Aksi Ricuh hingga Jebol Pagar Polda DIY, LBH Yogyakarta Bantah Terlibat
- Andri Prasetyo/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - LBH Yogyakarta buka suara soal aksi sekelompok orang yang ricuh di depan Polda DIY, Selasa (24/2/2026).
Direktur Ketua LBH, Julian Dwi Prasetia membantah bahwa aksi yang berujung ricuh itu diinisiasi oleh pihaknya.
Adapun di dalam pamflet ajakan demonstrasi di depan Polda DIY yang beredar mengatasnamakan LBH Yogyakarta dan Satgas PPKS Srikandi UGM.
"Kami memang enggak tahu akan ada rencana aksi di Polda DIY dalam pamflet tersebut," kata Julian, Selasa.
Ia menjelaskan, pihaknya juga sudah mengklarifikasi ke akun yang mencantumkan nama organisasi mereka.
Sebab, Julian menilai tidak pantas jika LBH Yogyakarta dicatut di dalam pamflet sementara pihaknya tak merasa ikut dalam prosesnya.
Walaupun begitu, jika ada massa dalam aksi tersebut meminta bantuan hukum kepada LBH Yogyakarta maka dipersilakan untuk menghubungi layanan aduan.
Adapun sebelumnya, di dalam pamflet yang beredar, ajakan aksi itu disebutkan mulai pada pukul 16.30 WIB dengan titik kumpul di kawasan UPN Yogyakarta.
"Mengajak seluruh lapisan masyarakat yang marah terhadap polisi pembunuh dan negara yang melanggengkan kekerasan, untuk merapatkan barisan dan menyuarakan amarah kolektif pada aksi yang akan dilaksanakan," tulis pamflet yang beredar tersebut.
Situasi di depan Polda DIY sempat memanas ketika massa menjebol pagar kantor polisi sisi bagian timur.
Selain itu massa juga menuliskan kata-kata amarah kepada pihak kepolisian yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
Adapun saat ini kondisi di lapangan sudah berlangsung kondusif. Meski demikian, belum diketahui asal muasal kelompok yang melakukan aksi tersebut. (iwh)
Load more