News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

John Tobing, Perginya Pencipta Lagu Rakyat Darah Juang

John Sonny Marhasak Lumbun Tobing, atau yang lebih akrab disapa John Tobing pencipta lagu tersebut menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang sembuh dari sakit stroke di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM Yogyakarta.
Kamis, 26 Februari 2026 - 17:00 WIB
Persemayaman John Sonny Marhasak Lumbun Tobing, atau yang lebih akrab disapa John Tobing di rumah duka di Yogyakarta
Sumber :
  • Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com-Sejak 1980-an, ada sebuah lagu yang dinyanyikan untuk mengundang orang turun ke jalan berunjuk rasa menentang penguasa, lagu itu jadi milik bersama, menjelma jadi lagu rakyat (folk song) yang semua orang dengan mudah bertaut, lagu tersebut adalah Darah Juang.  Pada Rabu malam, 25 Februari 2026 John Sonny Marhasak Lumbun Tobing, atau yang lebih akrab disapa John Tobing pencipta lagu tersebut menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang sembuh dari sakit stroke di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM Yogyakarta.

Saat ini, jenazah John Tobing disemayamkan di RS Bethesda Yogyakarta. Pihak keluarga merencanakan prosesi persemayaman akan berlangsung hingga Sabtu besok, 28 Februari 2026, sebelum proses pemakaman dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergian John Tobing meninggalkan kesedihan mendalam bagi para aktivis lintas generasi. Ia dikenang bukan hanya sebagai musisi, tetapi sebagai sosok yang rendah hati dengan semangat juang yang tidak pernah padam meski kondisi fisiknya menurun.

"Kami merasa sangat kehilangan. Ayah adalah sosok yang gigih dan selalu mengajarkan kami tentang kemanusiaan," ujar Gopas Kibar, putra almarhum dalam keterangannya di Yogyakarta.

Lagu legendaris “Darah Juang” diciptakan John sekitar 1991-1992 di kontrakan Pelem Kecut, Gejayan, Yogyakarta—yang juga jadi sekretariat KM-UGM. Melodi lahir dari gitar akustiknya saat gelisah malam hari. Lirik awal ditulis bersama Dadang Juliantara (Fakultas MIPA UGM) karena John kurang percaya diri menulis kata-kata. 

Dari SMA hingga Aktivis Filsafat UGM

John menempuh SMA di beberapa kota, termasuk SMA Santo Thomas Yogyakarta (tak lulus karena kenakalan remaja) dan menyelesaikan di SMA Katolik Banjarmasin. Tahun 1986 ia diterima di Fakultas Filsafat UGM (juga UKI Jakarta) dan memilih Yogyakarta. Awalnya ingin hidup “biasa saja” sebagai penebusan dosa masa sekolah, tapi pertemanan dengan Wibi Warao dan Sugeng Bahagyo menyeretnya ke dunia aktivisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di kampus, ia ikut mendirikan Biro Pembelaan Hak Mahasiswa Filsafat (BPHMF) sebagai alternatif senat. Mulai 1988, diskusi mahasiswa berubah jadi aksi jalanan. John terlibat dalam gerakan solidaritas Waduk Kedung Ombo (1989-1991), Kusumanegara Berdarah, hingga Forum Komunikasi Mahasiswa Yogyakarta (FKMY) di mana ia jadi wakil ketua. Pengalaman Malahat kekayaan Indonesia yang “dibodohi” pemerintah itu yang melahirkan lagu-lagunya.

Selamat jalan, John Tobing. Terima kasih atas "Darah Juang" yang terus mengalir dalam nadi perjuangan rakyat Indonesia. (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Selengkapnya

Viral