Cerita Gen Z Jalani Ramadan di Antartika, Puasa 18 Jam: Sahur Jam 2 Pagi, Buka Jam 10 Malam
- Fandy Jaya Negara
Jakarta, tvOnenews.com - Setiap orang muslim, memiliki cerita tersendiri saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Salah satunya pria kelahiran tahun 2000 atau Generasi Z (Gen Z), yaitu Fandy Jaya Negara, yang saat ini berada di Antartika.
Pria berusia 25 tahun ini menceritakan keberadaannya di benua tersebut, lantaran bekerja sebagai house keeping dalam Kapal Pesiar Viking Polaris, yang berfokus pada eksplorasi kutub.
“Sekarang bekerja sebagai housekeeping. Di kapal yang sekarang ini dari tahun 2025-2026,” kata Fandy, saat dihubungi, Minggu (22/2/2026).
Lebih lanjut, Fandy mengaku telah bekerja di tiga kapal pesiar yang di bawah satu perusahaan, sejak tahun 2024. Dirinya menjelaskan, pernah berlayar menggunakan kapal pesiar Viking Neptune pada tahun 2024, kapal Viking Sea tahun 2025, dan setelahnya hingga saat ini berganti ke kapal Viking Polaris 2026.
“Jadi gini, kapal saya bekerja ini perusahaannya sama, Viking. Jadi Viking ini punya belasan kapal pesiar. Dan saya setiap kontrak itu selalu di beda kapal, tapi perusahaannya sama. Yang ngebedain itu karena rutenya kan berbeda. Kan enggak semua orang mau ke rute situ-situ aja gitu. Jadi mereka tuh punya banyak kapal gitu,” ujar pria yang akrab disapa Ucup.
Saat ini Fandy mengaku telah menjelajah sekitar 40 negara, di antaranya Eropa, Karibia, Eropa Barat, Scandinavia, Chili, Kroasia, Itali, Spanyol, Monaco, Peru, Turki, Norwegia, Prancis, Moroko, Portugal, Brazil, USA, Mexico, Costarika, Canada, German, dan negara lainnya.
Namun, anak kedua dari tiga bersaudara ini menerangkan, yang membedakan puasa di Antartika dengan benua lainnya di tahun sebelum-sebelumnya yaitu memakan waktu yang lama dari sahur hingga buka puasa.
“2025 saya Ramadan di Eropa, beda kapalnya. Ya bedanya waktunya aja sih. Kalau di Eropa tuh lebih agak cepat, soalnya kan Eropa Barat ya. Jadi waktu gelapnya tuh lebih cepat. Jadi sunset-nya itu sekitar jam 7-8 tuh udah gelap, sama kayak di Indonesia aja. Kalau di Antartika ini, jam 11 malam baru gelap,” jelas Fandy.
Fandy menuturkan, waktu puasa di Antartika berlangsung sekitar 18 jam. Dirinya menerangkan, waktu makan sahur di Antartika dimulai pukul 02.00 pagi waktu Antartika, dan berbuka puasa sekitar pukul 22.00 waktu Antartika.
Load more