GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Posisi Polri di Bawah Kementerian, CSIS: Ini Juga Sulit Dihindari

Soal penempatan Polri di bawah kementerian, Peneliti Senior CSIS, Nicky Fahrizal menilai hak itu tak otomatis menjamin institusi tersebut akan berubah sesuai harapan publik.
Rabu, 25 Februari 2026 - 11:34 WIB
Ilustrasi Polri.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Soal penempatan Polri di bawah kementerian, Peneliti Senior CSIS, Nicky Fahrizal menilai hak itu tak otomatis menjamin institusi tersebut akan berubah sesuai harapan publik.

Pasalnya, menurut Nicky jabatan menteri dalam sistem demokrasi kerap diisi oleh politisi, bukan teknokrat profesional yang steril dari kepentingan politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini juga sulit dihindari, karena dalam ekosistem demokrasi setiap jabatan menteri itu adalah jabatan politik,” ujar Nicky Fahrizal.

Ia menilai wacana penempatan Polri di bawah kementerian selalu muncul setiap kali terjadi kasus besar yang menyeret institusi kepolisian. 

Pada akhir 2024, lanjutnya, gagasan tersebut kembali menguat, salah satunya didorong oleh PDIP yang mengusulkan agar Polri berada di bawah Kementerian Dalam Negeri. 

"Usulan tersebut dilatarbelakangi berbagai polemik internal Polri, termasuk dugaan keterlibatan dalam dinamika politik Pemilu 2024," ucapnya.

Sebelumnya, pada 2014, Menteri Pertahanan saat itu, Ryamizard Ryacudu, juga pernah melontarkan ide agar Polri ditempatkan di bawah Kementerian Pertahanan demi efektivitas koordinasi dan meringankan beban Presiden. Namun, gagasan tersebut tak pernah direalisasikan.

Belakangan, pembentukan Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian oleh Presiden Prabowo Subianto juga memunculkan spekulasi bahwa opsi serupa tengah dikaji, termasuk kemungkinan pembentukan Kementerian Keamanan Nasional.

Menurut Nicky, naik-turunnya aspirasi ini sangat dipengaruhi momentum politik. “Jadi aspirasi ini memang pasang surut, mengikuti kejadian politik yang melibatkan Polri atas suatu kejadian,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa Polri adalah institusi dengan kewenangan besar karena memegang fungsi administratif, regulatif, sekaligus operasional. Berbeda dengan TNI yang secara administratif berada di bawah Kementerian Pertahanan, tetapi operasionalnya di tangan Panglima TNI.

Wacana pemindahan struktur ini, kata Nicky, kini semakin mendapat simpati publik. Hal itu dipicu berbagai kasus dugaan kekerasan aparat, penyalahgunaan wewenang, korupsi, hingga tudingan bahwa Polri dijadikan alat kekuasaan politik. 

Narasi publik seperti istilah “partai coklat” memperlihatkan tingkat kecurigaan masyarakat, meskipun tidak selalu terbukti secara hukum.

Namun, bagi Nicky, inti persoalan bukan semata di mana Polri ditempatkan. Faktor penentu terletak pada kualitas kepemimpinan dan integritas pengambil kebijakan.

Menurutnya, jika presiden memiliki etika publik dan integritas yang kuat, Polri tidak akan diseret ke kepentingan politik praktis. Sebaliknya, jika kepemimpinan lemah secara etis, institusi kepolisian berpotensi terseret mengikuti arah kekuasaan.

Ia juga menyoroti bertambahnya beban tugas Polri di luar fungsi utamanya, seperti keterlibatan dalam program makan bergizi gratis, operasi pasar, hingga ketahanan pangan. 

Menurutnya, kondisi itu justru berpotensi mengaburkan fokus utama Polri sebagai penjaga keamanan, penegak hukum, dan pelayan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, Nicky menegaskan bahwa solusi utama bukan sekadar memindahkan posisi kelembagaan, melainkan membangun imunitas internal Polri melalui tata kelola yang baik, kepemimpinan yang berintegritas, serta komitmen kuat terhadap etika dan profesionalisme.

Tanpa pembenahan internal tersebut, perdebatan soal Polri di bawah Presiden atau kementerian dikhawatirkan hanya menjadi siklus politik tahunan ramai dibahas, namun minim perubahan nyata.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Kapolri Minta Maaf ke Publik, Akhir-akhir Ini Banyak Oknum Anggota Polri Cederai Keadilan

Kapolri Minta Maaf ke Publik, Akhir-akhir Ini Banyak Oknum Anggota Polri Cederai Keadilan

Kapolri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas perilaku oknum anggota Polri yang akhir-akhir ini dinilai mencederai rasa keadilan.
Belum Juga Mulai, Media Vietnam Sudah Remehkan Kekuatan Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Belum Juga Mulai, Media Vietnam Sudah Remehkan Kekuatan Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Salah satu media Vietnam, BTV, sudah lebih dulu meremehkan kekuatan pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang akan ikut berkompetisi di Piala AFF 2026 nanti.
Diam-diam 3 Negara Ini Suka Impor Mobil Pabrikan Indonesia

Diam-diam 3 Negara Ini Suka Impor Mobil Pabrikan Indonesia

Industri otomotif nasional mencatat lonjakan signifikan pada 2025 dengan total ekspor kendaraan utuh (CBU) mencapai 518.212 unit ke lebih dari 90 negara. Hal ..
5 Tren Model Baju Lebaran 2026: Dari Gamis Bini Orang hingga Kebaya Yellow Butter

5 Tren Model Baju Lebaran 2026: Dari Gamis Bini Orang hingga Kebaya Yellow Butter

Berikut prediksi 5 trend model baju lebaran 2026, mulai dari gamis 'Bini Orang' hingga kebaya warna yellow butter.

Trending

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Top 5 Pemain Lokal Termahal ISL 2025-2026, Nomor 3 Penghangat Bangku Cadangan di Timnas Indonesia

Top 5 Pemain Lokal Termahal ISL 2025-2026, Nomor 3 Penghangat Bangku Cadangan di Timnas Indonesia

Berdasarkan data terbaru dari Transfermarkt awal 2026, ada lima nama pemain Indonesia dengan banderol tertinggi musim ini. Nomor 3 kerap jadi pelapis di Timnas.
Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan kabar kebangkitan salah satu pemain keturunan yang pernah mencetak gol untuk Garuda Muda. Mengenal sosok Kai Boham.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT