News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Gaungkan “Good Neighbour Policy” di AS: 1.000 Teman Masih Kurang, Satu Musuh Terlalu Banyak

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan arah baru diplomasi Indonesia di panggung internasional, di hadapan kalangan pengusaha Amerika Serikat dalam forum Business Summit US Chamber of Commerce, Rabu (18/2/2026) malam.
Kamis, 19 Februari 2026 - 21:16 WIB
Prabowo Gaungkan “Good Neighbour Policy” di AS: 1.000 Teman Masih Kurang, Satu Musuh Terlalu Banyak
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan arah baru diplomasi Indonesia di panggung internasional, di hadapan kalangan pengusaha Amerika Serikat dalam forum Business Summit US Chamber of Commerce, Rabu (18/2/2026) malam.

Dia menekankan komitmennya menjalankan kebijakan luar negeri yang ia sebut sebagai Good Neighbour Policy sejak awal masa pemerintahannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo menilai Indonesia berada dalam posisi strategis karena menikmati stabilitas dan perdamaian relatif panjang. Oleh sebab itu, menurutnya, pendekatan terbaik adalah membangun hubungan harmonis dengan negara-negara di kawasan.

“Kami sangat beruntung bahwa Indonesia telah menikmati periode stabilitas dan perdamaian yang relatif panjang. Kami melanjutkan kebijakan luar negeri non-blok dan menghormati semua kekuatan besar,” tuturnya.

“Saat saya menjabat, saya mengumumkan tekad untuk menjalankan kebijakan Good Neighbour Policy. Saya bertekad untuk membina dan meningkatkan hubungan terbaik dengan semua tetangga di sekitar Indonesia, baik di kawasan sekitar kita maupun kawasan Asia Timur dan Indo-Pasifik yang lebih luas,” lanjut Prabowo.

Ia kembali mengulang prinsip diplomasi yang kerap disampaikannya, yakni pentingnya memperbanyak kawan dalam pergaulan internasional sekaligus menghindari konflik terbuka.

“Saya memegang prinsip bahwa ‘1.000 teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak.’ Prinsip ini tidak hanya berlaku dalam politik luar negeri, tetapi juga dalam politik domestik saya,” katanya.

Prabowo mengaku melalui kerja sama dan kolaborasi mendapatkan hasil yang bermanfaat bagi seluruh pihak.

“Kompetisi itu perlu, namun setelah kompetisi harus ada kerja sama,” ujarnya.

Menurut Prabowo, negara berkembang seperti Indonesia membutuhkan stabilitas politik internal agar mampu tumbuh dan bersaing. Karena itu, ia menekankan pentingnya kompromi dan kolaborasi antarelite nasional.

“Ini adalah keyakinan saya, dan sejarah mengajarkan bahwa negara pada tingkat pembangunan seperti Indonesia harus menempa kompromi, kerja sama, dan kolaborasi di antara para elite negara. Kita harus berkompetisi, tetapi kita juga harus berkolaborasi demi kebaikan yang lebih besar,” lanjutnya.

Dalam konteks ekonomi, kepala negara menilai kepercayaan internasional akan muncul bila stabilitas terjaga. Ia menyebut kepastian hukum dan tata kelola pemerintahan sebagai fondasi utama untuk menarik investasi global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam situasi seperti ini, saya yakin bahwa iklim stabilitas dan kepercayaan akan mendorong investasi. Yang terpenting, saya yakin akan pentingnya supremasi hukum dan tata kelola yang baik. Fundamental ekonomi kami kuat. Kami mempertahankan disiplin fiskal,” tandas dia.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo diarahkan pada keseimbangan geopolitik yaitu menjaga hubungan dengan semua kekuatan besar sekaligus memperkuat stabilitas domestik demi pertumbuhan ekonomi dan arus investasi.(agr/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik komersial PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026).
Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti soal kasus seorang ibu yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Perawat terancam sanksi berat.
Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Pengakuan seorang ibu di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi soal firasat dan 'bisikan' yang menyelamatkan bayinya yang nyaris dibawa orang tak dikenal.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral