GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Naik 2026: Tidak Lebih Mahal dari Rokok, Warga Miskin Aman

Ia menyebut peserta dari golongan tersebut tetap ditanggung pemerintah melalui skema bantuan iuran.
Rabu, 25 Februari 2026 - 12:19 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
Sumber :
  • Rika-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan rencana penyesuaian tarif iuran BPJS Kesehatan tidak akan berdampak pada kelompok masyarakat kurang mampu. 

Ia menyebut peserta dari golongan tersebut tetap ditanggung pemerintah melalui skema bantuan iuran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahwa kenaikan remi BPJS tidak ada pengaruhnya sama sekali kepada masyarakat miskin. Karena masyarakat miskin dibayari oleh pemerintah," kata Budi Gunadi di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Budi menjelaskan, kondisi keuangan BPJS Kesehatan saat ini berpotensi mengalami defisit sekitar Rp20-30 triliun. Pemerintah telah mengalokasikan dana Rp20 triliun untuk menutup kekurangan tersebut.

Namun ia mengingatkan masalah serupa bisa berulang setiap tahun apabila tidak ada pembenahan mendasar.

"Nah, itu akan terasa dengan penundaan pembayaran ke rumah sakit-rumah sakit. Jadi rumah sakit-rumah sakit mengalami kesulitan untuk operasionalnya. Itu sebabnya harus ada perubahan yang struktural," kata dia.

Budi menerangkan, peserta yang masuk kategori Desil 1-5 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tetap memperoleh perlindungan lewat program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). 

Menurutnya, skema asuransi sosial memang dirancang dengan prinsip gotong royong, di mana kelompok berpenghasilan lebih tinggi membantu pembiayaan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin.

"Yang memang bayarnya kan Rp42.000 sebulan. Menengah ke atas kaya wartawan Rp42.000 sebulan harusnya bisa deh. Yah, yang laki-laki beli rokok kan lebih dari itu," kata Budi

Di sisi lain, Ketua Umum Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia Agung Nugroho mengingatkan potensi konsekuensi dari kebijakan tersebut. Ia menilai kenaikan iuran bisa memicu bertambahnya peserta yang menunggak hingga status kepesertaannya menjadi tidak aktif.

"Jika iuran naik, banyak keluarga akan melakukan penyesuaian pengeluaran. Risiko yang muncul adalah meningkatnya tunggakan dan kepesertaan nonaktif. Pada akhirnya, mereka bisa kehilangan jaminan kesehatan saat justru paling dibutuhkan," katanya.

Menurut Agung, kelompok miskin relatif aman karena mendapat subsidi, sementara masyarakat berpenghasilan tinggi umumnya mampu menanggung kenaikan biaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Namun, kelas menengah—terutama pekerja sektor informal dan keluarga dengan beban pengeluaran tetap—dinilai berada pada posisi paling rentan.

Ia pun mendorong agar rencana tersebut dikaji secara menyeluruh agar tidak mengurangi akses masyarakat terhadap sistem jaminan kesehatan nasional. (ant/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Max Verstappen, Lewis Hamilton Hingga Bortoletto Satu Suara Sebut Mobil F1 2026 akan Sulit untuk Menyalip

Max Verstappen, Lewis Hamilton Hingga Bortoletto Satu Suara Sebut Mobil F1 2026 akan Sulit untuk Menyalip

Dengan diterapkannya regulasi baru pada F1 2026, isu aksi salip-menyalip kembali jadi sorotan jelang bergulirnya Formula 1 musim ini.
Innalillahi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia Akibat Infeksi Empedu, Sempat Dirawat Intensif

Innalillahi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia Akibat Infeksi Empedu, Sempat Dirawat Intensif

Gubernur Sumatera Selatan periode 2008-2018, Alex Noerdin meninggal dunia, pada Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB. Sempat dirawat secara intensif di rumah sakit
RI Bisa Ketimpa Berkah China Plus One, Pemerintah Bidik Rp940 Triliun dari Relokasi Industri dan Investor AS

RI Bisa Ketimpa Berkah China Plus One, Pemerintah Bidik Rp940 Triliun dari Relokasi Industri dan Investor AS

Indonesia digadang bisa ketimpa berkah dari China Plus One, yakni kebijakan perusahaan-perusahaan global untuk memindahkan pabrik keluar dari China untuk menghindari tarif impor tinggi yang diberlakukan AS.
Tak Bisa Tutupi Rasa Frustasinya pada Yamaha Jelang MotoGP 2026, Fabio Quartararo Sampai Tak Yakin Dirinya... 

Tak Bisa Tutupi Rasa Frustasinya pada Yamaha Jelang MotoGP 2026, Fabio Quartararo Sampai Tak Yakin Dirinya... 

Optimisme tinggi belum terlihat dari kubu Yamaha jelang MotoGP 2026 pasca menjalani tes pramusim di Sepang dan Buriram.
Kembali Lakukan Media Visit, PB Akuatik Indonesia Perluas Kerjasama Jelang Dua Event Besar di Tahun 2026

Kembali Lakukan Media Visit, PB Akuatik Indonesia Perluas Kerjasama Jelang Dua Event Besar di Tahun 2026

PB Akuatik Indonesia (PB AI) melakukan media visit menjelang dua event besar yang akan berlangsung pada tahun 2026 ini.
Banyak Perusahaan Nakal Langgar THR, DPR Desak Pemerintah Bertindak Tegas

Banyak Perusahaan Nakal Langgar THR, DPR Desak Pemerintah Bertindak Tegas

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Asep Romy Romaya, meminta pemerintah memberi sanksi tegas kepada perusahaan yang melanggar kewajiban pembayaran THR.

Trending

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketika Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ditanya kenapa memilih bersurat ke UNICEF ketimbang ke DPR soal MBG dan anak SD bunuh diri di NTT, dia menjawab karena ada kemampatan. 
Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan kabar kebangkitan salah satu pemain keturunan yang pernah mencetak gol untuk Garuda Muda. Mengenal sosok Kai Boham.
Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Baru-baru ini mencuat kabar terkait sebagian publik soroti menu makan bergizi gratis (MBG). Sontak, hal ini membuat Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara.
Media Korea Klaim Megawati Hangestri Jadi Rebutan Tim Liga Voli Korea, Red Sparks Siap Bersaing Pulangkan Megatron

Media Korea Klaim Megawati Hangestri Jadi Rebutan Tim Liga Voli Korea, Red Sparks Siap Bersaing Pulangkan Megatron

Media Korea Selatan menyebutkan bahwa Megawati Hangestri saat ini menjadi pemain yang paling diperebutkan oleh sejumlah tim di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT