GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Warga Tionghoa

Tjiam Si namanya, ritual tradisional untuk mengintip nasib masa depan. Ritual ini dilakukan warga Tionghoa ketika bersembahyang di kelenteng atau vihara...
Selasa, 17 Februari 2026 - 22:55 WIB
Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Tjiam Si namanya, ritual tradisional untuk mengintip nasib masa depan. Ritual ini dilakukan warga Tionghoa ketika bersembahyang di kelenteng atau vihara.

Dalam momen Tahun Baru Imlek 2026, warga Tionghoa atau umat Konghucu ramai-ramai melakukan Tjiam Si.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rendi selaku penjaga Vihara Dharma Bhakti menjelaskan bahwa ritual ini bukanlah permainan, melainkan bagian dari ibadah kepada Dewa untuk meminta petunjuk soal masa depan. Menurutnya, umat bisa bertanya apapun kepada Dewa.

“Itu adalah suatu kegiatan kita bertanya meminta petunjuk dari Dewa. Petunjuk itu berdasarkan apa yang kita ingin tanyakan,” ucap Rendi di Vihara Dharma Bhakti, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026).

Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa
Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

“Misalnya, saya ingin menanyakan tentang karir saya sepanjang tahun ini. Jadi kita tanya berdasarkan karakter si Dewanya tersebut,” sambungnya.

Namun, ritual ini dilakukan setelah mereka selesai melaksanakan sembahyang.

“Pertama-tama kita harus sembahyang. Sembahyang untuk satu wilayah. Nah, setelah sembahyang itu, kita bertanya kepada Dewa yang ingin kita tanyakan. Boleh enggak nih kita bertanya,” ujarnya.

Perempuan Haid Tak Boleh Ikut

Dia menambahkan, ada ketentuan khusus bagi perempuan yang ingin mengikuti ritual. Mereka harus dalam keadaan bersih atau tidak sedang haid, dalam istilah Tionghoa disebut “Yang Peng”.

Jika permohonan untuk bertanya sudai disetujui melalui ritual, umat kemudian bisa melakukan Tjiam Si.

Rendi menjelaskan sistem penomoran Tjiam Si berbeda di setiap vihara. Ada yang menggunakan nomor 1 sampai 30, ada pula 1 sampai 60.

“Kebetulan kita (di Vihara Dharma Bhakti) ada yang 1 sampai 60, ada lagi yang di atas 1 sampai 30. Itu penomoran aja. Penomoran yang dinomorin dari Suhu,” jelasnya.

Jawaban Pakai Bahasa Mandarin

Dia menyebut setiap nomor mempunyai kertas jawaban berbeda. Isinya adalah pesan yang ditulis dengan Bahasa Mandarin ejaan lama, disertai terjemahan Bahasa Indonesia. Umat juga akan mendapat penjelasan dari penjaga vihara.

Saat melakukan Tjiam Si, Rendi menyebut batang bambu atau stik harus jatuh satu saat dikocok. Jika yang jatuh dua, maka proses harus diulang.

“Jadi setiap kertas itu jawabannya beda-beda. Setiap nomor itu beda-beda. Ada yang, misal ya, nomor satu itu isinya berpesan dalam tanda positif. Jadi, 'Oh ini isinya bagus', gitu,” ucapnga.

“Yang kedua, ada juga yang negatif. Ada juga yang gimana ya, tidak negatif tidak positif, jadi masih di tengah-tengah ada juga, tergantung dari nomor yang kita dapat,” lanjut Rendi.

Masyarakat Umum Boleh Ikut Ritual?

Rendi juga menjelaskan soal kemungkinan masyarakat non-Tionghoa atau bukan pemeluk agama Konghucu melakukan rituak Tjiam Si.

Dia menyebut ritual ini sedianya diutamakan bagi umat Konghucu. Sebab, mereka sudah memahami tata cara sembahyang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan apabila ritual Tjiam Si dilakukan hanya untuk konten dan dilakukan secara sembarang, jawaban dari Dewa bisa tidak akurat.

“Kadang kalau memang dipaksakan untuk hanya sekadar konten, itu jawaban dari Dewanya itu enggak bakal akurat sih. Jadi apa yang dilakukan itu harus diimani, gitu,” tutup Rendi. (saa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tegas, Iran Siap Serang Eropa Jika Terjadi Eskalasi Perang dengan AS

Tegas, Iran Siap Serang Eropa Jika Terjadi Eskalasi Perang dengan AS

Jika AS terus tingkatkan serangan, Iran Kaji Serang Asset Amerika di Eropa
Ini Tampang Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung, Sebut Tak Ingat Perbuatannya karena Mabuk

Ini Tampang Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung, Sebut Tak Ingat Perbuatannya karena Mabuk

Ternyata begini tampang pria yang pukuli pengendara motor secara acak di jalan Lenteng Agung. Saat diinterogasi kepolisian, ia mengaku tak ingat karena mabuk.
Ketika Presiden Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT Ke-81 RI di Hambalang

Ketika Presiden Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT Ke-81 RI di Hambalang

Untuk menjamu dan memberikan apresiasi, Presiden Prabowo Subianto mengundang seluruh petugas upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk berkumpul di kediaman pribadi Presiden
Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan kesiapannya untuk mengintegrasikan program hunian dengan para wali murid penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota menangkap seorang mahasiswa berinisial SK (26) atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya AVG (25). 
KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK menahan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhammad Haniv (HNV) terkait kasus dugaan gratifikasi. 

Trending

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Malaysia menemani salah satu tim dari Timnas Indonesia Putri U-16, Garuda Pertiwi ke babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah melibas Arab Saudi. 
Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Seluruh rangkaian babak penyisihan grup Srikandi Merdeka Cup 2026 telah selesai dilaksanakan dengan ditutup oleh kemenangan Putri Nusantara atas Yordania di Lapangan Supersoccer Arena, Kediri, Rabu (19/8/2026). 
Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semangat kemerdekaan juga diwujudkan lewat pertunjukan seni, pemberdayaan masyarakat, hingga aksi solidaritas untuk korban bencana gempa NTT.
Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan kesiapannya untuk mengintegrasikan program hunian dengan para wali murid penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota menangkap seorang mahasiswa berinisial SK (26) atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya AVG (25). 
KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK menahan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhammad Haniv (HNV) terkait kasus dugaan gratifikasi. 
Selengkapnya

Viral