News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua BEM UGM Ngaku Diteror, Natalius Pigai: Orang yang Menantang MBG Tak Punya Hati Nurani

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai angkat bicara ihwal dugaan teror terhadap Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) usai mengkritik program makan bergizi gratis (MBG) dan sejumlah program pemerintah.
Jumat, 20 Februari 2026 - 20:58 WIB
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai angkat bicara ihwal dugaan teror terhadap Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) usai mengkritik program makan bergizi gratis (MBG) dan sejumlah program pemerintah

Alih-alih langsung membahas dugaan teror, Pigai lebih dulu menyoroti substansi kritik terhadap program pemerintah yang dinilai dikaitkan dengan kepentingan Pemilu 2029.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam konteks Hak Asasi Manusia, pemerintah melakukan makan bergizi gratis, pendidikan gratis, sekolah rakyat, cek kesehatan gratis, perumahan, kampung nelayan, kemudian swasembada pangan, adalah sejalan, seirama, sesuai dengan Hak Asasi Manusia,” kata Pigai saat konferensi pers, Jumat (20/2/2026). 

Ia bahkan menegaskan, pihak yang ingin meniadakan program-program tersebut sama saja menentang HAM.

“Maka orang yang mau meniadakan makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, pendidikan gratis, sekolah rakyat, koperasi merah putih, adalah orang yang menentang Hak Asasi Manusia. Orang yang menentang,” tegasnya.

Pigai membedakan antara kritik untuk perbaikan dan upaya menolak program. Menurutnya, kritik diperbolehkan selama bertujuan memperbaiki layanan.

“Kalau kritik dalam rangka perbaikan, boleh. Kritik untuk memperbaiki agar pelayanannya maksimal, boleh. Tapi menentang, mau meniadakan program-program hak atas sandang, pangan, dan papan adalah orang yang menentang Hak Asasi Manusia,” ujarnya.

Ia juga menilai pengaitan program MBG dan cek kesehatan gratis dengan Pemilu 2029 sebagai tindakan yang tidak bermoral

“Semua maaf ya, ketika program-program yang baik ini diarahkan dengan Pemilu, maka menurut saya itu menentang orang kecil. Itu orang jahat. Orang yang tidak punya nurani. Orang yang tidak punya hati bagi orang kecil yang di depan mata orang miskin,” ucap Pigai.

Ia menekankan bahwa kritik dalam proses pembangunan diperbolehkan, namun tidak boleh digiring ke arah politik elektoral.

“Tapi jangan menggiring ke politik. Apalagi kaitkan itu untuk nanti 2029 kepentingan politik supaya milih. Jahat banget. Maaf aja, jahat itu,” ujarnya.

Soal dugaan teror, Pigai menyatakan hingga kini belum ada kejelasan bentuk maupun pelakunya. Namun ia memastikan pemerintah tidak terlibat.

“Teror semacam ini, yang jelas saya menegaskan, pemerintah tidak pernah. Tidak akan pernah,” tegasnya.

Ia menyebut Presiden Prabowo telah menegaskan hukum tidak boleh digunakan untuk membungkam hak asasi manusia.

“Presiden Prabowo telah menegaskan bahwa hukum tidak boleh dipakai oleh penguasa untuk kepentingan atau membungkam hak asasi manusia penduduk Indonesia,” katanya.

Pigai memastikan, jika benar ada teror, maka itu ranah kepolisian.

“Maka kita minta polisi cek, polisi tanya, lakukan penyelidikan. Menurut saya, memang polisi yang harus mengungkap sebenarnya siapa pelaku itu,” ujarnya.

Namun di sisi lain, Pigai mempertanyakan mengapa pernyataan mahasiswa tersebut mengaitkan program sosial dengan Pemilu 2029.

“Menurut saya kok dia bisa kaitkan dengan Pemilu 2029? Kok enggak tahu perasaan orang kecil yang membutuhkan makanan? Kenapa kaitkan Pemilu 2029?” katanya.

Pigai yang mengaku sebagai aktivis 98 mengingatkan pentingnya etika dalam menyampaikan kritik.

“Kalau Anda kritik boleh, anytime boleh kritik. Bebas negara kasih kesempatan memberi kritikan. Kalau hina, jangan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bahkan menyebut generasi 98 masih akan memimpin Indonesia dalam 30 tahun ke depan.

“Karena kami generasi 98 masih akan memimpin 30 tahun lagi. Berarti anak-anak generasi sekarang akan jadi catatan kami dong. Maaf aja ya,” tandasnya.(rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Al Okhdood vs Al Nassr 0-2: Ronaldo dkk Makin Anteng di Puncak Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026

Al Okhdood vs Al Nassr 0-2: Ronaldo dkk Makin Anteng di Puncak Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026

Di pekan ke-28 Liga Pro Saudi 2025/2026, laga menarik tersaji saat pemuncak klasemen sementara, Al Nassr, bertandang ke markas tim papan bawah Al Okhdood Club.
Gol Jeremie Boga Jadi Penentu! Juventus Bungkam Atalanta, Dekati Zona Liga Champions

Gol Jeremie Boga Jadi Penentu! Juventus Bungkam Atalanta, Dekati Zona Liga Champions

Juventus meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Atalanta dalam laga krusial perebutan tiket Liga Champions.
Menguak Tabir, Seorang Ayah Sekap Bocah 9 Tahun 1,5 Tahun di Mobil Boks

Menguak Tabir, Seorang Ayah Sekap Bocah 9 Tahun 1,5 Tahun di Mobil Boks

Baru-baru ini media social hingga media massa menguak tabir kisah seorang ayah sekap bocah 9 tahun selama 1,5 tahun di mobil boks. Sontak, hal ini menyedot
Gatut Kenakan Rompi Tahanan KPK, Bupati Tulungagung Mengucapkan Permohanan Maaf

Gatut Kenakan Rompi Tahanan KPK, Bupati Tulungagung Mengucapkan Permohanan Maaf

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berwarna oranye dan mengucapkan permohonan maaf usai resmi
Mengenal Eksel Runtukahu, Striker Persija Jakarta yang Sedikit Menit Bermain, tapi Sudah Cetak 6 Gol

Mengenal Eksel Runtukahu, Striker Persija Jakarta yang Sedikit Menit Bermain, tapi Sudah Cetak 6 Gol

Nama Eksel Runtukahu tengah menjadi perbincangan hangat. Penyerang asal Sulawesi Utara ini baru saja menunjukkan taringnya dengan mencetak brace untuk Persija.
Barcelona Menggila! Hancurkan Espanyol 4-1, Gelar La Liga Makin Dekat

Barcelona Menggila! Hancurkan Espanyol 4-1, Gelar La Liga Makin Dekat

Barcelona tampil dominan saat menghantam Espanyol dengan skor telak 4-1 pada pekan ke-31 La Liga di Camp Nou, Sabtu (11/4/2026) waktu setempat.

Trending

Imbas KDM Nonaktifkan Kepala Samsat Bandung, Harta Ida Hamidah Dikuliti, Jumlahnya Buat Kaget Netizen

Imbas KDM Nonaktifkan Kepala Samsat Bandung, Harta Ida Hamidah Dikuliti, Jumlahnya Buat Kaget Netizen

Imbas dinonaktifkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Kini harta kekayaan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung, Ida Hamidah, turut disorot publik hingga
Kata Mauricio Souza setelah Persija Jakarta Lumat Persebaya, Persaingan Juara Super League Makin Memanas

Kata Mauricio Souza setelah Persija Jakarta Lumat Persebaya, Persaingan Juara Super League Makin Memanas

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi saksi kebangkitan luar biasa Persija Jakarta. Dalam laga bertajuk duel klasik pekan ke-27 Super League 2025/2026
APPMBGI Tunjuk Hashim Djojohadikusumo Jadi Ketua Penasihat

APPMBGI Tunjuk Hashim Djojohadikusumo Jadi Ketua Penasihat

Hashim Djojohadikusumo resmi didapuk menjadi Ketua Penasihat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI).
Media Korea Soroti Peluang Megawati Hangestri Kembali ke Red Sparks Usai Tampil Bergairah di Proliga 2026

Media Korea Soroti Peluang Megawati Hangestri Kembali ke Red Sparks Usai Tampil Bergairah di Proliga 2026

Media Korea soroti peluang Megawati Hangestri kembali ke Red Sparks usai tampil impresif di Proliga 2026 dan berstatus bebas transfer.
Bayern Menggila! Hancurkan St. Pauli 5-0 Sekaligus Pecahkan Rekor Legendaris

Bayern Menggila! Hancurkan St. Pauli 5-0 Sekaligus Pecahkan Rekor Legendaris

Bayern Munchen tampil luar biasa saat menghancurkan tuan rumah FC St. Pauli dengan skor telak 5-0 pada lanjutan Bundesliga, Sabtu (11/4/2026).
Kurniawan Dwi Yulianto Pasang Target Tinggi di Piala AFF U-17: Setiap Pertandingan Adalah Final Bagi Kami

Kurniawan Dwi Yulianto Pasang Target Tinggi di Piala AFF U-17: Setiap Pertandingan Adalah Final Bagi Kami

Legenda hidup sepak bola Indonesia yang kini menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto memasang target ambisius dalam ajang Piala -
Usai Ditabrak Truk, Personel BPBD Makassar Meninggal Dunia

Usai Ditabrak Truk, Personel BPBD Makassar Meninggal Dunia

Seorang personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Abu Bakar Siddik (22) akhirnya meninggal dunia usai ditabrak truk tronton di Jalan
Selengkapnya

Viral