GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Embung Sejuk Cipayung, Polisi Pastikan Murni Kecelakaan

Bocah 9 tahun tewas tenggelam di Embung Sejuk Cipayung, Jakarta Timur. Polisi pastikan kejadian murni kecelakaan saat korban bermain.
Senin, 16 Februari 2026 - 12:53 WIB
Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Embung Sejuk Cipayung, Polisi Pastikan Murni Kecelakaan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang bocah berinisial MIR (9) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat bermain di kawasan Embung Sejuk, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (15/2) sore. Peristiwa tragis ini terjadi ketika korban diduga tidak bisa berenang dan tenggelam saat bermain bersama teman-temannya di sekitar waduk.

Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko, memastikan bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan murni dan tidak ditemukan unsur kesengajaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Korban ini ternyata tidak bisa berenang. Saat teman-temannya naik ke daratan, mereka mencari korban dan akhirnya meminta tolong warga,” ujar Edy saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (16/2).

Tenggelam Saat Bermain di Waduk

Berdasarkan keterangan kepolisian dan saksi di lokasi, peristiwa bermula ketika korban bersama sejumlah temannya bermain di sekitar embung pada siang hari. Seperti biasa, anak-anak tersebut kerap bermain dan berenang di kawasan itu.

Namun nahas, korban yang tidak memiliki kemampuan berenang diduga kesulitan saat berada di air. Ketika teman-temannya menyadari korban tidak lagi terlihat, mereka segera naik ke daratan dan meminta pertolongan warga sekitar.

Warga yang menerima laporan langsung berdatangan dan melakukan upaya pencarian. Proses evakuasi berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

“Tidak ada dorongan. Anak-anak biasa main dan berenang di sana. Korban ini tidak bisa berenang, lalu tenggelam,” tegas Edy.

Sempat Dibawa ke Klinik, Nyawa Tak Tertolong

Setelah berhasil dievakuasi dari dalam air, orang tua korban segera membawa MIR ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, meski telah mendapat penanganan dari dokter, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Kepolisian menyebutkan orang tua korban telah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun atas peristiwa tersebut.

Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan tanpa adanya unsur pidana.

Kesaksian Warga Sebelum Kejadian

Salah satu saksi mata berinisial N (48) menuturkan, sebelum kejadian, korban dan teman-temannya sempat mengajak seorang bocah lain untuk bermain sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, anak tersebut tidak ikut karena masih tertidur.

“Karena tidak bangun, akhirnya mereka jalan ke waduk. Tidak lama, anak tetangga ini bangun, baru dikasih tahu sama ibunya kalau tadi teman-temannya mengajak main,” kata N.

Tak berselang lama setelah itu, kabar tenggelamnya korban pun tersebar di lingkungan sekitar dan memicu kepanikan warga.

Sorotan Pengawasan di Area Perairan

Peristiwa ini kembali menyoroti minimnya pengawasan di area perairan terbuka seperti embung atau waduk yang kerap dijadikan tempat bermain anak-anak. Warga berharap ada langkah konkret dari pemerintah setempat untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Harus ada imbauan atau papan pengumuman supaya anak-anak tidak berenang di waduk,” ujar N.

Embung Sejuk sendiri diketahui kerap menjadi lokasi bermain anak-anak di sekitar permukiman. Meski terlihat tenang, area perairan seperti embung tetap memiliki risiko tinggi, terutama bagi anak-anak yang belum memiliki kemampuan berenang.

Pengingat bagi Orang Tua

Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya ketika bermain di area berisiko seperti sungai, danau, waduk, maupun embung.

Kemampuan berenang yang terbatas serta kurangnya pemahaman tentang bahaya perairan sering kali menjadi faktor utama kecelakaan tenggelam pada anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain pengawasan keluarga, peran pemerintah daerah dalam memasang rambu peringatan, pagar pengaman, hingga patroli rutin di lokasi rawan juga dinilai penting untuk meminimalkan potensi korban jiwa.

Peristiwa meninggalnya MIR (9) di Embung Sejuk Cipayung menjadi duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Kejadian ini sekaligus menjadi peringatan bahwa area perairan, meski tampak tenang, tetap menyimpan risiko mematikan bagi anak-anak. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Turun Tipis Rp5.000, Harga Emas Antam Hari Ini 26 Mei 2026 Jadi Rp2.798.000 per Gram

Turun Tipis Rp5.000, Harga Emas Antam Hari Ini 26 Mei 2026 Jadi Rp2.798.000 per Gram

Harga emas Antam yang dipantau di laman Logam Mulia hari ini 26 Mei 2026 pukul 09.03 WIB turun Rp5.000.
Rupiah Hari Ini 26 Mei 2026 Melemah di Rp17.749, Pasar Masih Khawatirkan Fiskal RI dan Kebijakan Ekspor via DSI

Rupiah Hari Ini 26 Mei 2026 Melemah di Rp17.749, Pasar Masih Khawatirkan Fiskal RI dan Kebijakan Ekspor via DSI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (26/5/2026).
Hati-Hati Modus Hipnotis Anak Sekolah untuk Curi Barang, Pelaku Banyak Bertanya untuk Buat Korban Bingung

Hati-Hati Modus Hipnotis Anak Sekolah untuk Curi Barang, Pelaku Banyak Bertanya untuk Buat Korban Bingung

Dua pria berinisial AS dan AP diduga menghipnotis anak sekolah di kawasan Tambora, Jakarta Barat. 
Ikut Tren Arisan Kurban Sebenarnya Sah atau Tidak dalam agama Islam? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Ikut Tren Arisan Kurban Sebenarnya Sah atau Tidak dalam agama Islam? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Ulama KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menyebut hukum arisan atau patungan kurban untuk Hari Raya Idul Adha adalah sah karena ada unsur tolong-menolong.
Sebanyak 2771 Peserta SNBT Lolos Jadi Calon Ksatria Airlangga

Sebanyak 2771 Peserta SNBT Lolos Jadi Calon Ksatria Airlangga

Universitas Airlangga (UNAIR) mengumumkan para calon Ksatria Airlangga jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
Penyebab Liverpool Tak Mampu Raih Trofi dan Hampir Tak Lolos ke Liga Champions Diungkap Arne Slot

Penyebab Liverpool Tak Mampu Raih Trofi dan Hampir Tak Lolos ke Liga Champions Diungkap Arne Slot

Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan penyebab utama timnya gagal tampil maksimal sepanjang musim ini. Menurut dia, badai cedera menjadi faktor terbesar yang membuat performa The Reds menurun drastis dibanding musim sebelumnya.

Trending

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
Selengkapnya

Viral