News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Keliru, Ini Bedanya Harta PPS dan Harta Investasi PPS dalam Sistem Pajak Terbaru

Masih bingung beda harta PPS dan harta investasi PPS? Simak penjelasan lengkap, fungsi di Coretax, serta dampaknya bagi pelaporan pajak wajib pajak.
Jumat, 20 Februari 2026 - 11:56 WIB
Ilustrasi pajak
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Masih banyak wajib pajak yang belum memahami perbedaan antara harta PPS dan harta investasi PPS. Padahal, keduanya memiliki konsekuensi berbeda dalam pelaporan, tarif pajak, hingga pengawasan di sistem administrasi perpajakan yang kini semakin terintegrasi secara digital.

Program Pengungkapan Sukarela (PPS) sendiri merupakan kebijakan pemerintah yang memberi kesempatan kepada wajib pajak untuk mengungkapkan harta yang sebelumnya belum atau kurang dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Melalui program ini, wajib pajak dapat melakukan pembetulan secara sukarela dengan membayar Pajak Penghasilan (PPh) final sesuai ketentuan, sehingga terhindar dari sanksi administrasi di kemudian hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa yang Dimaksud dengan Harta PPS?

Harta PPS adalah seluruh aset yang diungkapkan wajib pajak dalam program tersebut, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri, sepanjang harta itu belum tercantum atau belum sepenuhnya dilaporkan dalam kewajiban perpajakan sebelumnya.

Jenis harta yang dilaporkan sangat beragam, antara lain:

  • Tanah dan bangunan

  • Kendaraan

  • Tabungan dan deposito

  • Saham dan obligasi

  • Aset usaha

  • Aset digital atau investasi lainnya

Dengan mengikuti PPS, harta yang sebelumnya belum dilaporkan menjadi sah secara perpajakan. Wajib pajak cukup membayar PPh final dengan tarif khusus tanpa dikenakan denda tambahan atau pemeriksaan lanjutan atas masa lalu.

Skema ini pada dasarnya memberikan “jalan rekonsiliasi” antara wajib pajak dan administrasi perpajakan, sehingga basis data kekayaan menjadi lebih akurat.

Lalu, Apa Itu Harta Investasi PPS?

Berbeda dengan harta PPS secara umum, harta investasi PPS adalah bagian dari harta yang diungkapkan tersebut, tetapi kemudian ditempatkan pada instrumen investasi tertentu sesuai ketentuan pemerintah.

Penempatan investasi ini biasanya mendapatkan tarif pajak yang lebih rendah dibandingkan hanya melaporkan harta tanpa komitmen investasi. Tujuannya adalah mendorong dana yang sebelumnya tidak tercatat agar masuk ke sektor produktif dalam negeri.

Instrumen yang menjadi tujuan penempatan harta investasi PPS umumnya meliputi:

  • Surat Berharga Negara (SBN)

  • Obligasi badan usaha milik negara

  • Proyek hilirisasi sumber daya alam

  • Investasi energi terbarukan

  • Sektor prioritas lain yang ditetapkan pemerintah

Melalui skema ini, pemerintah tidak hanya memperoleh kepatuhan pajak, tetapi juga mengarahkan likuiditas ke pembangunan ekonomi nasional.

Perbedaan Utama Harta PPS dan Harta Investasi PPS

Secara sederhana, perbedaan keduanya terletak pada perlakuan setelah pengungkapan dilakukan.

Harta PPS adalah seluruh harta yang dilaporkan dalam program PPS tanpa kewajiban untuk diinvestasikan kembali. Setelah membayar pajak final, kewajiban atas harta tersebut dianggap selesai.

Sementara itu, harta investasi PPS adalah harta yang secara khusus ditempatkan pada instrumen investasi tertentu agar mendapatkan insentif tarif pajak lebih rendah.

Artinya:

  • Semua harta investasi PPS pasti merupakan bagian dari harta PPS.

  • Namun, tidak semua harta PPS termasuk harta investasi PPS.

Perbedaan ini penting karena berpengaruh pada perhitungan pajak, masa penempatan dana, serta pengawasan kepatuhan di masa depan.

Peran Coretax dalam Mencatat Harta PPS

Dalam perkembangan terbaru, administrasi perpajakan kini menggunakan sistem digital terintegrasi bernama Coretax yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Melalui sistem ini, seluruh data harta yang diungkapkan dalam PPS langsung menjadi bagian dari profil perpajakan wajib pajak dan terhubung dengan berbagai layanan pajak lainnya.

Data tersebut digunakan untuk:

  • Menjadi referensi pelaporan SPT Tahunan berikutnya

  • Memastikan konsistensi antara penghasilan dan pertumbuhan aset

  • Membantu analisis profil risiko wajib pajak

  • Mengintegrasikan pengawasan secara digital dan otomatis

Dengan sistem yang semakin transparan, perbedaan data antara laporan PPS dan SPT berikutnya dapat memicu klarifikasi dari otoritas pajak. Karena itu, konsistensi pelaporan menjadi hal yang sangat krusial.

Mengapa Pemahaman Ini Penting bagi Wajib Pajak?

Kesalahan memahami klasifikasi harta PPS dan harta investasi PPS dapat berdampak langsung pada kepatuhan pajak. Misalnya, harta yang seharusnya ditempatkan sesuai komitmen investasi tetapi tidak direalisasikan bisa menimbulkan konsekuensi administratif.

Selain itu, integrasi data melalui Coretax membuat setiap perubahan profil kekayaan lebih mudah terdeteksi. Transparansi kini tidak lagi bersifat manual, melainkan berbasis sistem yang saling terhubung.

Karena itu, wajib pajak perlu:

  • Mencatat aset secara lengkap dan akurat

  • Menyamakan data PPS dengan laporan SPT Tahunan

  • Memastikan komitmen investasi dijalankan sesuai ketentuan

  • Melakukan perencanaan pajak secara hati-hati dan terdokumentasi

Bukan Sekadar Pengungkapan, tetapi Penataan Kepatuhan

PPS sejatinya bukan hanya program pengampunan administratif, melainkan bagian dari reformasi pengawasan pajak menuju sistem yang lebih modern, transparan, dan berbasis data.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan memahami perbedaan antara harta PPS dan harta investasi PPS, wajib pajak dapat mengelola kewajiban perpajakan dengan lebih tenang sekaligus menghindari risiko koreksi di masa depan.

Pada akhirnya, ketepatan pelaporan bukan hanya soal memenuhi aturan, tetapi juga memastikan bahwa seluruh aktivitas ekonomi tercermin secara wajar dalam sistem perpajakan nasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri: Kompetisi Antardaerah Jadi Instrumen Wujudkan Indonesia ASRI

Mendagri: Kompetisi Antardaerah Jadi Instrumen Wujudkan Indonesia ASRI

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (Pemda) menjadikan kompetisi kinerja antardaerah sebagai momentum untuk memperkuat implementasi berbagai agenda pembangunan.
Lupakan Laurin Ulrich, Timnas Indonesia Bisa Panggil Putra Eks Real Madrid Buat Jadi Penerus Thom Haye di Lini Tengah

Lupakan Laurin Ulrich, Timnas Indonesia Bisa Panggil Putra Eks Real Madrid Buat Jadi Penerus Thom Haye di Lini Tengah

Timnas Indonesia memiliki opsi pemain keturunan untuk memperkuat lini tengah. Setelah Laurin Ulrich dipanggil Jerman, putra eks Real Madrid bisa jadi pilihan.
Profil dan Rekam Jejak Danny Setiawan, Mantan Gubernur Jabar yang Meninggal Dunia

Profil dan Rekam Jejak Danny Setiawan, Mantan Gubernur Jabar yang Meninggal Dunia

Berikut profil lengkap dan jejak perjalanan karier Danny Setiawan, mantan Gubernur Jabar periode 2003-2008 yang meninggal dunia pada Sabtu, 19 September 2026.
Dipimpin Syaikh Muhammad Fadil Al Jailani, Gubernur Khofifah bersama Bupati Mojokerto dan Masyarakat Gelar Sholat Istisqa’, Ikhtiar Hadapi Kemarau Panjang

Dipimpin Syaikh Muhammad Fadil Al Jailani, Gubernur Khofifah bersama Bupati Mojokerto dan Masyarakat Gelar Sholat Istisqa’, Ikhtiar Hadapi Kemarau Panjang

Gubernur Khofifah bersama Bupati Al Barra dan jamaah memanjatkan doa agar hujan segera turun di tengah kemarau panjang yang berdampak pada 24 kabupaten/kota di Jawa Timur. Sholat Istisqa’ dan doa bersama digelar di halaman Pendopo Kabupaten Mojokerto.
Nasib Keuangan Shio Ayam 20 September 2026: Kedisiplinan Anda akan Membawa Hoki Melimpah

Nasib Keuangan Shio Ayam 20 September 2026: Kedisiplinan Anda akan Membawa Hoki Melimpah

Karakter dasar shio Ayam yang terkenal teliti, analitis, dan disiplin tinggi akan menjadi senjata utama dalam mengarungi dinamika keuangan pada 20 September.
Kabar Gembira, Dedi Mulyadi Perluas Asuransi Nelayan Mulai dari Jaminan Kematian sampai Sekolah Anak

Kabar Gembira, Dedi Mulyadi Perluas Asuransi Nelayan Mulai dari Jaminan Kematian sampai Sekolah Anak

Dedi Mulyadi merencanakan asuran nelayan bisa diperluas. Dengan perlindungan asuransi dapat diberikan secara menyeluruh, dengan pembiayaan dari Pemprov Jabar.

Trending

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.
Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Media sosial dihebohkan dengan kabar munculnya grup gay. Hal ini menarik perhatian warganet dan dikecam bisa segera diusut pihak terkait.
Dorong Akselerasi Ekonomi Maritim, Infrastruktur PPN Kejawanan Terus Diperkuat

Dorong Akselerasi Ekonomi Maritim, Infrastruktur PPN Kejawanan Terus Diperkuat

PT Nindya Karya (Persero) secara resmi memulai pembangunan fisik proyek pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan yang ditandai oleh pelaksanaan groundbreaking pada Kamis (17/9/2026).
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Shin Tae-yong Sedih Persija Terusir ke Bali Jelang Lawan Java United, Kirim Pesan Khusus ke Jakmania

Shin Tae-yong Sedih Persija Terusir ke Bali Jelang Lawan Java United, Kirim Pesan Khusus ke Jakmania

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tidak menyembunyikan kekecewaannya jelang menghadapi Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027.
Selengkapnya

Viral