News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Publik Soroti Alasan Guru Honorer di NTT Tetap Mengajar Walau Gaji Rp223 Ribu per Bulan

Baru-baru ini publik soroti alasan guru honorer, di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap mengajar walau gaji dipotong Rp233 ribu per bulan. Kabar itu mencuat di
Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:11 WIB
Publik Soroti Alasan Guru Honorer di NTT Tetap Mengajar Walau Gaji Rp223 Ribu per Bulan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini publik soroti alasan guru honorer, di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap mengajar walau gaji dipotong Rp233 ribu per bulan. Kabar itu mencuat di media sosial TikTok dan Instagram hingga juga menuai komentar warganet. 

Untuk diketahui, sosok guru honorer itu bernama Agusthinus Nitbani, yang tinggal di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guru honorer ini diketahui telah 24 tahun mengabdi sebagai guru honorer di SD Negeri Batu Esa.

24 tahun mengabdi sebagai guru honorer, Agusthinus Nitbani yang akrab disapa Agus hanya mendapat gaji sebesar Rp 600 ribu per bulan. 

Bahkan diceritakan oleh Agus, gaji tersebut terkadang dirapel selama enam bulan. 

Hal ini diceritakan Agus saat bertemu dengan pendiri komunitas kripto, Sulianto Indria Putra.

“Jadi Rp 600 ribu itu juga kebutuhan keluarga dalam sebulan itu tidak cukup sedangkan gaji kami Rp 600 ribu itu 6 bulan baru dikasih. Total ada 4 orang, dua anak 1 istri,” ucapnya dikutip dari akun TikTok @TuanmudaSuli, pada Sabtu (28/2/2026).

Namun sayangnya pada Juli 2025 dirinya harus menerima nasib tragis gajinya dipotong lantaran efisiensi. 

Bahkan ia mengaku bahwa gaji honornya yang dipotong akibat efisiensi tersebut semakin mencekik perekonomiannya. Mengingat dia harus menghidupi dua orang anak dan seorang istri.

“2025 bulan Juli itu gaji dipotong menjadi Rp223 ribu. Tidak cukup, tambah parah lagi tambah setengah mati, karena gaji kurang dari setengah,” jelasnya.

Akan tetapi di satu sisi Agus harus memutar otak. Dia memilih untuk berkebun demi memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

“Berkebun karena kalau untuk kebutuhan hidup ini gaji tidak mencukupi,” bebernya dikutip dari akun Instagram @net.sull. 

Tak berhenti sampai di situ, karena gajinya pas-pasan, ia harus memutar otak agar bisa berhemat. 

Demi menekan biaya transportasi, Agus pun memilih menumpang truk untuk pergi ke sekolah tempatnya mengajar.

“Masuknya jam 06.30. Numpang truk lalu keluar tunggu truk lagi di depan numpang ke Batu Esa,” jelasnya.

Dalam sejumlah potongan video yang beredar di media sosial, publik semakin dibuat terharu lantaran kegigihan Agus. Meski hanya mendapat gaji sebesar Rp 223 ribu per bulan namun dirinya tetap akan mengajar.

“Nggak mau jadi guru lagi karena profesi sebagai guru mungkin ya tidak cukup bayarannya?,” tanya Sulli.

“Saya tidak pernah berpikir begitu karena memang saya sudah terlibat dalam dunia pendidikan,” jawab Agus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agus menyadari tanggung jawabnya sebagai seorang pendidik. Ia bertekad membimbing anak-anak di daerahnya agar tumbuh menjadi pribadi cerdas dan kelak berguna bagi bangsa dan negara.

“Saya juga ingin anak-anak bangsa ini kasih cerdas merdeka, supaya ke depan mereka bisa jadi manusia yang baik untuk mengisi negara ini,” ucapnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral