GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Minggu, 22 Februari 2026 - 03:00 WIB
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Hak Asasi Manusia RI (HAM) Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF (United Nations Children's Fund) soal tuntutan kuat untuk penghentian atau pembatalan program MBG.

Sebelumnya diberitakan, surat BEM UGM kepada UNICEF menyinggung tragedi pilu siswa kelas IV SD berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, NTT yang diduga mengakhiri hidup lantaran tidak mampu membeli alat tulis seharga Rp10.000,00.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat ini diunggah di akun pribadi Tiyo di media sosial Instagram, Jumat (6/2/2026) dan viral di dunia maya.

Masih dalam surat yang tertanggal 5 Februari 2026 tersebut, termuat kritik keras terhadap prioritas anggaran pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam isi surat itu, insiden tewasnya siswa berinisial YBR itu adalah bukti nyata kegagalan negara dalam melindungi hak anak atas pendidikan dan kebutuhan dasar.

Ada ironi yang tersirat dalam surat berbahasa Inggris dan ditujukan kepada Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell ini.

Satu sisi, ada anak SD kehilangan nyawa karena ketiadaan biaya untuk membeli buku dan pena, tetapi di sisi lain pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto justru menggelontorkan dana besar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditengarai juga mengambil porsi besar dari anggaran pendidikan.

Adapun anggaran MBG 2026 dirancang mencapai Rp335 triliun untuk tahun 2026 saja.

Dari angka tersebut, sebanyak Rp223 triliun diambilkan dari anggaran pendidikan di Anggaran Pengeluaran dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang totalnya Rp769,1 triliun.

Kemudian, Ketua BEM UGM juga kembali viral setelah videonya berorasi di Bundaran UGM pada Jumat (13/2/2026) beredar di dunia maya.

Dalam orasinya, Tiyo mengenakan kaus warna hitam dengan tulisan besar yang berbunyi Maling Berkedok Gizi, sebuah plesetan sebagai bentuk protes terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia pun mempertanyakan besarnya anggaran untuk program MBG, sedangkan penerimanya dinilai tidak tepat sasaran.

"Total MBG itu kawan-kawan, Rp335 triliun [pada] 2026. Itu artinya, setiap hari Rp1,2 triliun uang kita dirampok untuk MBG. Apakah 82 juta anak-anak Indonesia itu butuh MBG?" jelas Tiyo.

"BPS sendiri mengatakan bahwa kemiskinan kita kurang dari 10 persen, meskipun ukuran kemiskinannya adalah sehari keluar Rp25.000."

"Tapi, kalau kita pakai logika yang sama, harusnya yang mendapat MBG bukan semua anak-anak, tapi hanya 9 persen anak-anak."

Lantas, Tiyo juga menegaskan bahwa MBG bersifat proyek yang bagi-bagi keuntungan untuk pihak-pihak tertentu saja yang bisa mendirikan SPPG (Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi).

"Tapi, kenapa 82 juta anak-anak harus dipaksa makan MBG? Karena, proyek! Satu SPPG, owner-nya, yang punya yayasannya, itu bisa punya revenue per bulan Rp100-125 juta," ujar Tiyo.

"Yang bisa punya SPPG itu bukan melalui mekanisme yang demokratis, tapi yang dekatlah yang dapat, yang dekat sama bupati, walikota, DPRD, dan seterusnya, termasuk hari ini polisi menerima 1.000 SPPG."

Bahkan sebelumnya, BEM UGM yang dikomandoi Tiyo juga mengkritik MBG dalam sebuah aksi yang digelar di kampus UGM Sleman, DIY pada 24 September 2025.

Saat itu, BEM UGM menggelar aksi simbolik memprotes MBG dengan menghadirkan seekor sapi dengan kepala ditempeli foto Presiden Prabowo Subianto.

Dalam hal ini, ia mengkritik MBG yang disebutnya menimbulkan ribuan kasus keracunan. MBG juga dinilainya melanggar hak anak atas pendidikan, termasuk soal anggaran untuk pendidikan.

Namun, setelah mengkritik MBG dan menyurati UNICEF, Tiyo mengaku mendapat teror dan intimidasi, berupa penguntitan, menyebar isu tidak benar, hingga ancaman penculikan dari nomor asing di aplikasi WhatsApp (WA).

Menyikapi hal ini, Menteri HAM, Natalius Pigai menyebut, pihak-pihak yang menolak program pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto-Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka adalah pihak yang menentang HAM.

Untuk diketahui, program tersebut yakni,  Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Perumahan, hingga Desa Nelayan.

Pernyataan ini disampaikan Pigai saat menanggapi Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto yang mendapat teror seusai mengkritik pemerintah dan mengirimkan surat kepada UNICEF.

Seperti diketahui, UNICEF sendiri merupakan sebuah lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertujuan untuk melindungi hak-hak setiap anak, terutama yang paling rentan, di lebih dari 190 negara. 

"Dalam konteks hak asasi manusia, pemerintah melakukan makan bergizi gratis, pendidikan gratis, sekolah rakyat, cek kesehatan gratis, perumahan, Kampung Nelayan, Swasembada Pangan, sejalan, seirama sesuai dengan hak asasi manusia," jelas Menteri HAM Pigai kepada wartawan di Kantor Kementerian HAM RI, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

"Maka, orang yang mau meniadakan makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, pendidikan gratis, sekolah rakyat, Koperasi Merah Putih adalah orang yang menentang hak asasi manusia."

Kemudina, Pigai menyebut, pemerintah tetap terbuka menerima kritik, asalkan kritik tersebut bersifat membangun (konstruktif), bukan malah mendesak untuk menghapus program yang dia nilai sejalan dengan hak asasi manusia.

"Kalau kritik dalam rangka perbaikan boleh. Kritik untuk memperbaiki agar pelayanannya maksimal boleh," tegas Pigai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi, menentang, mau meniadakan, program-program hak atas sandangan dan papan, hak asasi atas pangan, hak asasi atas pendidikan, hak asasi atas kesehatan adalah orang yang menentang hak asasi manusia," lanjutnya.

"Oleh karena itu, maka saya memberi kesempatan kepada orang boleh memberi kritikan, tetapi tidak boleh, mau meniadakan menghilangkan program yang baik," Pungkas Pigai. (aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bapanas: Hari ke-4 Puasa Harga Cabai Rawit Rp68.836/kg, Telur Rp31.889/kg

Bapanas: Hari ke-4 Puasa Harga Cabai Rawit Rp68.836/kg, Telur Rp31.889/kg

Bapanas mencatat harga cabai rawit merah secara nasional Rp88.462 per kilogram, naik Rp8.591 dari hari sebelumnya, telur ayam ras Rp31.889 per kg naik Rp612 dari sebelumnya, pada hari ke-4 puasa Ramadan 1447 Hijriah.
Link Live Streaming Tinju Dunia: Siang Ini Ada Perebutan Gelar Juara Mario Barrios vs Ryan Garcia

Link Live Streaming Tinju Dunia: Siang Ini Ada Perebutan Gelar Juara Mario Barrios vs Ryan Garcia

Link live streaming tinju dunia hari ini, di mana ada salah satu duel paling menarik tahun ini antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang memperebutkan gelar juara kelas welter WBC.
12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 23 Februari 2026: Capricorn hoki, Cancer perlu waspada

12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 23 Februari 2026: Capricorn hoki, Cancer perlu waspada

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 23 Februari 2026 aries hingga pisces. Terlihat Scorpio dan Capricorn hoki, Taurus serta Cancer perlu waspada pengeluaran.
Link Live Streaming UFC Houston: Tarung Siang Ini, Ada Duel Sean Strickland vs Anthony Hernandez

Link Live Streaming UFC Houston: Tarung Siang Ini, Ada Duel Sean Strickland vs Anthony Hernandez

Link live streaming UFC Houston hari ini yanag akan diramaikan dengan duel seru nan menarik antara Sean Strickland vs Anthony Hernandez di kelas menengah.
Baru Sebulan di Persija Jakarta, Shayne Pattynama Bicara Jujur soal Kualitas Para Pemain Lokal Indonesia

Baru Sebulan di Persija Jakarta, Shayne Pattynama Bicara Jujur soal Kualitas Para Pemain Lokal Indonesia

Bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama mengirimkan pujian tinggi kepada para pemain lokal. Meski baru di Liga Indonesia, namun ia mengaku kagum dengan kualitas yang dimiliki punggawa-punggawa di Super League. 
Puting Beliung Terjang Jombang, Atap Musala MI Miftahul Ulum Terbang hingga Rusak Parah

Puting Beliung Terjang Jombang, Atap Musala MI Miftahul Ulum Terbang hingga Rusak Parah

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, menyebabkan sejumlah bangunan rusak dan pohon tumbang.

Trending

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Soal Kasus Anggota Brimob Aniaya Siswa Hingga Tewas di Tual, Kapolri: Kita Transparan

Soal Kasus Anggota Brimob Aniaya Siswa Hingga Tewas di Tual, Kapolri: Kita Transparan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomentar soal insiden anggota brimob diduga aniaya seorang siswa di Tual. Kata Kapolri, pihaknya memastikan penanganan
Polri Tak Hanya Ungkap Narkotika Sekoper, Kronologi Penyimpangan Seksual AKBP Didik Juga Dibocorkan

Polri Tak Hanya Ungkap Narkotika Sekoper, Kronologi Penyimpangan Seksual AKBP Didik Juga Dibocorkan

Polri tidak hanya ungkap soal kepemilikan narkotika sekoper eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Namun, Polri juga bocorkan kronologi penyimpangan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT