News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Minggu, 22 Februari 2026 - 03:00 WIB
Sosok Mertua Dwi Sasetyaningtyas, Jejak Birokrat Syukur Iwantoro.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sorotan publik terhadap Dwi Sasetyaningtyas terus melebar. Setelah pernyataannya di media sosial menuai kontroversi, kini perhatian warganet bergeser kepada sosok ayah mertuanya, Syukur Iwantoro, yang rekam jejak dan laporan kekayaannya ikut dikulik.

Nama Syukur menjadi bahan perbincangan setelah publik menelusuri latar belakang keluarga Dwi, yang sebelumnya menyebut dirinya dan suami bukan berasal dari keluarga berada. Pernyataan itu memicu perdebatan karena diketahui suaminya, Arya Pamungkas Iwantoro, merupakan putra dari mantan pejabat eselon I di Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Latar Belakang Keluarga Jadi Sorotan

Kontroversi bermula ketika Dwi, yang merupakan penerima beasiswa LPDP, menceritakan perjalanan studinya di Utrecht University. Dalam beberapa kesempatan, ia menggambarkan kondisi keluarganya sebagai bukan berasal dari kalangan mampu.

Namun narasi tersebut dipertanyakan warganet setelah mengetahui posisi strategis sang mertua di birokrasi. Jejak jabatan Syukur sebagai pejabat tinggi negara dinilai bertolak belakang dengan klaim latar belakang ekonomi sederhana yang disampaikan Dwi.

Perdebatan pun ramai di media sosial, dengan sejumlah pengguna mempertanyakan konsistensi pernyataan tersebut serta transparansi mengenai kondisi keluarga sebenarnya.

Laporan Kekayaan Ikut Dibongkar

Tak berhenti pada jabatan, warganet kemudian menelusuri Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Syukur yang tercatat di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Berdasarkan data e-LHKPN tahun 2018 yang dapat diakses publik, Syukur melaporkan total kekayaan sebesar Rp3,093 miliar saat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian.

Rincian harta tersebut meliputi:

  • Tanah dan bangunan senilai Rp2,660 miliar

  • Alat transportasi dan mesin sebesar Rp246 juta

  • Harta bergerak lainnya Rp125 juta

  • Kas dan setara kas Rp81 juta

  • Utang Rp20 juta

Data tersebut kembali viral setelah dibagikan ulang di berbagai platform, memicu diskusi mengenai kesesuaian antara narasi “keluarga biasa” dengan fakta administratif yang tercatat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu Lama Kembali Diangkat

Selain laporan kekayaan, sebagian warganet juga menyinggung keterkaitan nama Syukur dalam dinamika pengawasan pejabat negara di masa lalu, meski tidak semua informasi yang beredar disertai konteks utuh. Fenomena ini menunjukkan bagaimana jejak birokrasi lama kerap kembali menjadi perhatian ketika muncul kontroversi baru yang melibatkan anggota keluarga.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim, 13 Orang Termasuk Kepala Desa Aktif Diperilsa KPK di Mapolres Bangkalan

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim, 13 Orang Termasuk Kepala Desa Aktif Diperilsa KPK di Mapolres Bangkalan

Penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap 13 orang termasuk kepala desa aktif sebagai saksi berkaitan dengan dugaan korupsi dana hibah untuk Pokas Jatim.
Dedi Mulyadi Tegas soal Banjir Bandung: Stop Alih Fungsi Sawah Jadi Perumahan

Dedi Mulyadi Tegas soal Banjir Bandung: Stop Alih Fungsi Sawah Jadi Perumahan

Gubernur Jawa Barat menegaskan untuk stop alih fungsikan sawah jadi perumahan, demi memutus rantai banjir di Bandung.
Soal Penjadwalan Pemeriksaan Eks Menaker di Kasus RPTKA, KPK: Tunggu Kebutuhan Penyidikan

Soal Penjadwalan Pemeriksaan Eks Menaker di Kasus RPTKA, KPK: Tunggu Kebutuhan Penyidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut, belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap Eks Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.
Gini Ratio di Jakarta Masih Tinggi, Pramono Tegaskan Program KJP hingga Bansos Kesehatan Tetap Lanjut pada 2027

Gini Ratio di Jakarta Masih Tinggi, Pramono Tegaskan Program KJP hingga Bansos Kesehatan Tetap Lanjut pada 2027

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tetap akan melanjutkan program beasiswa maupun bantuan sosial (bansos) di bidang kesehatan pada 2027.
Satria Muda Bandung Resmi Perkenalkan 2 Pemain Asing Baru

Satria Muda Bandung Resmi Perkenalkan 2 Pemain Asing Baru

Adalah Giorgi Bezhanishvili dan Niven Antone Glover sebagai bagian dari langkah strategis menghadapi fase krusial musim ini demi meraih trofi IBL Indonesia 2026. 
Pramono Ungkap Alasan Perombakan Sejumlah Kepala Dinas DKI Jakarta

Pramono Ungkap Alasan Perombakan Sejumlah Kepala Dinas DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan perombakan terhadap sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tetap terbuka menerima tawaran melatih, termasuk dari klub Liga Indonesia, setelah dua kali dipecat.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
Selengkapnya

Viral