Publik Soroti Alasan Guru Honorer di NTT Tetap Mengajar Walau Gaji Rp223 Ribu per Bulan
- istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini publik soroti alasan guru honorer, di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap mengajar walau gaji dipotong Rp233 ribu per bulan. Kabar itu mencuat di media sosial TikTok dan Instagram hingga juga menuai komentar warganet.
Untuk diketahui, sosok guru honorer itu bernama Agusthinus Nitbani, yang tinggal di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat.
Guru honorer ini diketahui telah 24 tahun mengabdi sebagai guru honorer di SD Negeri Batu Esa.
24 tahun mengabdi sebagai guru honorer, Agusthinus Nitbani yang akrab disapa Agus hanya mendapat gaji sebesar Rp 600 ribu per bulan.
Bahkan diceritakan oleh Agus, gaji tersebut terkadang dirapel selama enam bulan.
Hal ini diceritakan Agus saat bertemu dengan pendiri komunitas kripto, Sulianto Indria Putra.
“Jadi Rp 600 ribu itu juga kebutuhan keluarga dalam sebulan itu tidak cukup sedangkan gaji kami Rp 600 ribu itu 6 bulan baru dikasih. Total ada 4 orang, dua anak 1 istri,” ucapnya dikutip dari akun TikTok @TuanmudaSuli, pada Sabtu (28/2/2026).
Namun sayangnya pada Juli 2025 dirinya harus menerima nasib tragis gajinya dipotong lantaran efisiensi.
Bahkan ia mengaku bahwa gaji honornya yang dipotong akibat efisiensi tersebut semakin mencekik perekonomiannya. Mengingat dia harus menghidupi dua orang anak dan seorang istri.
“2025 bulan Juli itu gaji dipotong menjadi Rp223 ribu. Tidak cukup, tambah parah lagi tambah setengah mati, karena gaji kurang dari setengah,” jelasnya.
Akan tetapi di satu sisi Agus harus memutar otak. Dia memilih untuk berkebun demi memenuhi kebutuhan rumah tangganya.
“Berkebun karena kalau untuk kebutuhan hidup ini gaji tidak mencukupi,” bebernya dikutip dari akun Instagram @net.sull.
Tak berhenti sampai di situ, karena gajinya pas-pasan, ia harus memutar otak agar bisa berhemat.
Demi menekan biaya transportasi, Agus pun memilih menumpang truk untuk pergi ke sekolah tempatnya mengajar.
“Masuknya jam 06.30. Numpang truk lalu keluar tunggu truk lagi di depan numpang ke Batu Esa,” jelasnya.
Dalam sejumlah potongan video yang beredar di media sosial, publik semakin dibuat terharu lantaran kegigihan Agus. Meski hanya mendapat gaji sebesar Rp 223 ribu per bulan namun dirinya tetap akan mengajar.
Load more