News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dwi Sasetyaningtyas 'Penerima LPDP' Sesumbar Anaknya Pegang Paspor WNA Dihujat, Peneliti BRIN: Ini Jadi Tamparan

Peneliti BRIN menyoroti kegaduhan Dwi Sasetyaningtyas yang bangga anaknya pegang paspor WNA Inggris. Status penerima beasiswa LPDP berujung disinggung netizen.
Jumat, 20 Februari 2026 - 14:53 WIB
Dwi Sasetyaningtyas bagikan kebahagiaannya lantaran anak-anaknya resmi menjadi Warga Negara Asing
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Alumni penerima beasiswa LPDP Dwi Sasetyaningtyas membuat publik geram. Amarah meluap karena konten bahagia anaknya mendapat paspor Warga Negara Asing (WNA) viral.

Alih-alih memperoleh dukungan, Tyas sapaan akrabnya justru dihujat netizen. Ia dianggap tidak bersyukur sebagai WNI, yang padahal pernah menjadi penerima beasiswa LPDP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Anggi Afriansyah lebih menyoroti faktor Dwi Sasetyaningtyas dihujat netizen. Pendiri Sustaination itu dikenal sebagai lulusan penerima LPDP.

"LPDP ini beasiswa kebanggaan negeri ini dan memang sangat prestisius. Ketika salah satu influencer bercerita tentang anaknya mendapat paspor dari negara Inggris, serangan publik baik yang pro atau kontra sangat luar biasa," ujar Anggi Afriansyah dalam program Pagi-Pagi Seru tvOne, Jumat (20/2/2026).

Peneliti BRIN Anggi Afriansyah soroti kekisruhan Dwi Sasetyaningtyas, penerima LPDP yang bangga anaknya pegang paspor WNA
Peneliti BRIN Anggi Afriansyah soroti kekisruhan Dwi Sasetyaningtyas, penerima LPDP yang bangga anaknya pegang paspor WNA
Sumber :
  • tvOneNews

Dalam kasus seperti Tyas sapaan akrabnya, hal itu sesuatu yang bisa terjadi dan sulit dikendalikan. Apalagi penerima LPDP itu dibalut rasa bahagia anaknya menjadi WNA Inggris.

Tyas harus mengunggah kebahagiaan melalui media sosial. Namun begitu, rasa senang itu berakibat banjir hujatan.

Pasalnya, banyak netizen lebih menyoroti sosok Tyas dan suami sebagai penerima LPDP. LPDP merupakan salah satu beasiswa dengan biaya menggunakan uang negara dari APBN.

Uang APBN untuk kebutuhan penerima beasiswa LPDP berasal dari pajak, kepabeanan, hingga cukai. Tentu saja, netizen geram karena Tyas tidak bersyukur telah dibantu negara dari segi pendidikan.

"Mbak Setya ini adalah sosok yang memang punya kontribusi terhadap pengembangan untuk kemanusiaan, lingkungan. Cuma memang ketika netizen mengulik, ternyata sang suami juga adalah penerima LPDP. Jadi, ini subjek buruk di publik," bebernya.

Bicara Fungsi Penerima LPDP

Ia menjelaskan fungsi dari penerima beasiswa LPDP. Kehadiran LPDP sangat berguna mendukung ketersediaan SDM Indonesia untuk memperoleh pendidikan tinggi.

Selain itu, tujuan utama LPDP menginginkan SDM yang berkualitas hingga menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Fungsinya demi menciptakan dan mendorong Indonesia memiliki generasi bangsa yang cerdas.

"LPDP itu sebetulnya harapannya orang-orang yang dari generasi terbaik republik ini dapat beasiswa, dia harus pulang," katanya.

Walau demikian, setiap negara memiliki kelonggaran pada aturan yang mengharuskan WNI penerima LPDP harus kembali ke Indonesia. Namun hal menjadi sorotan netizen pada Tyas dari segi moral.

Peneliti BRIN itu tentu sangat mendukung netizen yang tersinggung dengan konten Tyas. Sebab, penerima LPDP menggunakan uang negara yang berasal dari pajak dan sebagainya.

"Kenapa netizen punya hak juga untuk berisik? Karena memang di situ ada uang pajak kita," ucapnya.

Perpindahan ke Paspor WNA Jadi Tamparan Pemerintah Indonesia

Namun ia juga tidak mempermasalahkan konten dari Tyas. Dengan adanya unggahan tersebut, hal ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah betapa lemahnya struktur khususnya dari segi pendidikan hingga paspor Indonesia.

Banyak orang yang memiliki pendidikan tinggi harus kabur ke luar negeri. Menurut penuturannya, hal itu justru menjadi malapetaka karena Indonesia semakin dikit mempunyai orang pintar.

Ia menyinggung keterbatasan ekonomi di Indonesia. Akibatnya, banyak orang memilih kabur ke luar negeri demi mencari perekonomian hidupnya.

"Kita juga harus jujur ada fenomena di mana di negeri ini banyak lapangan kerja yang masih terbatas. Itu jadi catatan karena ada isu struktural juga," singgung dia.

Ia berpendapat dari konten Tyas yang bangga anaknya menjadi WNA sebagai momentum pemerintah melakukan evaluasi.

Awal Mula Dwi Sasetyaningtyas Dihujat Netizen

Dwi Sasetyaningtyas penerima LPDP yang viral
Dwi Sasetyaningtyas penerima LPDP yang viral
Sumber :
  • ist

Sebelumnya, melalui sebuah unggahan di Threads, video Dwi Sasetyaningtyas tetiba mendapat sorotan tajam dari netizen. Perhatian itu terus meningkat lantaran Tyas berbicara status WNI.

"Akhirnya paket yang aku tunggu-tunggu selama empat bulan ke belakang nyampe juga. Ini paket bukan sembarang paket, isinya adalah sebuah dokumen yang penting banget yang mengubah nasib dan masa depan anak-anakku," ungkap Tyas.

Ia semakin menunjukkan emosional ketika membuka amplop. Isinya berupa surat resmi langsung dari Home Office yang membicarakan status kewarganegaraan anak keduanya berubah menjadi United Kingdom (UK).

"Ini adalah surat dari home office Inggris yang menyatakan kalau anak aku yang kedua udah diterima jadi Warga Negara Inggris. Dan yang kedua, udah resmi jadi British Citizen," jelasnya.

Sementara, Tyas berbicara status kewarganegaraannya yang masih WNI. Ucapan yang membuat publik geger karena tidak bangga terhadap status WNI setelah dibantu oleh negara melalui beasiswa LPDP.

"Aku tahu dunia terlihat nggak adil, tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," ucapnya.

Publik langsung geram hingga video tersebut merebak luas di berbagai platform media sosial. Akibatnya, Tyas membuat klarifikasi permintaan maaf telah membuat kegaduhan.

"Sehubungan dengan unggahan saya sebelumnya yang membuat kalimat 'cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan', dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut," jelas Tyas.

Ia mengaku ucapan tersebut terlontarkan bagian bentuk kekecewaannya sebagai WNI. Namun, setiap amarah tidak semuanya diluapkan ke ruang publik.

Ia menyadari kalimatnya telah terlampau batas. Saking tidak senangnya menjadi WNI, bisa melukai masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mengakui kesalahan saya dalam pemilihan kata dan menyampaikannya di ruang publik. Apa pun latar belakang emosi yang melatarinya, dampak dari pernyataan tersebut, tetap menjadi tanggung jawab saya sepenuhnya," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut
Perayaan HUT ke-81 RI Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Budaya, Wastra, Kuliner dan UMKM Daerah

Perayaan HUT ke-81 RI Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Budaya, Wastra, Kuliner dan UMKM Daerah

Perayaan HUT ke-81 RI menjadi momentum mengenalkan kembali budaya, wastra, kuliner, seni, dan komoditas UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.

Trending

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

Revnaldo Ega, MC di booth Newport akhirnya meminta maaf setelah video sayembara satu botol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha menuai kecaman luas.
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Selengkapnya

Viral