News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Denny Siregar Ungkap Alasan Ogah Panggil UAS dengan Sebutan Ustadz, Maunya Panggil Somad

Pegiat media sosial Denny Siregar tampaknya masih belum berhenti untuk membicarakan Ustaz Abdul Somad atau akrab disapa UAS yang dideportasi dari Singapura beberapa hari lalu.
Jumat, 20 Mei 2022 - 08:45 WIB
Pegiat media sosial Denny Siregar
Sumber :
  • Capture YouTube CokroTV

Jakarta - Pegiat media sosial Denny Siregar tampaknya masih belum berhenti untuk membicarakan Ustaz Abdul Somad atau akrab disapa UAS yang dideportasi dari Singapura beberapa hari lalu.

Bertubi-tubi Denny Siregar yang penuh kontroversi itu membuat cuitan terkait kabar UAS dideportasi dari Singapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Denny justru membuat cuitan yang membuat banyak orang-orang yang pro terhadap UAS murka mendengarnya.

Ya, Denny banyak membuat cuitan-cuitan kontroversial yang membuat telinga para massa pendukung UAS panas.

Seperti pada cuitannya di Twitter pada Kamis (19/5/2022). Denny membuat cuitan dengan menyebut bahwa kabar UAS dideportasi terlalu dilebih-lebihkan.

Menurut Denny, bukan hanya sosok UAS saja yang pernah ditolak Singapura. Tak hanya itu, ia justru mengkritik orang-orang yang membela UAS secara berlebihan.

"Heran. Masalah Somad ditolak di Singapura aja hebohnya sampe ke Mars. Padahal yg ditolak Sing masuk ke negaranya banyak bukan cuman dia dan dari beberapa negara.

Ada 2 tipe org yg membela Somad. Pertama, yg manfaatin secara politik. Kedua, yg anggap dia manusia suci," tulis Denny Siregar, Kamis (19/5/2022).

Kemudian pada cuitan selanjutnya, Denny Siregar menjelaskan alasannya ia tak pernah mau menyebut gelar Ustaz terhadap Ustaz Abdul Somad atau UAS. 

Ia malah blak-blakan hanya ingin memanggil UAS dengan sebutan Somad saja. Menurut Denny, UAS belum memenuhi predikat sebagai seorang Ustaz.

"Jadi jangan paksa2 gua nyebut nama Somad dengan gelar ustad. Gak nyampeeee... Somad ya somad aje," tulis Denny Siregar.

Kemenlu Angkat Bicara Deportasi UAS

Dalam kasus yang dialami oleh Ustaz Abdul Somad atau UAS, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia mengatakan bahwa setiap negara memiliki kedaulatan atau hak untuk bisa menerima atau menolak warga negara asing masuk ke negaranya.

"Dalam praktek negara selama ini, berdasarkan yuridiksi dan ketentuan hukum di negaranya, serta berdasarkan banyak pertimbangan, sebuah negara bisa saja tidak menerima seseorang (masuk ke negaranya)," kata Juru Bicara Kemlu, Teku Faizasyah saat press briefing di Kemlu, Kamis (19/5/2022).  

Menurut Faizasyah, sebuah negara juga tidak diwajibkan untuk memberikan penjelasan mengenai alasan negara menolak seseorang untuk masuk ke negaranya.

"Negara tidak harus memberikan penjelasan mengenai alasan mereka menolak seseorang untuk masuk ke negaranya," ujarnya. 

Faizasyah juga menambahkan bahwa hal tersebut sudah diatur dalam undang-undang dan memang bersifat rahasia.

Hal serupa juga dikatakan oleh Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha.

Menurutnya, setiap negara memiliki kedaulatan dan kebijakan keimigrasian masing-masing, untuk menentukan siapa yang dapat masuk atau tidak dapat masuk suatu negara. 

"Secara khusus di aturan kita sendiri, bahwa pengawasan keimigrasian dalam undang-undang itu masuk ke dalam data yang bersifat rahasia," ujar Judha.

Seperti diketahui, Pendakwah Ustaz Abdul Somad atau yang disapa UAS bersama rombongannya ditolak masuk ke Singapura, pada Senin (16/5/2022). Tidak lama setelah itu, UAS ditahan oleh pihak otoritas Singapura dan kemudian dipulangkan ke Indonesia.

Ustaz Abdul Somad menyatakan, dia beserta rombongannya datang ke Singapura untuk berlibur dan saat itu juga sudah memenuhi persyaratan dokumen. 

Kementerian Dalam Negeri Singapura kemudian menjelaskan alasan melarang masuk Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) ke wilayah kedaulatannya, salah satunya karena ustadz asal Indonesia itu dianggap menyebarkan ajaran ekstremis dan perpecahan.

“Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan perpecahan, yang tidak dapat diterima di masyarakat multiras dan multiagama Singapura,” kata Kementerian Dalam Negeri Singapura dalam pernyataan pers tertulis menanggapi Nota Diplomatik yang dilayangkan Kementerian Luar Negeri RI terkait penolakan masuk Abdul Somad, Selasa (17/5/2022).

Dalam pernyataan tersebut dijelaskan contoh dimana ketika UAS mengkhotbahkan tentang bom bunuh diri yang sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi “syahid”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dia juga membuat komentar yang merendahkan anggota komunitas agama lain, seperti Kristen, dengan menggambarkan salib Kristen sebagai tempat tinggal ‘jin (roh/setan) kafir’. Selain itu, Somad secara terbuka menyebut non Muslim sebagai kafir,” ujar kementerian tersebut.

Singapura mengakui telah menolak pendakwah Islam yang akrab disapa UAS tersebut masuk ke negaranya melalui pelabuhan Tanah Merah, Singapura, pada Senin, 16 Mei 2022. (abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keluarga Mendiang Serka Muhammad Nur Ichwan Mendapat Bantuan Rumah dari Pangdam Udayana

Keluarga Mendiang Serka Muhammad Nur Ichwan Mendapat Bantuan Rumah dari Pangdam Udayana

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memberikan bantuan rumah kepada keluarga Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan.
Jadwal Final Liga Voli Thailand 2026: Doni Haryoni dan Rivan Nurmulki Berebut Gelar Juara

Jadwal Final Liga Voli Thailand 2026: Doni Haryoni dan Rivan Nurmulki Berebut Gelar Juara

Jadwal final Liga Voli Thailand 2025-2026, di mana dua bintang Timnas Voli Indonesia yakni Doni Haryono dan Rivan Nurmulki akan saling berhadapan di pertandingan penentu antara Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Bukan Max Holloway, Analis UFC Prediksi Lawan Conor McGregor di Kelas Welter Saat Comeback

Bukan Max Holloway, Analis UFC Prediksi Lawan Conor McGregor di Kelas Welter Saat Comeback

Legenda UFC Chael Sonnen memprediksi Conor McGregor akan menghadapi petarung kelas welter dalam laga comeback-nya tahun ini, sekaligus menegaskan calon lawan.
Joey Pelupessy Diduga Ikut Terlibat Skandal Paspor WNI, Begini Penjelasan Resmi Lommel

Joey Pelupessy Diduga Ikut Terlibat Skandal Paspor WNI, Begini Penjelasan Resmi Lommel

Joey Pelupessy diduga ikut terjerat skandal paspor Warga Negara Indonesia yang melanda para pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda. Lommel mencoretnya dari skuad terbaru.
Megawati Hangestri Akui Jakarta Pertamina Enduro Belum Tampil Maksimal, Puji Irina Voronkova di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Akui Jakarta Pertamina Enduro Belum Tampil Maksimal, Puji Irina Voronkova di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri mengakui bahwa Jakarta Pertamina Enduro masih belum bisa tampil maksimal, dirinya juga memuji tandem barunya yakni Irina Voronkova di final four Proliga 2026.

Trending

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil bangkit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Hasil Tinju Dunia: Deontay Wilder Heroik Hantam Derek Chisora Sampai Kalah di Duel Kelas Berat Penuh Drama

Hasil Tinju Dunia: Deontay Wilder Heroik Hantam Derek Chisora Sampai Kalah di Duel Kelas Berat Penuh Drama

Hasil tinju dunia, di mana Deontay Wilder berhasil mengalahkan Derek Chisora di duel kelas berat yang berlangsung sengit.
Media Belanda Mulai Curiga, Sebut Ada ‘Orang Penghubung’ di Balik Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia

Media Belanda Mulai Curiga, Sebut Ada ‘Orang Penghubung’ di Balik Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia

Media Belanda soroti peran Fardy Bachdim dalam polemik paspor pemain Timnas Indonesia. Disebut sebagai “penghubung”, kasus ini picu kontroversi di Eredivisie.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Megawati Hangestri Akui Jakarta Pertamina Enduro Belum Tampil Maksimal, Puji Irina Voronkova di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Akui Jakarta Pertamina Enduro Belum Tampil Maksimal, Puji Irina Voronkova di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri mengakui bahwa Jakarta Pertamina Enduro masih belum bisa tampil maksimal, dirinya juga memuji tandem barunya yakni Irina Voronkova di final four Proliga 2026.
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Selengkapnya

Viral