GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyebab Pemecatan Dokter Piprim Basarah oleh Menkes Diungkap RSUP Fatmawati, Ternyata Gara-gara Hal Ini

Pihak RSUP Fatmawati memberikan klarifikasi terkait pemecatan dokter konsultas jantung anak, Piprim Basarah Yanuarso oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Senin, 16 Februari 2026 - 20:30 WIB
Konsultan jantung anak senior Piprim Basarah Yanuarso Dipecat Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Sumber :
  • Instagram @dr.piprim

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak RSUP Fatmawati memberikan klarifikasi terkait pemecatan dokter konsultas jantung anak, Piprim Basarah Yanuarso oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Dokter Piprim Basarah Yanuarso sebelumnya, menyatakan dirinya telah dipecat Menkes dari jabatan ASN pada Minggu (15/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

RSUP Fatmawati membantah keras tuduhan pemecatan dokter Piprim disebabkan oleh kebijakan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama RSUP Fatmawati, Wahyu Widodo kepada wartawan di Jakarta, Senin (16/2/2026).

Wahyu menjelaskan pemberhentian dilakukan karena pelanggaran disiplin.

Menurutnya, Piprim diketahui angkir kerja selama 28 hari berturut-turut tanpa alasan yang jelas.

“Dalam surat tertanggal 14 Oktober 2025, dokter Piprim tidak masuk kerja terhitung sejak April 2025 hingga 9 Oktober 2025,” terang Wahyu.

Pihak rumah sakit kata Wahyu telah mengirimkan dua surat panggilan sebelumnya, yakni pada 25 Agustus dan 3 September 2025, namun tak diindahkan.

“Dasar hukum yang digunakan adalah Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang mengatur pemberhentian bagi PNS yang mangkir tanpa alasan selama 28 hari kerja atau lebih dalam satu tahun,” tambahnya.

Oleh karena itu, dokter Piprim dinilai melanggar kewajiban PNS karena tidak malaksanakan tugas kedinasan dan tidak menaati ketentuan jam kerja.

Bahkan, sebelum diberhentikan, tim pemeriksa sudah mengirimkan teguran kepada yang bersangkutan.

“Tim pemeriksa melayangkan panggilan pada 16 September 2025, tapi yang bersangkutan tidak hadir. Panggilan kedua dikirim 29 September 2025 untuk pemeriksaan pada 8 Oktober 2025, dan saat itu Piprim hadir,” ujar Wahyu.

Pada 8 Oktober 2025, Piprim mengakui telah mengetahui konsekuensi termasuk kemungkinan pemecatan. Ia kemudian mengajukan gugatan atas putusan mutasi ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada Juli 2025.

Meski gugatan berjalan, RSUP Fatmawati menegaskan, Piprim tetap wajib menjalankan surat keputusan mutasi sampai ada putusan pengadilan.

“Maka, berdasarkan hal itu, yang bersangkutan diberhentikan sesuai ketentuan disiplin PNS,” tutupnya.

Pengakuan Dokter Piprim

Dokter Piprim Basarah Yanuarso beberkan kronologi pemecatan dirinya oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Konsultan jantung anak senior Piprim Basarah Yanuarso mengaku diberhentikan dari jabatan ASN oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin, pada Minggu (15/2/2026).

Kabar pemecatan itu disampaikannya langsung di media sosil, usai dirinya menolak mutasi atas sikapnya yang memperjuangkan independensi Kolegium Ilmu Kesehatan Anak.

"Akhirnya saya dipecat oleh Pak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin," katanya dalam video yang diunggahnya, dikutip Senin (16/2/2026).

Dalam video tersebut, dokter Piprim menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pasiennya di RSCM, murid-muridnya, hingga para mahasiswa bimbingannya.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya, karena saya tidak lagi bisa mendampingi kalian-kalian dalam menempuh pendidikan kalian," katanya.

Piprim pun menuturkan kronologi pemecatan dirinya oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Dua bulan sebelum dimutasi secara paksa oleh Dirjen Layanan Lanjutan Kemenkes, Piprim dipanggil oleh seniornya.

"Dan dikatakan oleh dia (seniornya), 'Prim kamu kalau tidak mau kooperatif dengan kolegium bentukan Menkes, kamu akan dimutasi'," katanya menirukan kata-kata seniornya.

"Sedangkan saya hanya menjalankan amanah Kongres Nasional Ilmu Kesehatan Anak di Semarang, bahwa Kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonesia tetap berdiri secara independen. Sehingga kami pada saat itu memperjuangkan independensi kolegium, dan menolak kolegium itu ada di bawah Menteri Kesehatan," ungkapnya.

Hal itu sesuai dengan amar keputusan Mahkamah Konstistuasi (MK) yang menyebutkan kolegium harus independen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun demikian perjuangan saya dan teman-teman saya di IDAI juga para guru besar yang mengimnginkan kolegium ini tetap independen berujung pada mutase paksa. Dan karena saya menolak mutase yang tidak sesuai dengan asas meritokrasi terhadap mutase seorang ASN, kemudian saya dipecat oleh Bapak Menteri Kesehatan," pungkasnya.

Setelah dipecat oleh Menteri Kesehatan, Piprim berharap dirinya dapat tetap berjuang di tempat lain, namun bukan sebagai ASN. (muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Mahasiswa UB Diduga Simpan Ratusan Video Seksual Rekan Magang, Ada Link Telegram?

Viral Mahasiswa UB Diduga Simpan Ratusan Video Seksual Rekan Magang, Ada Link Telegram?

Kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa UB viral di media sosial. Ia diduga merekam rekan magang tanpa izin. Benarkah ada penyebaran lewat Telegram?
Pihak GRIB Akui Belum Ketahui Ada Insiden Posko Terbakar

Pihak GRIB Akui Belum Ketahui Ada Insiden Posko Terbakar

Pihak ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya mengaku belum mengetahui adanya insiden kebakaran yang melanda posko mereka.
Gunung Sinabung Meletus Lagi, Kolom Abu Membumbung 3,5 Kilometer dan Berwarna Hitam Pekat

Gunung Sinabung Meletus Lagi, Kolom Abu Membumbung 3,5 Kilometer dan Berwarna Hitam Pekat

Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara, erupsi Senin pagi dengan kolom abu setinggi 3,5 kilometer. Status gunung masih Level II Waspada.
Jay Idzes Dapat Sanjungan dari Media Italia usai Sassuolo Raih Kemenangan Pertama di Serie A 2026-2027

Jay Idzes Dapat Sanjungan dari Media Italia usai Sassuolo Raih Kemenangan Pertama di Serie A 2026-2027

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mendapatkan sanjungan dari media Italia berkat kemenangan Sassuolo. Itu merupakan kemenangan perdana Neroverdi di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, pada musim ini.
Dolar AS Kembali Jadi Raja, Yen Tertekan Dekati 160 dan Harga Minyak Melesat

Dolar AS Kembali Jadi Raja, Yen Tertekan Dekati 160 dan Harga Minyak Melesat

Dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang Asia, sementara yen mendekati 160 per dolar di tengah ancaman intervensi Jepang dan konflik AS-Iran.
Said Iqbal Desak TKA Dibatasi hingga PHK Dipersulit, Ini 10 Poin Perlindungan Buruh

Said Iqbal Desak TKA Dibatasi hingga PHK Dipersulit, Ini 10 Poin Perlindungan Buruh

Said Iqbal mendesak TKA dibatasi dan PHK dipersulit dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang ditargetkan rampung Oktober 2026.

Trending

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks tengah diterpa kabar buruk secara bertubi-tubi. Setelah Ko Hee-jin yang resmi mundur dari posisi pelatih kepala, mantan tim Megawati Hangestri tersebut kini juga berpotensi tampil tanpa para pemain andalannya,termasuk Vanja Bukilic di KOVO Cup 2026.
Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Outside Hitter baru Hyundai Hillstate Jordan Wilson mengaku bersyukur bisa bertemu dengan Megawati Hangestri saat jalani kompetisi profesionalnya musim ini.
Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Pertandingan perdana dari Grup H tersebut bakal berlangsung di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, mulai pukul 16.00 WIB.
Terjebak di Mini Piala AFF U-19, Nova Arianto Beri Target Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia

Terjebak di Mini Piala AFF U-19, Nova Arianto Beri Target Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia

Demi menembus kompetisi tersebut, Timnas Indonesia U-20 justru terjebak di mini Piala AFF 2026 dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Ikatan Pesantren Indonesia Dukung Muktamar NU ke-35 di Jombang, Harapkan Lahir Kekuatan Baru bagi Umat

Ikatan Pesantren Indonesia Dukung Muktamar NU ke-35 di Jombang, Harapkan Lahir Kekuatan Baru bagi Umat

Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 tahun 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Singgung Timnas Indonesia, Netizen Belanda Bereaksi Usai Rumor Mees Hilgers Bakal Tinggalkan FC Twente Mencuat

Singgung Timnas Indonesia, Netizen Belanda Bereaksi Usai Rumor Mees Hilgers Bakal Tinggalkan FC Twente Mencuat

Masa depan Mees Hilgers bersama FC Twente kembali menjadi sorotan. Bek Timnas Indonesia itu dikabarkan meninggalkan klub untuk bergabung dengan SC Heerenveen.
Ko Hee-jin Dicecar Volimania Korea Selatan, Sempat Diusir Hingga Akhirnya Mundur dari Red Sparks

Ko Hee-jin Dicecar Volimania Korea Selatan, Sempat Diusir Hingga Akhirnya Mundur dari Red Sparks

Ko Hee-jin akhirnya memutuskan mundur dari kursi pelatih kepala Red Sparks setelah terseret kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan tim. Imbas kasus tersebut, mantan pelatih Megawati Hangestri itu sempat mendapatkan hujatan hingga diusir oleh volimania Korea Selatan.
Selengkapnya

Viral