News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Brimob Aniaya Siswa di Tual, Massa Geruduk Polda DIY, Warga Jogja Turun Tangan Lawan Massa Anarkis

Baru-baru ini beredar video ratusan massa geruduk Polda DIY pada Selasa (24/2) di media sosial. Diketahui, massa lakukan hal itu karena menuntut keadilan dari
Rabu, 25 Februari 2026 - 00:09 WIB
Soal Brimob Aniaya Siswa di Tual, Massa Geruduk Polda DIY, Warga Jogja Turun Tangan Lawan Massa Anarkis
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini beredar video ratusan massa geruduk Polda DIY pada Selasa (24/2/2026) di media sosial. Diketahui, massa lakukan hal itu karena menuntut keadilan dari kasus oknum brimob aniaya siswa di Tual, Maluku hingga tewas. 

Dari narasi yang berkembang di media sosial dan media massa, massa mulai berkumpul sejak pukul 16.30 WIB di depan gerbang sisi timur Mapolda DIY, yang telah dipasangi kawat berduri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, sejumlah aparat kepolisian terlihat berjaga di bagian dalam area markas. 

Ironisnya, situasi sempat memanas sekitar pukul 18.30 WIB ketika massa mendorong pagar dan pembatas kawat.

Dalam aksi tersebut, salah seorang peserta menuliskan kalimat bernada protes di tembok Mapolda DIY menggunakan cat semprot.

Aksi ini disebut sebagai bentuk kemarahan atas meninggalnya AT (14), siswa yang diduga dianiaya oleh oknum anggota Brimob Polda Maluku, Bripda Mesias Siahaya.

Seruan aksi diketahui beredar melalui pamflet di media sosial. 

Pamflet tersebut mencantumkan nama dan kontak LBH Yogyakarta, meski pihak LBH menegaskan tidak terlibat dalam perencanaan aksi.

“Kami tidak mengetahui adanya rencana aksi sebagaimana tercantum dalam pamflet. Pencantuman kontak kami dilakukan tanpa koordinasi,” ujar perwakilan LBH Yogyakarta, Julian.

Ia menambahkan, LBH tetap membuka ruang pendampingan hukum apabila ada permohonan dari massa.

Di sisi lain, Salah satu massa aksi, Ude, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan akumulasi kemarahan masyarakat atas peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Brimob Polda Maluku, Bripda Mesias Siahaya, terhadap siswa MTs berinisial AT (14) hingga tewas. 

"Ada bocah 14 tahun yang tidak salah apa-apa, lagi jalan pakai motor, tiba-tiba dihantam helm kepalanya, terus tewas. Masyarakat di Yogya hari ini paham bahwa ternyata yang busuk itu bukan oknum, tapi seluruh institusinya, sehingga aksi ini adalah upaya untuk meluapkan kemarahan tersebut," kata Ude.

Menurutnya, aksi ini spontan, bersifat cair atau fluid tanpa adanya panggung orasi maupun draf tuntutan formal.

"Ini bentuk runtuhnya kepercayaan atas upaya reformasi Polri yang tak membuahkan hasil," jelasnya.

Sementara, di sisi lain, puluhan warga Yogyakarta mengecam aksi unjuk rasa anarkis yang terjadi pada Selasa, 24 Februari 2026 malam.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan warga dari berbagai lapisan, mulai dari ormas dan kelompok masyarakat Yogyakarta, di depan Mapolda DIY.

“Kami dari ormas dan komunitas warga Yogyakarta telah berhasil memukul mundur dan membubarkan demo anarkis. Kami ormas dan komunitas akan melawan massa yang berbuat anarkis di Jogja,” seru salah seorang warga.

Dilansir dari berbagai sumber media massa, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengimbau peserta aksi untuk menjaga ketertiban, terlebih bertepatan dengan bulan Ramadan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mengimbau agar situasi tetap aman dan kondusif di DIY,” katanya.

Untuk diketahui, sampai berita ini ditayangkan, pihak tvOnenews.com masih mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut terhadap Polda DIY. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar mengungkapkan fakta baru soal tersangka terkait kasus pembunuhan dua orang di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Jumat (10/4/2026) lalu.
Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Media Korea Selatan dalam sebuah artikelnya mengatakan jika Megawati Hangestri justru sangat mungkin tidak ke Red Sparks, melainkan kontestan V-League lainnya.
Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Rachel/Febi langsung lakukan evaluasi usai terhenti di perempatfinal Kejuaraan Asia 2026.
Bermodal Keangkeran GBLA, Klok Siap Jaga Tren Positif Persib atas Bali United

Bermodal Keangkeran GBLA, Klok Siap Jaga Tren Positif Persib atas Bali United

Marc Klok targetkan kemenangan Persib atas Bali United. Tren positif, GBLA angker, dan 8 laga sisa dianggap final demi menjaga peluang juara Super League.
Bojan Hodak Ingin Persib Jaga Keangkeran GBLA, Minta Pemain Waspada Motivasi Berlipat Bali United

Bojan Hodak Ingin Persib Jaga Keangkeran GBLA, Minta Pemain Waspada Motivasi Berlipat Bali United

Persib Bandung bidik tiga poin saat menjamu Bali United. Bojan Hodak ingatkan ancaman lawan usai menang 6-1, demi menjaga jarak di puncak klasemen.
Emak-emak 63 Tahun Terlibat Penyelundupan Sabu di Bandara Silangit Tapanuli Utara, Ini Kronologinya

Emak-emak 63 Tahun Terlibat Penyelundupan Sabu di Bandara Silangit Tapanuli Utara, Ini Kronologinya

Petugas Bandara Silangit bekerjasama dengan Satuan Narkoba Polres Tapanuli Utara (Taput) gagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu seberat 2 kg, Jumat (10/04/2026)

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral