News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Festival Bandeng kembali berlangsung di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat sebagai momen peringatan perayaan Imlek pada tiap tahunnya.
Selasa, 17 Februari 2026 - 20:31 WIB
Festival Ikan Bandeng di Kampung Rawa Belong, Jakarta Barat, Minggu (15/2/2026).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Festival Bandeng kembali berlangsung di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat sebagai momen peringatan perayaan Imlek pada tiap tahunnya.

Lantas, saat itu pula pedagang ikan laut berkumpul menjajakan dagangannya terkhusus ikan bandeng berbarengan dengan pembeli yang memadatinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Festival Ikan Bandeng terbilang telah menjadi tradisi bagi warga Jakarta saat momen peringatan Imlek setiap tahunnya.

Festival yang berlangsung pada 14-15 Februari 2026 itu turut menjadikan DKI Jakarta sebagai kota multikultural.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat membuka Festival Bandeng di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat membuka Festival Bandeng di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat
Sumber :
  • Istumewa

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turut membuka festival yang bertajuk 'Harmoni Tradisi Betawi dan Tionghoa Menuju Jakarta Kota Global yang Berbudaya'.

Pramono mengungkap tradisi 'Nganter Bandeng' merupakan warisan Budaya Betawi dan Tionghoa yang telah diwariskan secara turun menurun.

"Kebiasaan ini menjadi bukti nyata akulturasi budaya Betawi dan Tionghoa yang telah mengakar dan membentuk harmoni sosial di Jakarta," kata Pramono dikutip pada Selasa (17/2/2026).

Pramono mengungkap festival ini juga bukan semata sebagai tradisi yang dilakukan oleh masyarakat.

Sebab, tradisi secara turun menurun tersebut kini juga terbilang sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat.

"Festival ini berkontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Bagi saya pribadi hadir di festival ini bukan sekedar menjaga tradisi dari waktu ke waktu. Saya berharap UMKM di Rawa Belong dapat tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik," katanya.

Pedagang Keluhkan Ormas Minta Jatah Lapak

Kendati sebagai tradisi turun menurun serta roda pemutar ekonomi masyarakat, festival ini juga memiliki kisah kelamnya yang dirasakan para pedagang.

Meski, gembar-gembor para pemangku kebijakan terkait meastikan tak adanya aksi premanisme berupa pungutan liar (pungli) ke pedagang terbilang hanya isapan jempol belaka.

Pasalnya, pedagang Festival Bandeng justru telah merasakan aksi pungli yang dilakukan oleh organisasi masyarakat (Ormas) setempat.

Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan
Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan
Sumber :
  • tvOnenews - syifa

Padahal, Festival Bandeng secara resmi dibuka oleh Pramono Anung yang mengartikan adanya peran pemerintah daerah dalam kegiatan itu.

Semisal pengakuan aksi pungli dari ormas yang dialami pedagang ikan bandeng dalam festival itu.

Bang Cobra seorang pedagang ikan bandeng mengaku sudah ikut festival ini sejak Tahun 2025 kemarin. 

Dia mengaku sangat terbantu dengan diadakannya Festival Bandeng tersebut.

"Iya dong, tiap tahun emang dagang di sini,” kata Bang Cobra kepada tvOnenews.com.

Kendati demikian, Bang Cobra tak mengelak adanya aksi yang dilakukan oleh ormas. 

Bang Cobra menyebut beberapa pedagang ada yang didatangi ormas tersebut.

“Masih ada ormas yang mau nagihin,” kata dia.

Menurut Bang Cobra, ormas itu meminta jatah uang Rp150 ribu dan satu ekor ikan bandeng kepada masing-masing pedagang.

“Kemarin sih denger dibilang minta Rp150 (ribu) sama ikan satu ekor,” ungkapnya.

Dia bersama seluruh pedagang di festival tersebut mengaku tidak nyaman dengan adanya pungli itu. 

Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyediakan lapak dagang secara gratis.

“Padahal kita sudah digratisin sama Pemprov ya, sudah enggak ada pungli-pungli, tapi ternyata masih ada. Jadi kita enggak nyaman juga gitu loh,” kata Bang Cobra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Bang Cobra menyebut seluruh pedagang kompak tidak memberi jatah kepada ormas tersebut.

“Enggak, tetap enggak (dikasih jatah). Karena biasanya yang nagih-nagih itu ormas yang di luar daerah sini. Kalau ormas yang anak-anak sini enggak mau, dia ngertilah,” pungkasnya.(saa/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral