduladha.
Selengkapnya

Viral